Mahalnya Sebuah Kesehatan




Bersyukurlah Admin kali ini akan membahas tentang sebuah nikmat yang diberikan tuhan kepada setiap makhluknya salah satunya adalah Nikmat kesehatan.
Ya, kesehatan adalah salah satu nikmat terbesar yang diberikan tuhan kepada makhluknya agar senantiasa bersyukur kepada-Nya dan agar makhluknya dapat beraktivitas seperti yang sekarang ini kita lakukan.karena banyak di zaman sekarang seseorang meminta agar dirinya sakit padahal banyak di luar sana orang yang sakit ingin segera sehat  dan tidak ingin mengalami sakit seperti yang telah di deritanya, tetapi setelah seseorang yang meminta agar di beri sakit itu di kabulkan oleh Allah SWT, dia ingin menjadi sehat seperti biasanya. Betapa sulitnya manusia untuk mensyukuri kesehatan yang diberikan Allah SWT kepada kita.
Biaya obat dan rumah sakit membumbung tanpa kontrol, hingga segala macam upaya seperti pengobatan alternatif pun ditempuh untuk dapat sembuh dari penyakit.
Memang kita hampir tidak pernah berpikir mengenai ancaman kematian saat masih muda. Namun dengan berjalannya waktu,cara dan pola hidup kita berpengaruh besar pada saat usia kita lanjut. Tidak pernah ada kata terlalu cepat atau terlambat untuk mulai memikirkan pentingnya kesehatan.
Dari berbagai opini yang saya dapat, adanya penyakit membuat banyak pihak mendapat keuntungan. Sudah biaya berobatnya mahal, bahkan tidak jarang setiap kesalahan medis sangat sulit untuk diadili. Mahalnya ongkos masih juga diperuncing oleh beredarnya obat palsu.

Hidup dan mati memang ada di tangan Tuhan.
Tapi ketika IA mempercayakan tubuh ini kepada kita
hendaklah kita jaga sebaik mungkin.
Kalau toh, setelah kita menjaganya kenyataan berbicara lain,
 itu di luar kuasa kita. Berarti IA sudah menjadikan segala sesuatu itu
indah pada waktunya dan sesuai waktuNYA.

Jadi marilah kita jaga kesehatan kita sebelum datang sakit.

Jagalah hartamu sebelum datang miskinmu
Jagalah sehatmu sebelum datang sakitmu
Jagalah masa mudamu sebelum datang masa tuamu
Jagalah masa lapangmu sebelum datang masa sulitmu
Jagalah masa hidupmu sebelum datang masa matimu