Hantu Penunggu Tiang Listrik
Bukanya mau numpang tenar dengan kejadian yang lagi viral di Negara kita, Tentang musibah yang menimpa tiang listrik karena ditabrak oleh Setya Novanto. Cuma jadi keinget cerita teman blogger yang ketemu hantu tiang listrik.
Kejadian ini udah sekitar 1 tahunan lalu, jadi waktu itu Adi ada acara buat ngelayat kerumah teman (nama temanya Soni)karena ayahnya meninggal. sebenernya Adi udah pernah main kerumahnya Soni sekitar 3 kali lah.
jarak rumahnya Soni sama rumah Adi lumayan jauh, Adi diujung utara Kota dia diselatan, Berangkat dari rumah habis Isya, baru sekitar 10 menit perjalanan gerimis udah mulai turun, berhubung gak bawa jas hujan dan takut gerimis semkain deras, Adi semakin mempercepat laju motornya. Untungnya yampe rumah Soni gerimis masih kecil sama kaya waktu berangkat.
Dirumah Soni udah cukup ramai dengan para pelayat, tapi Soni sama Mamanya masih perjalanan pulang dari Rumah Sakit menjemput almarhum, akhirnya Adi ngobrol-ngobrol sama pelayat lainya. Dan gerimis semakin besar berganti hujan, sekitar Jam 11 malam, Ambulance yang membawa jenazah Ayah Soni sampai dirumah duka, Setelah ikut bantuin dan ngborol sama soni sambil nungguin Hujan sedikit reda jam 1.30 malam Adi pamit pulang.
Baca Uga : Deretan Hantu Penunggu Toilet Paling Menyeramkan
karena dijalan sepi Adi rada ngebut juga jalannya, gak mau kejadian ketempelan karena jalan pelan-pelan. Pas ngelewatin perkampungan ada beberapa bapak-bapak yg lagi begadang ngeronda. Saat mau nglewati perempatan jalan motor adi pelan takut ada kendaraan lain yang lewat, diujung perempatan ada tiang listrik dan pos satpam, pasti semua tau kan satpam yg suka bunyiin tiang listrik buat ngasih tanda kalo udah jam berapa.
Setelah perempatan ada tikungan yang yang lumayan tajam, Adi ngedenger ada yg bunyiin tu tiang listrik, tapi wktu itu pas di awal belokan bunyi sekali (belom ngeh) pas udah di tengah belokan bunyi sekali ( belom ngeh juga) pas udah di akhir belokan bunyi lagi (baru berentiin motor). kenapa? adi berenti, karena bunyi tu tiang listrik terasa banget ada dibelakang adi, kaya ngikuti dan pas liat kebelakang ga ada siapa2.
Saat motor mau jalan lagi bunyi tiang listrik dipukul tersa banget persis dibelakang adi, bingung, penasaran dan campur takut adi nengok lagi kebelakang, dddeeeggg ternyata tuh tiang listrik udah ada dibelakang adi, tanpa pikir panjang motor digas kenceng sampai rumah.
paginya di tempat kerja adi cerita sama teman-temanya tentang kejadian semalam, kata mereka emang ada Hantu tiang listrik, kata teman adi lagi "biasanya yang jadi hantu tiang listrik korban maut karena menabrak tiang listrik".
Kisah Misteri Nyata Buaya Mengantar Jenazah
Video Misteri buaya mengantar jenazah(kisah nyata)
Serangan buaya terhadap Syarifuddin (40), warga Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur bikin geger masyarakat. Beberapa saat setelah disambar, jenazah pria malang tersebut diantar tiga buaya ke tepian sungai. Yang lebih membuat heran warga, tubuh Syarifuddin tak dicabik apalagi rusak.
Kapolsek Talisayan Iptu Faisal Hamid menceritakan, saat kejadian korban tengah mandi bersama rekannya, Abdullah, Selasa (18/7).. Di tengah kegiatan itu, Syarifuddin sempat menyeberangi sungai menangkap kerang kijing.
"Begitu dia mau kembali dari seberang sungai, tiba-tiba muncul buaya dan menyambar korban. Abdullah ini panik, langsung lapor ke warga kampung," ujar Faisal.
Polisi kemudian melakukan pencarian. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa berjarak sekitar 500 meter dari lokasi awal.
Temuan korban tersebut juga terlihat dalam video dari warga yang berada di lokasi. Di dalam rekaman berdurasi 5 menit 10 detik, evakuasi jenazah tidak dilakukan warga melainkan oleh tiga buaya. Tubuh korban diantar ke tepian sungai.
"Korban seperti diantar oleh buaya ke permukaan sungai. Ada tiga buaya yang mengantarnya. Satu menggigit bagian tubuh korban, 2 buaya lain ada di samping kiri dan kanannya, seperti mengawal," ungkap Faisal.
"Tubuh korban tidak luka robek, cuma ada beberapa luka di badan, mungkin bekas gigitan ya. Kita tidak bahas lebih jauh kenapa bisa begitu (sedikit luka dan di antar 3 buaya). Yang jelas, jasadnya sudah ditemukan ya," tambah Faisal.
"Seperti diantar buaya, kemudian tersangkut bambu di tengah sungai. Jadi 3 buaya itu langsung berenang dan menghilang di bawah permukaan air," terangnya lagi.alamisteri.com
Kawasan sungai itu menurut Faisal, memang merupakan habitat buaya jenis muara. Warga memilih mandi di sungai, lantaran fasilitas air bersih, tidak sampai ke kampung mereka.
"Jadi memang warga seperti biasa mandi di sungai. Perlu ada peraturan kampung atau peringatan, jangan mandi di sungai. Supaya kejadian ini tidak terulang lagi ya," demikian Faisal.
Bagi sebagian warga setempat, kejadian jenazah warga diantar tiga buaya itu kental dengan aroma mistis. Mengingat sudah rahasia umum sungai-sungai di pedalaman Kalimantan, banyak dihuni buaya muara yang terkenal ganas.
Warga percaya buaya-buaya itu tidak sekadar hidup di alam liar, melainkan juga menjadi peliharaan warga. Sang predator pun muncul ke permukaan, sekadar untuk meminta makan.
Seperti di sungai-sungai yang mengalir di Kecamatan Talisayan, kabupaten Berau. Tidak sedikit dijumpai buaya, berenang di permukaan, di tengah permukiman padat penduduk.
"Setiap Jumat, pas Salat Jumat, itu buaya di sekitar sungai di sini, muncul berenang di permukaan. Saya juga melihat dengan mata kepala saya sendiri," kata Nurbayah, warga Talisayan saat berbincang bersama merdeka.com, Kamis (20/7).
Baca Uga : Legenda Gunung Kelud dan Buaya Putih Penunggu Kawah Kelud
"Saya sempat heran, ada warga yang duduk bawa sesajen, di depannya ada buaya. Setelah diberi sesajen, buaya itu kembali berenang di bawah permukaan sungai," ujarnya.
Kabar warga kampung tetangga, di kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan, Syarifuddin yang tewas disambar buaya, ramai menjadi perbincangan. Apalagi jasad Syarifuddin ternyata 'dikembalikan' oleh tiga buaya.
"Kalau sudah memakan korban seperti itu, biasanya buaya itu harus dicari dan dibunuh. Begitu kira-kira kepercayaan warga di sini," terangnya.
Sementara, Gunawan (35), warga Biatan, yang juga menjadi saksi mata upaya pencarian Syarifuddin juga ikut menyaksikan kejadian langka, jasad korban justru diantar oleh buaya.
"Iya, percaya tidak percaya, tapi kenyataannya saya dan warga lain juga melihatnya dengan mata saya sendiri. Itu benar-benar terjadi," kata dia.
Usai Syarifuddin dikabarkan hilang disambar buaya, Selasa (18/7), pencarian pada malam harinya tidak membuahkan hasil, warga memutuskan untuk menggunakan jasa pawang buaya.
Sang pawang, bukan dari Talisayan maupun Biatan, melainkan dari kecamatan lain, yang lokasinya cukup jauh. "Didatangkan dari Sambaliung, buat membantu pencarian korban," sebutnya.alamisteri.com
"Benar tidaknya buaya itu mengantar jasad korban ke tengah kerumunan warga dengan melibatkan pawang, itu tergantung dari persepsi masing-masing ya. Tapi nyatanya, itu benar-benar terjadi," terangnya lagi.
Syarifuddin sendiri bukanlah seorang yang istimewa, ataupun tokoh masyarakat. Dia hanya warga biasa. Meski di bagian sekitar pangkal lengan kanannya terdapat luka gigitan buaya, namun secara umum, tubuhnya relatif utuh.
Ya meski jasadnya telah ditemukan, warga masih penasaran, mencari buaya itu, menyusul kekhawatiran buaya akan kembali menerkam warga kampung Ricky Febrian November 13, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Pagi itu hujan lumayan deras. Karena itu tidak mudah bagi Rokim dan kedua temannya itu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Meskipun tanah kuburan itu basah dan mudah dicangkul, tetapi mereka bertiga terpaksa harus bekerja ekstra karana harus menguras terus menerus air hujan yang menggenangi lubang kuburan itu.
Saat mengambil lumpur tangan mang Rokim menyentuh sebuah benda keras. Setelah diambil ternyata benda keras itu adalah sebuah keris yang berukuran panjang sekitar 40 cm. Sengaja mang Rokim tidak memberitahu pada kedua temannya itu. Dia diam-diam menyimpan keris itu di dalam ransel bututnya. Di ruman Rokim segera membersihkan keris itu lalu menyimpan di dalam lemari pakaiannya. Dan malam hari saat tidur dia bermimpi didatangi oleh seorang kakek berjubah hitam.
Kakek itu berkata pada Rokim;
“Kisanak...Keris yang kau temukan itu adalah keris pusaka milik nenek moyang kami. Dulu, tanpa sepengetahuanku keris itu telah dicuri dan disalahgunakan oleh Aria, anakku. Dia menggunakan keris itu untuk merampok dan membunuh orang. Suatu hari dia merampok di rumah seorang saudagar yang ternyata berilmu tinggi.
Saudagar itu menggagalkan niat Aria. Tidak Cuma itu saja, tetapi Aria terbunuh oleh kerisnya sendiri yang berhasil direbut oleh saudagar itu saat mereka terlibat dalam perkelahian. Tidak rela melihat keris itu dikuaai orang lain, dalam keadaan sekarat Aria mengancam saudagar itu.”
“Kembalikanlah keris itu kepadaku. Kalau kau tidak mengembalikannya, maka dia akan mencari korban siapa saja yang menyimpannya!” Ancam Aria dengan suara terputus-putus.
Tetapi ancaman itu tidak digubris oleh saudagar itu. Keris itu diambilnya dan disimpannya.Tetapi rupanya ancaman itu tidak main-main. Karena tidak lama kemudia anak saudagar itu mati secara misterius di dalam kamarnya. Perut anak saudagar itu terkoyak!
Setelah melihat kejadian itu barulah saudagar itu sadar kalau ucapan Aria merupakan sebuah kutukan yang mengandung kebenaran. Takut kejadian seperti itu terulang, maka diam-diam saudagar itu menyuruh orang menggali kuburan Aria dan mengembalikan keris itu di samping jasadnya.
Karena itu aku mohon padamu untuk segera mengembalikan keris itu ke tempat semula di mana kau temukan keris itu agar tidak terjadi bencana Kata kakek berjubah hitam itu panjang lebar, yang kemudian raib.
Rokim terbangun dari tidurnya. Berulangkali dia beristighfar, lalu melangkah mengambil keris itu di lemari. Benarkah apa yang dikatakan oleh kakek dalam mimpi tadi? Batin Rokim.
Tetapi bagaimana caranya aku mengembalikan keris ini, karena kuburan itu sudah ditimbun dan sudah ada penghuninya, ucap Rokim dalam hati. Kalau diam-diam aku menggali kuburan itu, kalau ketahuan keluarga pak Sodikin, pasti marah.
Dalam kebingungan itu akhirnya Rokim nekad memutuskan untuk menjual keris itu. Keris itu dibeli oleh Jarot, seorang pedagang barang rongsokan di Pasar Tengah Tanjungkarang. Selang dua hari keris itu berada di dalam kiosnya, istrinya tiba-tiba jatuh sakit dan sering bermimpi buruk.
Dalam mimpinya itu Bu Salmah didatangi seorang lelaki berwajah pucat dengan sekujur tubuh berlumur darah. Lelaki itu mengacung-acungkan kerisnya ingin membunuhnya.
Keesokan harinya bu Salmah menceritakan perihal mimpinya itu pada suaminya. Jarot sadar kalau keris yang dibelinya kemarin telah menimbulkan bencana bagi keluarganya. Pasti keris itu penyebabnya, ucapnya dalam hati.
Dan siang tu juga Jarot segera menemui Rokim di rumahnya untuk menanyakan dari mana dia mendapatkan keris itu. Tentu saja Rokim tidak mau menceritakan yang sebenarnya asal keris itu.
“Aku beli dari seorang tamu yang kehabisan uang mau pulang ke Jawa. Karena kasihan, maka aku beli keris itu,” kata Rokim berbohong. Jarot percaya saja pada pengakuan tukang gali kubur itu. Sebenarnya dia merasa sayang pada keris itu, tetapi ingat akan cerita istrinya hatinya jadi ciut. Sebaiknya kujual saja sebelum terjadi apa-apa, ucap Jarot dalam hati.
Siang itu Jarot membungkus keris itu dengan kain putih yang dilumurinya dengan minyak wangi. Dia bermaksud menawarkan keris itu pada sebuah galeri yang membeli dan menjual barang antik di kawasan way Halim.
Dan karena bentuk keris itu yang cukup unik berlekuk sepuluh, tentu saja Helmiyunan, pemilik galeri itu merasa tertarik. Jarot merasa beruntung karena Helmiyunan menawar keris itu dengan harga cukup tinggi.
“Sayang keris ini tidak ada sarungnya. Kalau lengkap dengan sarungnya aku berani bayar mahal,” kata Helmiyunan sambil terus mengamati keris itu.
“Saya mendapatkannya memang kondisinya begitu, pak!” Jawab Jarot.
“Oh, tidak apa-apa. Bagaimana kalau keris ini kubayar lima juta?” Tawar Helmiyunan. Jarot kaget mendengar tawaran itu. Karena keris itu dibelinya dari mang Rokim cuma dua ratus ribu.
Tentu saja Jarot mengangguk setuju. Aku bisa pergi ke dokter untuk mengobati istriku, ucapnya dalam hati.Tetapi ajaib! Saat Jarot sedang bermain di dalam galeri tiba-tiba sampai di rumah dilihatnya istrinya segar bugar.
Baca Uga : Misteri Kutukan Harta Karun Dewi Rengganis
Kini keris itu menghuni sebuah lemari yang ada di galeri milik Helmiyunan. Di hari ketiga semenjak keris itu ada di galeri itu seorang pegawai galeri itu tiba-tiba merasakan ulu hatinya nyeri sekali seperti ditusuk benda tajam.
Saking sakitnya pegawai itu, sebut saja namanya Yanto, berteriak-teriak histeris sambil memegang perutnya. Helmiyunan segera melarikan Yanto ke rumah sakit terdekat. Tetapi malamnya, nyawa Yanto tidak tertolong. Dia menghembuskani nafasnya yang terakhir di perjalanan setelah memuntahkan darah segar.
Kejadian berikutnya dialami oleh Doni, anak bungsu Helmiyunan. Saat Doni sedang bermain di dalam galeri tiba-tiba tubuhnya bergetar hebat, matanya mendelik dan dia berteriak-teriak seperti ketakutan.
Menduga kalau anaknya itu kesambet, Helmiyunan segera menyuruh sopirnya menjemput Ustadz Hadi, guru spiritualnya yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Saat sampai di depan pintu galeri, Ustadz Hadi tiba-tiba terjengkang seperti ada kekuatan gaib yang mendorongnya.
Untung Ustadz Hadi cukup waspada. Dengan sebuah gerakan salto dia kembali berdiri sambil tangannya membuat gerakan mendorong kekuatan gaib yang menyerangnya itu.
“Hai, makhluk! Aku tidak mau bermusuhan denganmu. Katakan padaku siapa dirimu?” teriak ustadz Hadi.
Makhluk itu di mata ustadz Hadi ternyata seorang lelaki berwajah menyeramkan dengan pakaiannya yang berlumuran darah. Ustadz Hadi tercekat, dia mencium bau amis yang menyengat.
“Siapa kau, mengapa kau mengganggu anak kecil yang tidak berdosa?” tanya ustadz Hadi menahan nafasnya karena penciumannya terganggu bau anyir. Makhluk itu menyeringai.
“Wajar aku mengganggu bangsa manusia karena mereka telah merusak ketenanganku. Mulanya aku merasa tenang di tempatku, tetapi ada orang yang mengusikku.
“Apa maksudmu?” tanya ustadz Hadi.
“Aku adalah pemilik keris itu. Semasa hidupku aku telah melenyapkan banyak nyawa orang tak berdosa dengan keris itu. Bahkan aku sendiri akhirnya terbunuh oleh keris itu. Sebenarnya saat keris itu kembali di tanganku, aku merasa tenang. Tetapi sekarang keris itu kembali berada di tangan orang lain. ltu artinya dosaku akan terus bentambah karena keris itu akan mencari korban.
Karena itu aku minta agar keris itu di kembalikan ke tempatku, kalau tidak anak itu akan mati! Ustadz Hadi terdiam mendengar ucapan makhluk itu. Kalau begitu aku tidak perlu melawannya. Sebaiknya aku turuti permintaan makhluk itu, batin ustadz Hadi.
“Baiklah, aku akan mengembalikan keris itu padamu. Tetapi cepat kau pergi. Jangan mengganggu anak yang tidak berdosa itu.”
“Baik, aku segera pergi dan sekali lagi aku mohon cepat kembalikan keris itu.!” Kata makhluk itu lalu raib.
Dan bersamaan dengan lenyapya makhluk itu anak Helmiyunan pun kembali sehat seperti sedia kala. Sambil terus memeluk anak bungsunya Helmiyunan bertanya pada ustadz Hadi tentang apa yang telah tenjadi pada diri anak bungsunya itu. Ustadz Hadi segera menjelaskan tentang apa yang baru dialaminya tadi.
“Makhluk yang mengganggu anakmu itu mengaku pemilik keris yang ada di galerimu. Dia meminta agar keris,itu cepat dikembalikan padanya. Sebab kalau keris itu tidak kembali padanya, keris itu akan terus memakan banyak korban nyawa”.
Spontan Helmiyunan teringat pada keris yang baru dibelinya dari Jarot kemanin.
“Kalau begitu pak ustadz bantu saya mencari orang yang menjual keris itu dan segera kita kembalikan pada pemiliknya, sebelum dia kembali memakan korban,” kata Helmiyunan.
Bersama ustadz Hadi, Helmiyunan menemui Jarot. Setelah bertemu, Jarot lalu mengajak mereka ke rumah Rokim di kampung Talang Atas. Di hadapan tiga orang tamunya itu Rokim tidak berani berbohong.
“Kalau keris itu tidak cepat kita kembalikan niscaya akan terjadi banyak korban. Karena keris itu adalah keris kutukan,” ucap ustadz Hadi.
Menyadari hal itu Rokim pun menceritakan tentang mimpinya saat malam pertama dia menyimpan keris itu dan mengapa keris itu tidak segera dikembalikannya.
“Kalau soal itu kau tidak perlu takut. Biar aku yang akan menjelaskan pada keluarga pak Sodikin. Aku yakin mereka akan mengerti dan membantu kita,” kata ustadz Hadi.
Siang itu juga rombongan ustadz Hadi menemui keluarga pak Sodikin di rumahnya. Tentu saja kehadiran mereka mengejutkan pak Sodikin. Namun ketegangan yang dirasakan oleh pak Sodikin segera mencair setelah ustadz Hadi menjelaskan maksud kedatangan meneka.
Dan berkat bantuan ustadz Hadi yang memberi pengertian kepada pak Sodikin, maka dengan disaksikan oleh ustadz Hadi dan segenap keluanga pak Sodikin, Rokim menggali kembali kuburan itu. Ricky Febrian November 12, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Saat mengambil lumpur tangan mang Rokim menyentuh sebuah benda keras. Setelah diambil ternyata benda keras itu adalah sebuah keris yang berukuran panjang sekitar 40 cm. Sengaja mang Rokim tidak memberitahu pada kedua temannya itu. Dia diam-diam menyimpan keris itu di dalam ransel bututnya. Di ruman Rokim segera membersihkan keris itu lalu menyimpan di dalam lemari pakaiannya. Dan malam hari saat tidur dia bermimpi didatangi oleh seorang kakek berjubah hitam.
Kakek itu berkata pada Rokim;
“Kisanak...Keris yang kau temukan itu adalah keris pusaka milik nenek moyang kami. Dulu, tanpa sepengetahuanku keris itu telah dicuri dan disalahgunakan oleh Aria, anakku. Dia menggunakan keris itu untuk merampok dan membunuh orang. Suatu hari dia merampok di rumah seorang saudagar yang ternyata berilmu tinggi.
Saudagar itu menggagalkan niat Aria. Tidak Cuma itu saja, tetapi Aria terbunuh oleh kerisnya sendiri yang berhasil direbut oleh saudagar itu saat mereka terlibat dalam perkelahian. Tidak rela melihat keris itu dikuaai orang lain, dalam keadaan sekarat Aria mengancam saudagar itu.”
“Kembalikanlah keris itu kepadaku. Kalau kau tidak mengembalikannya, maka dia akan mencari korban siapa saja yang menyimpannya!” Ancam Aria dengan suara terputus-putus.
Tetapi ancaman itu tidak digubris oleh saudagar itu. Keris itu diambilnya dan disimpannya.Tetapi rupanya ancaman itu tidak main-main. Karena tidak lama kemudia anak saudagar itu mati secara misterius di dalam kamarnya. Perut anak saudagar itu terkoyak!
Setelah melihat kejadian itu barulah saudagar itu sadar kalau ucapan Aria merupakan sebuah kutukan yang mengandung kebenaran. Takut kejadian seperti itu terulang, maka diam-diam saudagar itu menyuruh orang menggali kuburan Aria dan mengembalikan keris itu di samping jasadnya.
Karena itu aku mohon padamu untuk segera mengembalikan keris itu ke tempat semula di mana kau temukan keris itu agar tidak terjadi bencana Kata kakek berjubah hitam itu panjang lebar, yang kemudian raib.
Rokim terbangun dari tidurnya. Berulangkali dia beristighfar, lalu melangkah mengambil keris itu di lemari. Benarkah apa yang dikatakan oleh kakek dalam mimpi tadi? Batin Rokim.
Tetapi bagaimana caranya aku mengembalikan keris ini, karena kuburan itu sudah ditimbun dan sudah ada penghuninya, ucap Rokim dalam hati. Kalau diam-diam aku menggali kuburan itu, kalau ketahuan keluarga pak Sodikin, pasti marah.
Dalam kebingungan itu akhirnya Rokim nekad memutuskan untuk menjual keris itu. Keris itu dibeli oleh Jarot, seorang pedagang barang rongsokan di Pasar Tengah Tanjungkarang. Selang dua hari keris itu berada di dalam kiosnya, istrinya tiba-tiba jatuh sakit dan sering bermimpi buruk.
Dalam mimpinya itu Bu Salmah didatangi seorang lelaki berwajah pucat dengan sekujur tubuh berlumur darah. Lelaki itu mengacung-acungkan kerisnya ingin membunuhnya.
Keesokan harinya bu Salmah menceritakan perihal mimpinya itu pada suaminya. Jarot sadar kalau keris yang dibelinya kemarin telah menimbulkan bencana bagi keluarganya. Pasti keris itu penyebabnya, ucapnya dalam hati.
Dan siang tu juga Jarot segera menemui Rokim di rumahnya untuk menanyakan dari mana dia mendapatkan keris itu. Tentu saja Rokim tidak mau menceritakan yang sebenarnya asal keris itu.
“Aku beli dari seorang tamu yang kehabisan uang mau pulang ke Jawa. Karena kasihan, maka aku beli keris itu,” kata Rokim berbohong. Jarot percaya saja pada pengakuan tukang gali kubur itu. Sebenarnya dia merasa sayang pada keris itu, tetapi ingat akan cerita istrinya hatinya jadi ciut. Sebaiknya kujual saja sebelum terjadi apa-apa, ucap Jarot dalam hati.
Siang itu Jarot membungkus keris itu dengan kain putih yang dilumurinya dengan minyak wangi. Dia bermaksud menawarkan keris itu pada sebuah galeri yang membeli dan menjual barang antik di kawasan way Halim.
Dan karena bentuk keris itu yang cukup unik berlekuk sepuluh, tentu saja Helmiyunan, pemilik galeri itu merasa tertarik. Jarot merasa beruntung karena Helmiyunan menawar keris itu dengan harga cukup tinggi.
“Sayang keris ini tidak ada sarungnya. Kalau lengkap dengan sarungnya aku berani bayar mahal,” kata Helmiyunan sambil terus mengamati keris itu.
“Saya mendapatkannya memang kondisinya begitu, pak!” Jawab Jarot.
“Oh, tidak apa-apa. Bagaimana kalau keris ini kubayar lima juta?” Tawar Helmiyunan. Jarot kaget mendengar tawaran itu. Karena keris itu dibelinya dari mang Rokim cuma dua ratus ribu.
Tentu saja Jarot mengangguk setuju. Aku bisa pergi ke dokter untuk mengobati istriku, ucapnya dalam hati.Tetapi ajaib! Saat Jarot sedang bermain di dalam galeri tiba-tiba sampai di rumah dilihatnya istrinya segar bugar.
Baca Uga : Misteri Kutukan Harta Karun Dewi Rengganis
Kini keris itu menghuni sebuah lemari yang ada di galeri milik Helmiyunan. Di hari ketiga semenjak keris itu ada di galeri itu seorang pegawai galeri itu tiba-tiba merasakan ulu hatinya nyeri sekali seperti ditusuk benda tajam.
Saking sakitnya pegawai itu, sebut saja namanya Yanto, berteriak-teriak histeris sambil memegang perutnya. Helmiyunan segera melarikan Yanto ke rumah sakit terdekat. Tetapi malamnya, nyawa Yanto tidak tertolong. Dia menghembuskani nafasnya yang terakhir di perjalanan setelah memuntahkan darah segar.
Kejadian berikutnya dialami oleh Doni, anak bungsu Helmiyunan. Saat Doni sedang bermain di dalam galeri tiba-tiba tubuhnya bergetar hebat, matanya mendelik dan dia berteriak-teriak seperti ketakutan.
Menduga kalau anaknya itu kesambet, Helmiyunan segera menyuruh sopirnya menjemput Ustadz Hadi, guru spiritualnya yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Saat sampai di depan pintu galeri, Ustadz Hadi tiba-tiba terjengkang seperti ada kekuatan gaib yang mendorongnya.
Untung Ustadz Hadi cukup waspada. Dengan sebuah gerakan salto dia kembali berdiri sambil tangannya membuat gerakan mendorong kekuatan gaib yang menyerangnya itu.
“Hai, makhluk! Aku tidak mau bermusuhan denganmu. Katakan padaku siapa dirimu?” teriak ustadz Hadi.
Makhluk itu di mata ustadz Hadi ternyata seorang lelaki berwajah menyeramkan dengan pakaiannya yang berlumuran darah. Ustadz Hadi tercekat, dia mencium bau amis yang menyengat.
“Siapa kau, mengapa kau mengganggu anak kecil yang tidak berdosa?” tanya ustadz Hadi menahan nafasnya karena penciumannya terganggu bau anyir. Makhluk itu menyeringai.
“Wajar aku mengganggu bangsa manusia karena mereka telah merusak ketenanganku. Mulanya aku merasa tenang di tempatku, tetapi ada orang yang mengusikku.
“Apa maksudmu?” tanya ustadz Hadi.
“Aku adalah pemilik keris itu. Semasa hidupku aku telah melenyapkan banyak nyawa orang tak berdosa dengan keris itu. Bahkan aku sendiri akhirnya terbunuh oleh keris itu. Sebenarnya saat keris itu kembali di tanganku, aku merasa tenang. Tetapi sekarang keris itu kembali berada di tangan orang lain. ltu artinya dosaku akan terus bentambah karena keris itu akan mencari korban.
Karena itu aku minta agar keris itu di kembalikan ke tempatku, kalau tidak anak itu akan mati! Ustadz Hadi terdiam mendengar ucapan makhluk itu. Kalau begitu aku tidak perlu melawannya. Sebaiknya aku turuti permintaan makhluk itu, batin ustadz Hadi.
“Baiklah, aku akan mengembalikan keris itu padamu. Tetapi cepat kau pergi. Jangan mengganggu anak yang tidak berdosa itu.”
“Baik, aku segera pergi dan sekali lagi aku mohon cepat kembalikan keris itu.!” Kata makhluk itu lalu raib.
Dan bersamaan dengan lenyapya makhluk itu anak Helmiyunan pun kembali sehat seperti sedia kala. Sambil terus memeluk anak bungsunya Helmiyunan bertanya pada ustadz Hadi tentang apa yang telah tenjadi pada diri anak bungsunya itu. Ustadz Hadi segera menjelaskan tentang apa yang baru dialaminya tadi.
“Makhluk yang mengganggu anakmu itu mengaku pemilik keris yang ada di galerimu. Dia meminta agar keris,itu cepat dikembalikan padanya. Sebab kalau keris itu tidak kembali padanya, keris itu akan terus memakan banyak korban nyawa”.
Spontan Helmiyunan teringat pada keris yang baru dibelinya dari Jarot kemanin.
“Kalau begitu pak ustadz bantu saya mencari orang yang menjual keris itu dan segera kita kembalikan pada pemiliknya, sebelum dia kembali memakan korban,” kata Helmiyunan.
Bersama ustadz Hadi, Helmiyunan menemui Jarot. Setelah bertemu, Jarot lalu mengajak mereka ke rumah Rokim di kampung Talang Atas. Di hadapan tiga orang tamunya itu Rokim tidak berani berbohong.
“Kalau keris itu tidak cepat kita kembalikan niscaya akan terjadi banyak korban. Karena keris itu adalah keris kutukan,” ucap ustadz Hadi.
Menyadari hal itu Rokim pun menceritakan tentang mimpinya saat malam pertama dia menyimpan keris itu dan mengapa keris itu tidak segera dikembalikannya.
“Kalau soal itu kau tidak perlu takut. Biar aku yang akan menjelaskan pada keluarga pak Sodikin. Aku yakin mereka akan mengerti dan membantu kita,” kata ustadz Hadi.
Siang itu juga rombongan ustadz Hadi menemui keluarga pak Sodikin di rumahnya. Tentu saja kehadiran mereka mengejutkan pak Sodikin. Namun ketegangan yang dirasakan oleh pak Sodikin segera mencair setelah ustadz Hadi menjelaskan maksud kedatangan meneka.
Dan berkat bantuan ustadz Hadi yang memberi pengertian kepada pak Sodikin, maka dengan disaksikan oleh ustadz Hadi dan segenap keluanga pak Sodikin, Rokim menggali kembali kuburan itu. Ricky Febrian November 12, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Kisah Misteri Ternyata Saya Berkerja di Perusahaan Alam Gaib
Setelah lulus SMK, Dila berencana mau cari kerja dulu, buat nambah-nambah biaya kuliahnya tahun depan.
Karena keluarganya termasuk keluarga yang pas-pasan dalam perekonomian, jadi terpaksa mau ga mau Dila harus berhenti dulu melanjutkan keinginannya.
Akhirnya dia pun membuat lamaran kerja dengan bermodalkan ijasah SMK nya.
Kesana kesini mencari lowongan, mendatangi berbagai perusahaan,bahkan mengirim lewat pos, namun dia belum berhasil juga diterima, rasa putus asanya mulai mengurangi semangatnya.
kriiiiiing tiba-tiba, suara hpnya berbunyi.
kok gak ada namanya "Halooo,!!! siapa ya?"
"Selamat Malam, Benar saya bicara dengan saudari Dila?"
"iya,,, ini siapa ya?" Dila bertanya.
"Saya Serli, anda yang mengirim lamaran kerja ya?"
"iya,,emang kenapa bu?"
"Selamat bergabung di perusahaan kami ya, anda kami terima"
"Apa bu,, yang bener?"
"iya betul, Mba Dila diterima kerja di perusahaan kami"
"Maaf, kalau boleh tau, Perusahaan Ibu yang mana ya?, Soalnya saya mengirim banyak lamaran kerja"
"Kami dari PT.ARMAXXXXX JL. GuntXXXX no.1XX Bandung. besok saudari Dila, bisa langsung masuk kerja"
"Apa bu?,,, ko cepat amat, biasanya kan interview dulu, atau tes apa gitu..?? dan maaf Bu perasaan saya belum pernah menulis lamaran kerja buat perusahaan di alamat itu" jawab dila
"Saudari Dila mungkin lupa, telah mengirim lamaran lewat Pos, ya itu terserah saudari Dila aja mau terima atau tidak juga kami tidak memaksa, namun ini kesempatan saudari, mungkin memang kriteria Perusahaan kami, sudah merasa cocok dengan data lamaran saudari Dila, kalau bisa datang besok pagi, kalau gak tau ruangan saya,tanyain aja ke satpam mau ketemu Ibu Serli, gitu aja" kata sipenelpon.
"Iya, Bu besok saya datang, Makasih ya! " Dila mengerutkan keningnya, kok mudah sekali ya, gak ada interview dan gak tes apa-apa, Tapi mungkin inilah rezeki yang tak terduga kale ya.
Keesokan harinya pagi-pagi sekali Dila bersiap berangkat menuju alamat tersebut. Sesampainya disana, pandangannya mengarah ke salahsatu gedung tinggi, Dila mengerutkan kening, PT.ARMADXXXX mungkin ini kali ya perusahaan itu,,wah...!! ,,Bangunannya keren banget, gak yangka aku kerja ditempat kaya gini,,!! Dila berkata dalam hati, sambil berlahan kakinya memasuki halaman Gedung itu.
kok, ga ada satpam atau yang jaga samasekali ya, trus aku harus nanya kemana, Dila terus bertanya-tanya, seraya matanya tertuju ke arah pintu masuk gedung itu.
Sesaat, Dila melihat dibalik kaca pintu ada wanita melambaikan tangan ke arah dirinya, serasa yakin bahwa wanita itu melambaikan tangan padanya, Dila pun beranjak mendekatinya.
"Silakan masuk, anda pasti saudari Dila kan?" Wanita itu bertanya.
"iya,maaf apakah anda Ibu Serli?" Dila bertanya gugup, sambil memasuki gedung itu.
"Iya, saya Bu Serli yang semalam menelpon anda, kamu sudah ditunggu sedari tadi, gimana sudah siap kerja?" tanya Bu serli
"siap Bu, aku kerja apa dibagian apa Bu,?" tanya Dila
"Kamu menjadi asisten pribadiku, apakah kamu tidak keberatan?" jawab Bu serli
"ga apa-apa Bu, aku seneng kerja ditempat ini, " Dila menjawab seraya pandangannya berputar ke seluruh sudut ruangan.
waaahh mimpi apa ya aku, bisa kerja ditempat megah kayak gini, hati Dila terus bicara merasakan kagum luar biasa. Dila melihat banyak sekali karyawan dan karyawati, sibuk kesana kemari, namun anehnya, wajah mereka kaku, pucat, gak ada senyum sama sekali.
"Dila,,,!! ini ruangan saya, ayo masuk!!" Serli pun mengajak masuk Dila,yang masih cilingak-cilinguk gugup.
"Iya...iya Bu" jawab Dila gugup
"O ya kamu bisa mengoperasikan komputer kan? soalnya kerjaan saya sudah numpuk, kamu bisa bantu saya sekarang" kata Bu serli
"Iya, Bu bisa!!" Dila menjawab singkat.
Hatinya terus bertanya-tanya,,, kenapa ya ibu Serli ini baik banget, padahal dia gak mengenal siapa aku.
"Dila,!! sekarang kamu bisa mulai bereskan ruangan ibu, setelah itu kamu bisa tolong ketik dokumen ini, biar entar ibu ralat lagi kalau-kalau ada kesalahan, kamu jangan sungkan, kalau ada apa-apa bilang aja sama saya" kata Bu Serli.
"iya ,, Bu,,!!" Dila pun langsung kerja.
Semua yang ibu Serli butuhkan Dila pun melakukannya sebisa mungkin, hari pertama kerjanya sangat menyenangkan, karena sikap ibu Serli yang baik banget.
"O iya, Dila,,, sebentar lagi jam kerjamu habis, kamu anterin map ini ya, ke suami ibu." Bu Serli menyuruh Dila sambil membawa Map.
"Suami ibu ruangannya dimana Bu?" Dila bertanya.
"Suami ibu gak ada dikantor ini, tapi dia di rumah, ini alamatnya ibu tulis dibalik Map" Jawab Bu Serli.
"Setelah anter Map ini, kamu langsung pulang aja, saya mau kerja lembur, soalnya masih banyak kerjaan, bilangin ke Suami Ibu, Titip anak-anak dan sayangi selalu jangan sampai menterlantarkannya, bilangin juga saya sangat mencintai kalian." kata Bu Serli berkata seraya meneteskan air mata.
Dila, mengerutkan kening kemudian bertanya.." ibu gak kenapa-napa kan bu?
"maaf Dila, ibu selalu menangis kalau ingat keluarga ibu" Jawab Bu Serli.
"Loh emang ibu gak bisa ketemu sama keluarga ibu, kan masih bisa ketemu Bu ?" tanya dila merasa aneh.
"kamu gak akan mengerti Dila, ya sudah kamu cepat anterin ya!" jawab Bu Serli
"Iya bu, saya pergi dulu, sekalian pamit pulang!" kata Dila.
"iya,,Dila... awas jangan sampai Map itu jatuh ke bukan Suami ibu, kamu harus tanya dulu nama Suami ibu Handoko,kedua anak ibu Farel dan Dinda, setelah kamu yakin kamu kasihin,setelah itu kamu langsung pulang aja ya" kata Bu Serli tegas.
"Iya Bu" Dila menganggukan kepala.
Akhirnya Dila pun beranjak pergi keluar ruangan, begitu dia menutup pintu ruangan bu Serli., Dila merasa aneh karyawan yang dia lihat tadi ga ada satu pun. Sambil melihat jam tangan yang dia pakai, Dila bergumam.." jam kerja masih panjang, baru aja jam 3, ko udah pada pulang ya, sepi banget.!!
kakinya terayun menuju pintu,keluar, Setelah didepan gedung dia pun menaiki Taxi, menuju ke alamat rumah Bu Serli. Tak lama kemudian Dila pun sampai di alamat yang dituju, matanya melihat ke nomor rumah yang ada di Map, kemudian melihat ke arah tembok pagar rumah.
Kayaknya ini rumahnya, megah sekali ya rumahnya,bagus dan luas, gumam Dila.
Setelah yakin, Dila pun memencet Bel, yang menempel di tembok pagar, tak lama kemudian datang wanita setengah baya,menghampiri pintu pagar, ada apa ya? wanita itu pun bertanya.
Baca Uga : Suara Langkah Kaki Tanpa Wujud di Gedung Baru Tempat Kerja
"Maaf apa saya bisa ketemu sama bapak Handoko, ini Rumahnya Bapak Handoko kan?" tanya dila.
"iya Non, bentar ya bibi panggilkan Bapak", sesaat wanita yang mungkin pembantu itu masuk ke rumah lalu keluar lagi, dan membuka pagar.
"Silahkan masuk Non, Bapak lagi ada dihalaman belakang"
"Iya Bi, makasih" Dila pun masuk menuju tempat yang si bibi tunjukan.
"Permisi Pak," Dila menyapa orang yang lagi duduk sambil memperhatikan kedua anak yang lagi bermain.
"O iya, anda siapa ya, dan ada keperluan apa? tanya Bapak itu.
"maaf Pak sebelumnya, kalau kedatangan saya mengganggu, nama saya Dila Pak, apa benar bapak ini, Bapak Handoko?"
"Iya saya sendiri!" Pak Handoko mengerutkan alis seraya menatap ke arah Dila.
"Apa itu anak Bapak, siapa nama mereka Pa?" tanya Dila untuk memastikan dia tidak salah kasih map.
"Iya itu anak saya Farel dan Dinda.." ada apa ya, ko nanya nama kita semua,?" jawab pak Handoko merasa aneh.
"maaf Pak, saya hanya disuruh mengantarkan ini ke bapak,"tangan Dila mengeluarkan map, dari tasnya.
"Itu apa?" tanya Pak Handoko keheranan
"Ini map, gak tau isinya apa, cuman Istri bapa yaitu Bu Serli, nyuruh mengantarkannya kesini" jawab Dila
"Apaaaaa??? Serliiiiii???" Pak Handoko merasa kaget luar biasa".
"memang kenapa Pak? Dila bertanya heran.
"Gak mungkin, Kamu bohong, Serli istri saya sudah meninggal seminggu yang lalu"
"Apaaaaa?" Dila kaget mendengar kabar dari Handoko, "Bapak jangan becanda Pak"
"Coba aku lihat isi map itu apa?" Pak Handoko mengulurkan tangan mengambil map, dan membukanya." begitu dia buka, dia terbelalak kaget luar biasa.
"Ya Ampun, ini data perusahaan yang dicari-cari selama ini, kamu sebenarnya siapa?" Pak Handoko bertanya kembali.
"saya karyawati perusahaan Bu Serli, saya baru kerja tadi pagi, dan Bu Serli yang menerima saya menjadi asisten pribadinya" jawab Serli masih kebingungan.
Pak Handoko mengerutkan kening sambil menggelengkan kepala seraya berkata "Astagfirullohaladzim itu gak mungkin, gedung perusahaan itu sudah habis terbakar, seminggau yang lalu" kata Pak Handoko.
"Maksud bapak?" Dila bertanya penuh rasa Heran.
"Perusahaan Istri saya kebakaran satu minggu lalu, dan banyak sekali korban meninggal pada saat itu termasuk istri saya, polisi sudah memeriksa seluruh isi gedung yang terbakar, mencari penyebab darimana asalnya api itu, dan terungkap dari CCTV,dari ruangan lain yang tidak terbakar,bahwa ada seseorang yang sengaja menyiramkan bensin dan membakarnya, orang itu masih buron dan dicari polisi" Jelas Pak Handoko panjang lebar.
"Astagfirullohaladzim itu gak mungkin Pak, saya yakin banget tadi saya dari gedung itu, tapi semua baik-baik aja gak ada yang rusak terbakar," jawab dila antara heran dan takut.
"Iya, tapi memang nyatanya seperti itu, apa kamu perlu bukti, ? tunggu sebentar ya" Lalu Pak Handoko masuk rumah, gak lama kemudian datang membawa koran dan foto.
"Ini adalah koran yang memberitakan kejadian itu, dan ini foto Serli istri saya." Pak Handoko menunjukan semuanya pada Dila.
Terbelalak Dila melihat semua itu, dia lihat Gedung hancur, gosong terbakar api, bentuk gedung dan halamannya sama persis dengan perusahaan itu,ditambah lagi foto yang dia lihat dan ternyata benar itu foto Bu Serli atasanya.
"Ini sulit sekali dipercaya Pak". Dila mengerutkan alis, kepalanya menggeleng kaget. "Trus apa maksudnya Surat-surat itu Pak?.
"Surat ini adalah data-data penting perusahaan kami, dan saya mencurigai orang yang membakar gedung itu ingin sekali memusnahkan data ini, sebelumnya saya ucapkan terimakasih sama kamu,sudah mengantar surat ini, karena data ini sangat berharga dan bernilai milyaran rupiah, Saya janji saya akan memberikan upah sama kamu, sebagai tanda terimakasih saya" kata Pak Handoko.
Dila tak menjawab, dia hanya bengong, masih merasakan keanehan dalam hatinya.
"Maaf Pa, saya pulang dulu, saya merasa takut, dan sudah mau maghrib!" kata Serli merinding ketakutan.
"O ya silahkan, sekali lagi saya mengucapkan banyak terimakasih, kalau ada saya minta nomor rekening kamu, sekalian no hp kamu, saya akan memberikan kamu pekerjaan di perusahaan saya, saya harap kamu tidak menolaknya" kata Pak Handoko.
" Iy..Iya Pa, ini nomor hp saya" jawab Dilasambil menuliskan nomor hpnya di kertas, Maaf Pak, saya permisi pulang dulu, dalam hati dila bergumam jangan-jangan Paka Handoko juga sudah meninggal, iihhh takut.
"Iya silahkan hati-hati, nanti saya hubungi!!" kata Pak handoko.
Dila pun berpamitan pulang, ditengah perjalanan Dila langsung kepikiran Bu Serli, kepalanya bersandar dijok belakang taxi yang ia tumpangi, matanya memandang tak terarah, pikirannya masih merasakan keanehan yang luar biasa.
"Apa yang dibilang Pak Handoko itu benar ya,,!"! apa Ibu Serli itu sudah meninggal, dan gedung itu??? emmmmh sulit dipercaya, Aku harus membuktikan sendiri apa semua itu benar,atau hanya karangan Pak Handoko saja., aku harus ke gedung itu sekarang juga..
"Pak, putar arah ya ke jln. Guntur madu" Dila meminta supir taxi memutar balik menuju Gedung tempat kerjanya tadi.
"Iya Mba." supir taxi pun menganggukan kepala.
Beberapa mentit kemudia Taxi sudah sampai di Jalan GuntirMadu
"Stop Pak, turun disini Pak" kata Dila
Tepat di depan perusahaan itu, Dila turun, Matanya langsung tertuju ke arah gedung itu, Kaget luar biasa,Dila melihat gedung yang tadi siang dia bekerja begitu megah, ternyata hangus gosong, rusak dan benar-benar gelap gulita.
Tak sampai disitu, langkah kakinya terayun menuruti rasa ingin tau dalam hatinya, membawa dirinya menuju ke dalam gedung itu." kreeeet tangannya mendong pintu gedung itu, yang agak sedikit macet.
Ya Allah gedung ini benar-benar kosong. Dila pun mengeluarkan hp nya, dan menyalakan lampu senternya, menerangi sudut-sudut gedung itu.
Allah Akbar, ini benar- benar beda sekali dengan yang aku lihat tadi siang., Dila terus terucap dalam hatinya.
Gedung ini memang hangus terbakar, tapi karyawan yang tadi siang aku lihat itu Siapa ya""terus Bu Serli itu kemana atau tadi semuayang ada di gedung ini adalah hantu...iihhh berarti saya...Selagi pikirannya diselimuti rasa heran, tiba-tiba ada lampu senter menyorot ke wajahnya.
Seorang Pria dengan seragam security menghampirinya sambil terus menyorotkan lampu senternya kearah dila.
"Maaf mba dilarang masuk area gedung ini" kata Pak satpam.
"iya pak maaf, saya hanya mastiin aja kalau gedung ini emang benar-benar terbakar, soalnya saya tadi habis mengalami hal aneh dan gaib disini" jawabku
"hal gaib apa mba, apa mba disasarkan masuk gedung ini, soalnya kemarin ada juga yang mengalami hal gaib, disasarkanmasuk gedung ini. katanya keliatan seperti Perusahaan yang megah" terang pak satpam.
"iya pak, bahkan saya sempat kerja jadi bawahanya Bu Serli"
Tertegun Pak Satpam memandangiku agak lama, keudian dia Bilang " Semasa hidup Bu serli baik orangnya mba, jadi mungkin ada maksud tertentu"
"kalau gitu saya permisi pak, sudah maghrib soalnya" ujar dila sambil bergegas keluar gedung dan pulang dengan perasaan merinding Ricky Febrian November 05, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Kisah Nyata Penampakan Hantu Penunggu Jembatan Letter S Guci
Kisah ini Terjadi sekitar tahun 2000an, saat masih Kels 2 SMA, di tahun 2000an masih belum ada yang namanya medsos baik facebook, instgram, twitter, tapi kita selalu kompak kebersamaan dan setia kawan selalu terjaga diantara teman2 enggak mengenal yang namanya bullyng enggk seperti kids zaman now, yang cengeng dikit-dikit curhat di medsos hehehe betul enggak.Cerita ketemu hantu ini berawal aku dan the gang ber enam (boncengan naik 3 motor) pan arep manjat (mau) kliwonan ning guci.berangkat dari tegal sekitar pukul 11.00malam sambil tidak lupa membawa miras (minuman keras, endah awake anget, maklum tahun sakmono Guci esih atiss nemen) buat minum2 di guci (mungkin ini yah bikin sial soale mendem ning guci).
Perjalanan dari tegal ke guci wis tercium ora beres, tiba- 2 motor kempes ban'e bergantian (padahal sebelum berangkat wes diceki kabeh bang ngarep mburi)....kalo ngga salah kejadian bang kempes nang sekitar bojong.
sampai-sampai tengah malam nekad nggedor-ngedor rumahnya tukang tambal ban.sampai di guci,ternyata pemandian penuh semua...maklum,mungkin karena malam jumat kliwon...sehingga akhire kita nggak jadi mandi air hangat, tapi nyari tempat nggo mendem (minum-minum) di sekitar situ.
nah...pas rada krasa mendem...tiba-tiba salah seorang teman menemukan hal yang ganjil samapi rasa mendeme ilang saking kagete, dia melihat ada api kecil keluar dari tanah,padahal saat itu tidak ada yg mainan korek api. tapi yg lain tidak melihat nya, kita bahkan nyangkane hanya bercanda buat nakut-nakuti atau karena efek mendem (mabuk), bahkan temenku itu udah gak mau minum saat giliran muter.
Baca Uga : Kisah Pak Suhadi Dari Slawi Tegal, Selama 19 Tahun Jadi Tukang Becak Pernah Mengangkut Hantu Kantong Kiwil Hingga Hantu Wanita Berdarah
Akhire acara minum-minum segera di akhiri, dan rencanane pulang kembali ke tegal (waktu itu sekitar pukul 02 malam lewat), nah,dalam perjalanan pulang inilah kami melihat sosok penampakan yang sangat jelas nyata walaupun saat itu malam hari (bahkan kita ber-enam melihat semua penampakan itu).
Tepat nya setelah di jembatan letter S (kalo yg pernah ke guci pasti tau jembatan sekaligus tanjakan lettes S), kami semua melihat dengan jelas sosok wanita bertaring, berbaju putih, rambut panjang riap2an berdiri di tanjankan pas tikungan itu. Terlihat jelas karena motor kami beriringan dan tersorot oleh 3 lampu motor.
(angger wong edan kayane ora mungkin, apa wong ngerjani ya ora mungkin kayong laka penggawean...kiye wonge serem...ana taring e,wadon pula)
kontan saat itu kami tancap gas...untunglah semua selamat sampai tegal.
jadi cerita masyarakat bahwa jembatan itu angker memang terbukti.setidak2 nya kami telah melihat dengan nyata penampakan itu,dan cerita sering terjadi kecelakaan di jembatan tersebut juga benar. Ricky Febrian November 02, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Nyata Pocong Keliling Minta Tali Pocongnya Dilepas
Pocong adalah hantu atau setan yang digambarkan merupakan orang mati yang berpakaian kain kafan berwarna putih.Dipercayai bahwa adanya pocong dikarenakan ketidaksempurnaan dalam melakukan penguburan orang mati.Terutama karena tali pocong yang lupa dilepas.
Setan pocong ini mempunyai wajah yang buruk rupa dan tidak memiliki mata namun sebagian lagi menggambarkan pocong memiliki mata yang berwarna hijau.Menurut mitos yang berkembang di masyarakat pocong bisa dimusnahkan dengan cara melepaskan tali pocong yang lupa dilepas tadi.
Beberapa waktu yang lalu,masyarakat kita digegerkan oleh penampakan pocong keliling.Tidak diketahui dengan pasti bagaimana cerita ini bisa tersebar luas di masyarakat apalagi ketika adanya video pocong keliling,masyarakat semakin yakin bahwa setan tersebut ada dan sedang berkeliaran.
Menurut sebagian orang,apabila disuatu malam pintu rumah anda ada yang mengetuk namun tidak ada siapapun maka jangan buka pintu atau jendela karena bila dibuka maka pocong tersebut bisa masuk ke rumah anda.Penampakan pocong keliling ini telah mengegerkan warga khususnya di daerah bogor,menyusul beredarnya video pocong keliling di daerah tersebut.
Merebaknya isu pocong keliling Juga pernah terjadi di kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, Balikpapan, Kalimantan Timur, sepekan terakhir, bikin warga ketakutan keluar malam. Mereka khawatir pocong itu mengganggu kehidupan mereka.
Aktivitas warga di Kelurahan Manggar Baru, belakangan ini menjadi tidak seramai hari biasanya. Itu terlihat terutama di malam hari. Isu pocong keliling, memang bikin resah warga setempat. Kabar itu bahkan sampai hingga ke warga Kelurahan Manggar Lama, yang berbatasan langsung dengan Manggar Baru.
"Biasanya ramai di jam 8 malam sampai jam 10 malam. Tapi sekarang lebih banyak di dalam rumah, jadi khawatir. Jadi agak sepi daripada biasanya," kata salah seorang tokoh masyarakat Manggar Lama yang tinggal di RT 47, Andi Baso, kepada merdeka.com, Senin (25/4).
Isu pocong keliling sebenarnya merebak dari mulut ke mulut. Itu dimulai dari permukiman warga di RT 39 Manggar Baru. Warga setempat, beberapa di antaranya mengaku melihat pocong bahkan meminta tali kafannya dibuka.
"Iya, seperti itu yang beredar di tengah masyarakat saat ini. Pada dasarnya, tidak ada yang terganggu, atau dia (pocong) mengganggu. Jadi itu memang juga yang menurut warga buat resah mereka," terang Andi Baso.
Baca Uga : Geger Pocong Ketuk-ketuk Pintu Rumah Warga Dusun Sundeng Bangunsari Pacitan
Namun demikian, menurut Andi Baso, masih banyak warga di Manggar Baru tidak terpengaruh dengan kabar itu. Mereka tetap berani beraktivitas seperti biasa.
"Lumayan banyak juga laki-laki yang tidak takut, tidak terpengaruh kabar pocong gentayangan itu. Yang melihat adanya pocong itu kan di RT 39 saja. Di RT sekitarnya, tidak melihat," ungkap Andi.
Diketahui, sepekan terakhir isu pocong gentayangan di malam hari, merebak di tengah warga di RT 02, RT 32 dan RT 39. Warga mengkhawatirkan pocong yang gentayangan itu, lantaran meminta tali ikat pocongnya dilepas.
Sabtu (23/4) lalu, tokoh masyarakat bersama dengan Babinkamtibmas, mendatangi salah seorang keluarga, yang diduga saat memakamkan anggota keluarganya, tidak melepas ikat tali kain kafan. Ditelusuri, keluarga itu membenarkan, salah seorang anggota keluarga mereka, yang disebut Pak Lambat, meninggal sepekan lalu, tanpa melepas tali ikat pocong Ricky Febrian October 31, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Bulu Mariaban dan Bulu Perindu
Siluman Bulu Mariaban
Mungkin banyak dari kalian yg tidak tau apa sebenarnya bulu mariaban dan bulu perindu ini, dan mungkin ada juga yg menganggap nya sama, namun sebenarnya kedua bulu ini sangtlah berbeda kegunaan nya.
Pertama adalah BULU MARIABAN
Mariban adalah suatu sosok siluman yang sangat menyeramkan. Ia adalah siluman yang haus akan darah dan sangat gemar sekali membunuh binatang ataupun manusia. Ia berbadan besar dan berbulu, serta memiliki mata berwarna merah. Mariaban dapat dijumpai di pulau Kalimantan, tempat tinggalnya berada di dalam hutan yang jauh dari sentuhan manusia.
Siluman ini termasuk siluman yang sangat sadis dan beringas. Makhluk ini sangat gemar akan darah, karena memang itulah makanan utamanya. Mariaban sangat gemar sekali memangsa hewan dan manusia. Ia bisa menyerang dan menyantap manusia yang ia temui bila itu berada di dalam daerah kediamannya.Ia memiliki nafsu membunuh yang sangat besar dan selalu haus akan darah.
Kemunculan Mariaban ini tidak bisa dipastika, kadangkala ia muncul begitu saja, kadangkala ia bersembunyi di hutan, tempat tinggalnya saat ia sedang kenyang. Mariaban bisa juga muncul dan menyamar sebagai manusia, namun tidak bisa sempurna, karena badannya akan tetap besar di luar ukuran normal manusia dan bermata merah, matanya tidak bisa ia samarkan seperti manusia pada umumnya.
Mariaban ini sering di cari para dukun” beraliran ilmu hitam, untuk di ambil bulu nya, dengan membeli minyak Mariaban, atau lebih dikenal dengan sebutan bulu Mariaban dari seorang dukun beraliran ilmu hitam, Bulu Mariaban ini bisa dimanfaatkan sebagai pegangan untuk kekebalan tubuh.
Bulu Mariaban ini dikemas di dalam botol kaca kecil, lalu Anda bisa membawa kemanapun Anda pergi.
Dengan menyimpan minyak Mariaban ini, maka tubuh anda akan kebal terhadap segala sesuatu, benda-benda tajam, dan lain sebagainya. Biasanya yang tertarik untuk memiliki minyak mariaban ini adalah preman, ataupun seseorang yang ingin menguasai suatu wilayah dan agar ditakuti oleh orang-orang sekitarnya.
Namun, orang yang mempunyai minyak mariaban ini, tidak begitu saja terlepas dari kemungkinan diserang oleh Mariaban peliharaannya sendiri. Karena memang mariaban ini sangat haus akan darah, dan memang bukan tipe yang bisa dipelihara.
Untuk memberi Mariaban ini makan, cukup menyediakan kopi hitam pahit dan manis, itu dapat meredam gangguan dar sang mariaban.
Orang yang menyimpan minyak mariaban ini, akan terpengaruh oleh sifat mariaban ini sendiri. Ia akan berubah menjadi orang yang sangat emosional, emosinya akan sangat sulit untuk dikendalikan dan bahkan bisa membunuh orang begitu saja.
Ia bisa menjadi orang yang suka membuat kekacauan, dan selalu membuat keributan di mana-mana.
Karena ia menjadi orang merasa kuat dan tidak takut akan siapapun. Cara mengalahkan orang ini sebenarnya cukup mudah asal tahu caranya. Caranya adalah, tancapkan pisau/pedang dulu ke tanah lalu ucapkan “yang dari tanah, kembalikan ke tanah !” lalu tusukkan kepada orang tersebut ke dalam organ tubuhnya yang vital, maka orang itu akan tumbang begitu saja.
Kedua adalah BULU PERINDU
Dalam dunia mistik, bulu perindu dikenal sebagai senjata ampuh untuk membantu dalam percintaan. Buluh perindu berasal dari sarang burung Elang. Tetapi tidak setiap sarang burung elang akan terdapat bulu perindu, biasanya bulu tersebut terdapat pada saat telur burung elang tersebut belum menetas.
Jika sudah menetas, maka bulu-bulu tsb biasanya bulu-bulu tsb akan patah oleh anak burung elang.
Dalam sebuah sarang, hanya terdapat 5-8 helai. Sarang elang tsb bukan sarang yang berada pada bebatuan tetapi berada pada ketinggian pohon.
Untuk mendapatkannya sarang tersebut, maka dapat dibayangkan betapa sulitnya meski memang sudah nyata keberadaannya. Sarang burung elang biasanya berada pada ujung pohon besar dg ranting-ranting penyangga yg hanya sebesar ibu jari.
Ada 2 jenis bulu perindu yang ada yaitu berdasarkan warna, antara lain :
1. Buluh perindu berwarna coklat, kemampuannya lebih kecil dan lebih sulit dicari.
2. Buluh perindu berwarna hitam, kemampuannya lebih besar dan mudah dicari.
Bulu perindu memiliki panjang kurang lebih 5-10 sentimeter dan memiliki diameter kurang dari 1 milimeter. Warna dari bulu perindu ini adalah coklat kehitam-hitaman dg bentuk dasar sama dengan bulu alis mata, yaitu pada ujungnya lebih kecil jika dibandingkan dengan batannya. Ia memiliki sifat yg keras dan mudah patah manakala ia berada dalam keadaan kering, tetapi akan menjadi lunak dalam kondisi basah.
Baca Uga : Penampakan dan Misteri Lubang Jepang di Bukit Tinggi
Fungsi dari bulu perindu tsb adalah memiliki beberapa kegunaan dalam bidang mistik. Pada umumnya kekuatan/aura yang timbul dari bulu tersebut adalah berwarna putih kehijau-hijauan.
Ini berarti kekuatan terbesarnya adalah sbg pemikat, maka dapat juga digunakan sebagai media pelaris dalam berdagang.
Dari keterangan beberapa orang kawan yang memiliki benda tersebut, maka penggunaan dalam berbagai keperluan memiliki jawaban yg sama yaitu ingin Mendapatkan cinta dari seseorang.
Misalkan pengguanan mantera untuk pelet : “Wahai bulu perindu getarkan hatinya si…. (sebut namanya). bacaan mantera sama dengan mantera-matera pengasih lainnya jaran goyang, semar mesem atau pengasih wijoyo kusuma, maka dengan media bulu perindu ini akan didapatkan efek yang lebih mujarab.
Untuk keperluan lainnya adalah sebagai media pelaris dalam berdagang, maka ditaruhlah bulu perindu pada etalase atau tempat penyimpanan uang, dipercaya dg ditaruhnya bulu perindu tsb, maka para penjualan akan berjalan lebih lancar.
Buluh Perindu memilki pasangan berupa “BAMBU PERINDU/BAMBU TEMU” (bukan bambu pethuk). Bambu ini adalah jika batannya dibelah menjadi 2 dan kemudian keduannya ditempatkan pada sungai yang mengalir dgn bersebrangan, maka yg terjadi adalah keduanya akan menyatu.
Kedua belahan bambu akan bergerak perlahan dan kemudian menyatu kembali. Belahan bambu tsb memang masih ada bekasnya karena menyatunya kedua belah bambu ini hanya bersifat menempel saja. Ini adalah pengujian keaslian dengan bantuan alam dan biasanya dilakukan pada bambu perindu.
Jenis Bulu Perindu
Bulu perindu bentuknya seperti akar kecil/cacing kecil biasa dipakai oleh suku dayak kalimantan dan banten. rupanya seperti ijuk sapu kaku, dan uniknya buluh perindu itu bisa berputar sendiri, semakin kuat energi yang megang semakin kuat dia berputarnya.
Ada lagi buluh perindu yg bentuknya seperti bambu kecil halus, biasa disebut juga bambu gila, karena diasalnya di rumpun bambu, tanpa ada anginpun biasanya bambu kecil ini suka bergerak2 sendiri secara liar dan ini banyak dipakai oleh suku melayu, biasanya untuk menyanyi.
Ada lagi semacam tali serat yg terdapat di dalam batang bambu besar bentuknya seperti senar gitar memanjang, biasa dipakai utk pelaris.
Dan ada pula serumpun bambu mini buluh perindu yg tumbuh di batu besar yg oleh salah satu suku dayak dinamakan ia Buronq Buta/bambu buta yg ini untuk pelet.
Ada pula sepasang bulu perindu yg berwarna keemasan dan ini langka. ini untuk penampilan dan juga pelet.
Ada lagi bulu perindu langka, karena seperti dempet atau bercabang dua atau kembar dari intinya yg berbentuk seperti beras yg ini kuat banget dayanya untuk menimbulkan nafsu birahi. Ricky Febrian October 30, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Asal Usul Jenglot dan Fakta Dari Penelitian Tim Forensik RSCM
Menurut Wikipedia Jenglot adalah figur hominoid yang berukuran kecil sekitar 10-17 cm, berkulit gelap dengan tekstur kasar seperti mumi,berwajah seperti tengkorak dan bertaring mencuat, serta memiliki rambut dan kuku yang panjang.
Jenglot ditemukan di beberapa wilayah di nusantara, misalnya Jawa, Kalimantan, dan Bali. Jenglot dipercaya memiliki kekuatan mistis dan memakan darah manusia. Banyak Masyarakat Indonesia meyakini jenglot sebagai makhluk yang memiliki kekuatan mistik dan dapat mengundang bencana.
Secara medis, jenglot didefinisikan sebagai bukan makhluk hidup setelah diteliti oleh tim forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Melalui foto sinar Rontgen, tidak ditemukan unsur tulang (sebagai penyangga organ mahluk hidup) namun hal yang mengejutkan justru diperoleh dari penelitian DNA lapisan kulit jenglot yang mengelupas.
Setelah diperiksa oleh Dokter Djaja Surya Atmaja dari Universitas Indonesia, ternyata lapisan kulit itu memiliki DNA mirip primata sejenis manusia. Akan tetapi, penyelidikan asal usul jenglot secara medis hanya dihentikan sampai di sana karena pemilik jenglot tidak mengizinkan jenglot dibedah, agar tidak ada hal buruk yang terjadi.
Legenda jenglot juga diangkat ke dunia hiburan, terutama untuk tema misteri dan supranatural. Film Indonesia berjudul Jenglot Pantai Selatan disutradarai oleh Rizal Mantovani, dirilis pada Februari 2011.
Ada juga kesimpulan yang mengatakan jenglot itu dibuat dengan proses mumifikasi dari beberapa spesies, seperti kepala monyet yang disambung dengan ekor kuda sebagai rambutnya.
Menurut mitos jenglot dikatakan bahwa dulunya adalah manusia yang memiliki ilmu batara karang yang tubuhnya makin lama makin mengecil.
Baca Uga : Kisah Anggota Satpol PP Surabaya Rumahnya Didatangi Jenglot
Jenglot ini hidup di hutan belantara penuh dengan pohon raksasa tempat persembunyiannya. Karena bentuknya kecil, makhluk ini berjalan lambat. Jenglot hanya mampu keluar di malam hari karena tak ada binatang buas dan manusia yang akan mengganggunya dan menyebabkan kepunahan.
Dalam mitos jenglot memang dianggap memiliki kekuatan mistis. Namun secara medis, jenglot didefinisikan sebagai bukan makhluk hidup setelah diteliti oleh Tim Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, beberapa tahun silam.
Melalui foto sinar Rontgen, peneliti di RSCM tidak menemukan ada unsur tulang di tubuh jenglot itu. Namun yang mengejutkan justru diperoleh dari penelitian DNA lapisan kulit jenglot yang mengelupas ternyata mirip manusia.
Beberapa literatur lain menyebut jenglot ditemukan saat sejumlah paranormal alias dukun melakukan tirakat di Wlingi, Jawa Timur, pada 1972 silam. Mereka kemudian mendapatkan jenglot tersebut. Temuan yang dipamerkan waktu itu ada empat, salah satunya disebut sebagai jenglot, berjenis kelamin lelaki dan konon bisa membantu mengamankan pemiliknya dari segala macam bahaya.
Namun ada pendapat lain, jenglot pada masa ribuan tahun lalu adalah seorang petapa yang tengah mempelajari ilmu Bethara Karang. Ilmu Bethara Karang diyakini sebagai ilmu keabadian. Artinya, setiap orang yang memiliki ilmu tersebut akan hidup abadi di dunia.
Setelah itu, sang petapa menjadi emosional dan merasa sebagai jawara. Tak pelak, tubuhnya pun menyusut hingga akhirnya mengecil. Empat taring kemudian tumbuh memanjang tidak sebanding dengan lebar mulutnya.
Tetapi celakanya, akibat kutukan itu jasad jenglot tidak diterima di dunia sedangkan rohnya tidak diterima di akhirat. Maka hasilnya roh tersebut seperti terpenjara dalam jasad kecil itu.
Jenglot sendiri sebenarnya diyakini sebagai benda mati, alias bukan makhluk hidup. Meski jenglot bukan makhluk hidup, tetapi daya spiritual jenglot tetap hidup dan dipelihara oleh para paranormal dan masyarakat yang memercayainya. Karenanya jenglot harus tetap diberi makan oleh orang yang memilikinya.
Makanan jenglot sendiri konon adalah darah manusia. Tetapi tidak sembarang darah, melainkan hanya darah golongan O dan AB dan juga minyak wangi. Anda boleh percaya boleh tidak. Ricky Febrian October 22, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Kisah Anggota Satpol PP Surabaya Rumahnya Didatangi Jenglot
Tidak ada rasa takut saat Sri Purnomo Irawan berhadapan dengan makhluk menyeramkan yang disebut Jenglot di dapur rumahnya. Padahal jaraknya cukup dekat, hanya 50 Cm.
"Tidak, tidak takut," kata Sri Purnomo Irawan, Anggota Satpol PP Kecamatan Bulak yang pertama kali mengambil jenglot di Pantai Watu-watu, Kecamatan Bulak, Surabaya.
Sri Purnomo mengungkapkan kisah yang susah dinalar akal sehat itu pada Selasa (17/10/2017) dinihari. Ia saat itu mendekati Pk 01.00 Wib usai mandi.
Begitu melewati dapur, dirinya melihat penampakan jenglot yang bentuknya sama dengan jenglot yang diamankan dari pantai di Kantor Kecamatan Bulak.
"Jaraknya hanya setengah meter, dekat sekali. Jenglot yang sama persis dengan yang sore saya ambil di pantai dalam posisi berdiri tapi diam saja," jelasnya saat dihubungi detikcom, Selasa petang.
Sri mengaku berusaha memulai komunikasi dengan jenglot yang menampakan diri di dekat kompor tersebut.
Baca Uga : Misteri Asal Usul Jenglot dan Fakta Dari Penelitian Tim Forensik RSCM
"Saya bilang kalau saya tidak bisa kasih makan, jangan ikut saya," ungkap Sri yang tinggal di Bulak Banteng ini.
Upaya komunikasi yang ditempuh Sri gagal. Jenglot tersebut, kata Sri, hanya diam saja. Setelah itu, makhluk misterius itu menghilang.
"Berlangsung sekitar satu menit, terus hilang," katanya.
Ia tidak mengetahui mengapa dirinya yang didatangi jenglot tersebut. "Tidak tahu kenapa," katanya.
Jenglot dibuang pemiliknya di Pantai Watu-watu pada Senin (16/10) sore. Pengunjung pantai yang melihat dan ketakutan melaporkan ke Satpol.
Pihak Kecamatan Bulak berencana akan membuang jenglot ke laut jika dalam waktu seminggu ke depan tidak ada sesorang yang mengaku pemilik mengambilnya.
Benda yang menyerupai mahluk menyeramkan itu memiliki dua taring serta kuku panjang pada kedua tangan dan kakinya. Tak hanya itu, rambut panjang sepaha berwarna emas kecoklatan.
Jika dipegang, terlihat seperti ada daging di balik kulit kering berwarna coklat tua dan sebagian seperti terbakar. Jenglot yang diamankan Sri dan rekan-rekannya itu disimpan di Kantor Kecamatan Bulak.
Cerita Asli Pengabdi Setan
Pada malam pertama setelah kematian Mawarti, Tomi menjumpai sang ibu kendati tidak berbincang. Keesokan harinya, dari saran temannya Tomi menyambangi seorang peramal yang berkata bahwa seluruh keluarganya terancam bahaya yang sangat besar dan akan menewaskan mereka semua. Lalu sang peramal menyarankannya untuk memperkuat diri dengan ilmu hitam.
Sejak itu Tomi menjadi aneh dan pendiam karena ia berkonsentrasi mendalami ilmu hitam. Pacar Rita, Herman, mengatakan bahwa 40 hari sesudah kematian orang, orang tersebut masih berada di sekitar rumahnya. Seorang pengurus rumah tangga dikirim dari kenalan sang ayah, namanya Darminah.
Rita mulai mendapati dirinya ketakutan karena melihat sesosok kuntilanak, sementara Herman berkata bahwa Darminah bukanlah orang baik-baik dan akan membicarakannya besok saat akan pergi ke rumah seorang dukun. Lalu, Pak Karto yang mulai sering kambuh mencium kelakuan Darminah yang aneh dan mencurigakan.
Tomi, dinasehati seorang kiai yang bertemu dengannya di toko buku untuk memulai melaksanakan salat. Saat ia ingin melakukannya, sesosok kuntilanak menghampirinya dan berkata kepadanya untuk menghentikan hal tersebut. Malam yang sama, Pak Karto yang sedang berjaga terkunci di sebuah gudang dan paginya ditemukan Tomi, mayatnya digantung.
Pada siangnya, Herman yang baru pergi dari suatu tempat nyaris menabrak seorang wanita dan membuat dirinya tertabrak truk. Wanita yang nyaris ditabrak adalah Darminah. Malamnya, Tomi dan Rita berbincang, sepakat bahwa hantu yang berada di rumah mereka harus dihilangkan. Saat Rita keluar, ia dikejar oleh zombie Herman yang mengejarnya hingga Rita ditolong Darminah.
Paginya, Rita mengutarakan keinginan dirinya dan Tomi untuk memanggil dukun kepada ayahnya. Ayahnya setuju dan memanggil dukun. Dukun yang disewa, mendapatkan serangan pecahan kaca dan serakan kelopak bunga, Rita, Tomi, dan Munarto melihat kepala sang dukun dilempari chandelier yang berputar. Setelah semua selesai, Darminah mengendap-ngendap pergi ke suatu tempat, Tomipun mengikutinya.
Baca Uga : Dulu Tempat Pembuangan Korban Mutilasi Angkernya Lokasi Tewasnya Pembalap Denis Kancil
Darminah pergi ke kuburan dan dibelakangnya terdapat Herman dan Pak Karto yang seperti zombie, Darminah membangkitkan Mawarti untuk disuruh membunuh keluarganya sendiri. Tomi ketahuan mengintip dan dikejar, untung ia berhasil kabur dan sampai ke rumah, ia langsung memperingatkan Munarto dan Rita akan Darminah. Rita percaya, tetapi Munarto tidak dan bersama mereka pergi ke kamar Darminah yang ternyata Darminah sudah ada disana.
Keesokan harinya Rita dan Tomi nekat menggali kuburan Mawarti dan masih melihat mayatnya ada disana. Sekembalinya, Rita, Tomi, dan Munarto diganggu mayat hidup. Rita diganggu Herman, Tomi diganggu Pak Karto, Munarto diganggu Mawarti. Setelah berhasil kabur dari kamar, mereka bertiga berlari ke ruang makan dan melihat Darminah memegang sebuah tengkorak dan rambut kribo. Darminah ternyata adalah setan yang berusaha mengintimidasi orang yang imannya lemah.
Lalu, setelah diteror dan meninggal tanpa sempat bertaubat, orang itu akan dijadikan abdi setan di neraka. Rita, Munarto, dan Tomi lari ke pintu depan dan berhasil membuka pintu, yang di depan sudah ada seorang kiai dan pendukungnya. Bersama mereka menghadang Darminah dan ketiga zombie dengan rapalan surat Al-Qur’an. Mereka semuapun terbakar.
Film berakhir dengan Munarto, Tomi, dan Rita sudah bertaubat dan baru kembali dari masjid menuju mobil. Disebelah mereka ada sebuah mobil yang ditempati seorang wanita (Darminah). Ricky Febrian October 21, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Dulu Tempat Pembuangan Korban Mutilasi Angkernya Lokasi Tewasnya Pembalap Denis Kancil
Trek Sogo Lokasi kecelakaan yang menyebabkan meninggalnya pembalap muda 14 tahun Denis Kancil sudah lama jadi misteri.
Trek atau jalan tempat kecelakaan Denis Kancil angker dan sering minta tumbal.
Lokasi lintasan balap liar alam sutera Serpong, Tangerang dari dulu sebelum jadi jalan raya seperti sekarang memang sudah terkenal angker, di tahun 2013 sempat beredar foto yang bikin gempar warga sekitar, Penampakan sesosok makhluk sedang berdiri di depan tiang lampu jalan.
Lokasi di dalam foto ini adalah lintasan balap liar di daerah Alam Sutra Serpong, Tangerang, saat belum seramai sekarang, kabar yang beredar lokasi penampakan mahkluk dari alam lain adalah makam korban mutilasi.
"katanya mayatnya di mutilasi, dan bagian-bagian tubuhnya dikubur ditempat yang berbeda-beda tapi satu lokasi di jalan alam sutera, dan kata orang pinter arwah sang korban gak suka kuburannya diinjek-injek" ungkap Iwan warga sekitar alam sutera.
Berbagai kejadian kecelakaan aneh yang terjadi di jalan ini dipastikan korbanya tewas ditempat, dari pemakai jalan hingga para pembalap liar sudah begitu banyak, seperti kecelakaan melibatkan dua wanita muda, dua wanita tersebut terjatuh dari motor dan terlindas mobil besar yang sedang lewat dan langsung meninggal ditempat.
Lokasi trek sogo kembali diperbincangkan banyak warga setelah tewasnya pembalap cilik Denis Kancil yang kecelakaan dan tewas dilokasi kejadian, bahkan sebelumnya sempat ada kejadian ada 7 korban tewas dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.
Baca Uga : Video Misteri Mobil yang yang Tiba-tiba Datang Ditengah Jalan
”Memang aneh! Sudah 7 orang tewas tidak sampai sebulan. Paling akhir teman saya, Dede Belo pake Satria F,” jelas Benthoel penggiat dragbike.
Trek Sogo memang hampir setiap hari ramai, Ratusan bengkel partisipasi yang bukan cuma datang dari Tangerang.
Dari curhatan Benthoel, ada beberapa kejadian aneh di trek Sogo. Terutama saat kejadian yang memakan nyawa teman dekatnya.
“Dia ada di posisi kiri, ngetrek berdua dengan lawan. Pas start posisi sudah di depan. Aneh! Kayak ada yang ngedorong dan minggirin," ujar dia.
"Motor tiba-tiba nyerong kanan terus sampai nabrak trotoar. Ia tewas di tempat, sama seperti korban sebelumnya yang juga meninggal di lokasi kejadian,” Ricky Febrian October 18, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Hantu Wanita Tanpa Kaki Penghuni Perpustakaan
Waktu awal-awal, aku nggak pernah punya perasaan aneh setiap harus berada di perpus itu sampai malam. Entah kenapa waktu itu aku merasa agak insecure. Tapi, karena inget sama tugas yang numpuk, aku cuek aja. Sekitar jam setengah delapanan, aku ngerasa ngantuk banget. Aku berpikir mungkin saat itu aku terlalu capek karena harus mengurus kegiatan kampus juga. Aku sempet melihat sekeliling perpus, dan cuma ada aku, satu orang cewek yang duduk persis di seberangku, dan satu penjaga perpus yang lagi sibuk sama handphone-nya.
Akhirnya, aku membereskan buku-buku dan alat tulisku. Waktu lagi beres-beres, nggak sengaja aku menjatuhkan tempat pensilku. Mau nggak mau, aku harus memungut beberapa peralatan tulisku.
Baca Uga : Dibalik Kemegahan Bangunan Universitas Gajah Mada (UGM) Ternyata Menyimpan Banyak Kisah Misteri
Saat jongkok ngambil pulpen dibawah meja reflek aku melihat ke seberang, ke arah meja di mana satu cewek yang kulihat sebelumnya, lagi duduk. Tapi, ternyata yang aku lihat cuma baju putih yang menjuntai, tanpa ada kaki yang terlihat.
Merasa shock, aku segera membereskan mejaku, dan cabut dari tempat itu. Tetapi, waktu aku mau beranjak pergi, cewek itu bertanya.
“Mau pulang duluan?”
Aku yang yang udah gugup cuma menjawab cepat, “Iya, udah ngantuk.”
TIba-tiba cewek itu kembali bertanya, “Udah ngantuk, apa udah tau?”
Spontan saat itu juga aku langsung lari dari perpus.
Esok harinya, saat aku cerita ke beberapa temanku, mereka bilang kalau kejadian seperti itu ternyata juga dialami oleh banyak mahasiswa di beberapa fakultas, dan kejadiannya pun mirip dengan apa yang aku alami. Ricky Febrian October 16, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Kisah Misteri Seorang Satpam yang Didatangi Hantu Pasukan Kerajaan
Sekitar lima tahun yang lalu, Wawan bekerja sebagai security yang menjaga proyek pembangunan sebuah hotel di daerah cirebon kota. Tanah yang dipakai untuk bangunan hotel ini dulunya tanah milik TNI. Satpam diproyek pembangunan hotel tersebut berjumlah empat orang, dua orang jaga diwaktu siang dan dua orang lagi jaga diwaktu malam. Setiap seminggu sekali, dua grup satpam tersebut bergantian waktu jaganya.
Dari awal pembangunan gedung, Disaat jaga malam hari Wawan tidak pernah ditemui penampakan-penampakan lelembut. Waktu terus berjalan, pembangunan gedung sudah mencapai lantai delapan dan progres pembangunan gedung sudah mencapai sekitar 80%. Disuatu malam, tepatnya Kamis malam Jumat Wawan kebagian jatah jaga malam bersama rekannya.
Saat hari masih petang, Wawan mendapat giliran berjaga dilantai bawah, sementara rekannya berkeliling dari lantai 4 hingga lantai delapan. Jam 11.00 malam, wawan istirahat bersama rekan satpam, sambil menunggu pergantian lokasi jaga wawan dan temanya ngopi-ngopi dulu biar mata tidak ngantuk. Jam dua belas malam, giliran wawan yang berjaga dilantai 4 hingga lantai delapan sementara rekannya dilantai bawah.
Jam 12 lebih Wawan mulai berjalan dilantai 4 memeriksa situasi, setelah aman wawan naik kelantai 5 sampai dilantai delapan. Jam satu malam, wawan sampai dilantai delapan setelah memastikan situasi aman, wawan duduk sembari menikmati sebatang rokok. Setelah rokok habis, wawan rebahan dilantai yang beralaskan kardus bekas yang ditutupi matras. Baru rebahan beberapa menit mata wawan terasa berat dan mengantuk, sampai ketiduran, antara mimpi dan terjaga lengan wawan terasa ada yang menepuk dan menarik-narik.
Baca Uga : Misteri Sumur Tua Peninggalan Belanda di Blora Lokasi Tewasnya 3 Anggota Brimob
Reflek tangan wawan menepis tepukan dilengannya wawan hanya membuka sedikit matanya dan berfikir mungkin temannya iseng menepuk lengannya. Kembali wawan memejamkan mata baru beberapa saat merem, kembali lengannya ada yang menepuk-nepuk lagi kali ini tepukannya lebih keras, sedikit emosi karena tidurnya diganggu Wawan mengibaskan lenganya dan membuka matanya dia memandang kesekeliling ruangan lantai 8 tapi anehnya Tak ada siapapun dan tiba-tiba ada angin yang berhembus cukup kencang, padahal didadalm ruangan itu tak ada jendela yang terbuka, tengkuk wawan serasa ada yang meniup dan membuat bulu kuduk merinding.
Ingin rasanya berlari turun ke lantai bawah tapi badan wawan terasa berat untuk bangun dan berdiri, Wawan hanya bisa meringkuk sembari tangannya menutup telinga, sambil semakin memejamkan matanya, dan tiba-tiba punggung wawan terasa ada yang menendang "DUGGG" diikuti suara berat seorang pria suaranya begitu keras.
Wawan semakin ketakutan dan keringat dingin bercucuran, semakin meringkuk sambil berusaha membaca doa yang dia ingat, suara berat itu kembali terdengar “minggir kamu” tiba-tiba tubuh wawan terasa ada yang menendang lagi lebih keras dari tendangan yang pertama "DUUUGGGG" hingga membuat wawan tergeser sekitar setengah meter, rasa takut dan penasaran membuat wawan sempat sedikit membuka matanya, betapa kagetnya wawan melihat pemandangan ganjil diruangan itu, dia melihat ada serombongan prajurit kerajaan jaman dulu yang berbaris melewati tempat wawan rebahan.
Wawan kembali menutup matanya rapat-rapat dan tengkurap! terdengar suara derap langkah pasukan kerajaan dan dentingan senjata tajam, suara derap langkah semakin menjauh dan lenyap, tanpa dikomada wawan membuka matanya lagi dan berlari turun kebawah sambil berteriak hantuuuuuu.. Ricky Febrian October 11, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Kuburan Ibu Nyai Yang Alim di Bojonegoro Dibongkar Orang Untuk Ilmu Hitam
Perbuatan ini diduga dilakukan orang yang sedang belajar ilmu hitam.
Kejadian ini pertama kali diketahui Rajiman (50)warga setempat yang hendak sawah melihat gundukan tanah berserakan di sekitar kuburan.
"Tadi pas mau ke sawah kok lihat ada tanah berserakan di makam bu nyai. sehingga saya kabarkan pada masyarakat dan perangkat desa," terang Rajiman.
Mendapat informasi tersebut, pihak desa dan Polsek Trucuk langsung menuju ke lokasi kejadian. Polisi langsung memasang garis pengaman dan melakukan olah TKP.
Baca Uga : Kisah Pencuri Kain Kafan yang Melihat Azab Alam Kubur
"Dugaan sementara ada orang yang menggali. Kemungkinan buat pesugihan atau ilmu hitam. Tapi belum mendapatkan apapun dari dalam makam tersebut," ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro.
Menurut warga, makam yang dirusak tersebut adalah makam orang alim yakni ibu Nyai Hajjah Siti Aminah. Ibu Nyai meninggal dunia di usia 77 tahun pada Jumat Wage tanggal 6 oktober 2017.
Dengan adanya kejadian ini, Wahyu mengimbau kepada warga untuk melakukan pengawasan dan meningkatkan patroli ronda keliling.
"Aktifkan ronda kampung dengan sasaran di kawasan makam sehingga pusara makam tidak bisa terganggu dan terlindungi dari orang orang yg tidak bertanggung jawab," tandas Wahyu.
Ricky Febrian October 08, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Jejak Kaki Besar di Dusun Barepan Magelang
Warga Dusun Barepan, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dikagetkan dengan temuan jejak menyerupai telapak kaki berukuran tak lazim karena jauh lebih besar dari ukuran kaki normal.
Jejak telapak kaki itu ditemukan di depan rumah Surawan (50), warga Dusun Barepan, dini hari tadi.
"Saya baru saja pulang badminton bersama anak, sampai rumah sekitar pukul 12 malam. Sampai depan rumah, saya lihat pot bunga berserakan, saya kira ada orang yang tidak suka dan membuat kerusakan," ujar Surawan ditemui di kediamannya, Kamis (28/9/2017).
Merasa janggal, Surawan bersama anaknya, kemudian mengambil senter dan melihat kerusakan yang terjadi. Tak disangka, mereka menemukan jejak kaki berukuran tidak biasa.
"Ada dua jejak kaki, satu di depan pintu samping, satunya lagi diantara pot yang berserakan," ungkap Surawan.
Ukuran kaki tersebut, diperkirakan mempunyai panjang 35 centimeter, lebar tumit 8 centimeter, lebar jari kaki 15 centimeter. Adapun kedalaman jejak telapak kaki mencapai sekitar 4 centimeter. Sedangkan jarak antara jejak satu kaki dengan lainnya sekitar 1,5 meter.
Baca Uga : Diganggu Hantu Korban Kecelakaan Motor Di Karanganom Magelang
Temuan tersebut dalam waktu singkat langsung menyebar di lingkungan Dusun Barepan. Warga yang penasaran berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk melihat secara langsung wujud jejak kaki tersebut.
Surawan dan beberapa warga menghubung-hubungkan temuan jejak itu dengan kemunculan makhluk dari dimensi lain. Surawan mengaku empat hari sebelumnya memang memotong dahan-dahan pohon mojo yang tumbuh di pekarangannya yang sudah terlalu rimbun.
"Sebelumnya sesepuh di dusun ini meminta saya dan warga untuk tidak menebang pohon mojo di pekarangan depan rumah saya. Disebutkan pohon itu ada penunggunya," jelas Surawan kepada alamisteri.com
Namun himbauan itu tidak diindahkannya karena kondisi kebun yang sudah sedemikian lebat dipenuhi rerumputan. Sementara pohon mojo yang dimaksud juga sudah terlalu rimbun dengan dedaunan.
"Akhirnya pohon mojo itu dipangkas oleh warga pada hari Minggu lalu. Tujuannya supaya kebun terlihat bersih, apalagi letaknya di pinggir jalan," lanjut Surawan yang sehari-hari bekerja di bagian loket Candi Borobudur itu.
Selang empat hari, muncul jejak telapak kaki misterius di depan rumah Surawan dengan ukuran dua kali lipat dibanding kaki manusia biasa. Jejak itu ditemukan Kamis dinihari. Dia menemukan dua jejak kaki di depan rumahnya dan pot-pot bunga berserakan di sekitarnya. Ricky Febrian September 29, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Kisah Seram Tukang Bangunan di Rumah Tua Peninggalan Belanda
Banyak sekali bangunan masa penjajahan Belanda yang masih kokoh berdiri,bahkan masih ada yang tetap dihuni sampe sekarang. Setiap bangunan yang masih berdiri selalu saja identik dengan hal mistik, bahkan semua orang mengira bangunan belanda pasti ada hantunya., saya mengira juga demikian. Ditambah dengan cerita yang satu ini, jadi menambah keyakinan, bahwa bangunan tua zaman Belanda itu memang identik dengan gaib.
Dodi adalah seorang pekerja bangunan, dia pernah mengalami kejadian misteri, disaat bertugas mengukur luas area tanah bangunan Belanda, rencananya bangunan itu mau diratakan dengan tanah dan mau dibangun plaza.
Sebelum membongkar dia ditugaskan mengukur luas tanah disekitar bangunan tua itu, selagi mengukur sudut matanya melihat ke arah bangunan tua itu, dia melihat seperti ada wanita yang berdiri Memperhatikannya, dibalik kaca kamar dilantai dua gedung itu.
Begitu dia melihat lebih jelas, wanita itu pun berpaling dan hilang. Dodi mengerutkan dahi, perasaan di gedung itu gak ada orangnya. Dodi pun beranjak menuju arah wanita itu berada, Melewati anak tangga yang melingkar hingga sampai dilantai dua. Kakinya pun melangkah ke arah kamar,dimana dia melihat wanita itu, berlahan pintu kamar itu pun dibuka,.
kreeeeettt.. !!!! loh ko gak ada Ya....
Mata Dodi melihat ke sekeliling ruangan yang kotor, perabotan tua yang berdebu diselimuti sarang laba-laba, kasur yang terbujur kaku diatas ranjang besi, dikelilingi kelambu putih. Rasa penasaran membuat Dodi masuk ke kamar, langkah kakinya membawa dirinya tepat didepan kaca saat wanita itu berdiri, Matanya melihat ke bawah dimana dia mengukur tanah tadi.
Selagi berdiri terpaku, tiba-tiba pintu kamar menutup kembali,,, bluuuugggg...!!! Dodi terperanjat kaget serentak membalikan badan menuju pintu, pikirnya mau membuka pintu, namun pintu seakan terkunci rapat, Dodi terus menarik sebisa mungkin, namun tetap pintu tak bisa dibuka, Dodi pun menggedor dari dalam dan teriak-teriak.
Duk,,,duk,,,duk,, siapa diluar, halooo...
Siapa?? Bukain dong jangan becanda....
Beberapa kali dia teriak namun tak ada juga yang menyahut...sejenak Dodi terdiam bersandar di belakang pintu. Siapa ya,,, aneh banget ,,!! perasaan ga ada orang selain aku disini, selagi termenung dia melihat ada sebuah buku dibawah ranjang, Karena rasa penasarannya dia mengambil buku itu, buku yang penuh debu itu pun diusap nya, ternyata buku itu buku Diari.
Didepan Buku diari itu tertulis pemiliknya bernama Marisa, selembar demi selembar dibuka, Dodi membaca buku diari itu. Ternyata ini kamar Marisa, gadis keturunan Belanda, Setiap kejadian dirumah itu tertulis lengkap, Marisa adalah anak selingkuhan tentara Belanda, ibunya keturunan Jawa.
Bapaknya meninggal disaat perang melawan pejuang indonesia, Ibunya juga ikut terbunuh. tinggal dirinya yang selamat. Setelah kedua orang tuanya meninggal, dia diasuh oleh pembantunya, hari-hari yang ia lalui setelah itu, hanyalah kesedihan dan penderitaan.
Diujung kata terakhir di diari itu tertulis" , selamat tinggal Dunia" aku akan menemui papah mamahku. Diduga Marisa mati bunuh diri..,,, Dodi tak sadar hampir menjelang magrib, dia masih disitu maklum membaca dekat kaca keluar, jadi agak sedikit terang, ruangan gelap pun tak terasa,dan dia masih terkunci di kamar itu, Dodi malah keasikan membaca alamisteri.com diari milik Marisa.
Setelah selesai membaca buku itu,, tiba-tiba
Pintu kamar terbuka berlahan...
Kreeeeeettttt,,,,,, !!!!!!!
Dodi terperanjat melihat ke arah pintu, ternyata memang benar pintu terbuka., segera Dodi menuju pintu dan keluar sambil membawa buku diari itu. Setelah keluar kamar baru dia sadar magrib sudah lewat dan mulai gelap, pas dia mau turun tangga, tiba-tiba sosok wanita seperti kuntilanak berjalan merayap naik ke arahnya.
Dodi mundur, tubuhnya bergetar, seumur hidup dia baru melihat penampakan seperti itu, siapa kau???
Tiba-tiba wanita itu pun menghilang, Setelah hilang Dodi kembali melanjutkan turun dengan rasa takut yang luar biasa,Dodi berjalan ketempat pengukuran tadi, semua barang dia beresin, karena memang sudah malam dan Dodi gak mungkin melanjutkan kerjanya lagi, akhirnya dia pun pulang.
Setelah sampai dirumahnya, Dodi pun disambut istrinya bernama Salma. baru pulang pa? Salma bertanya Iya bu, o ya bu tadi bapak mengalami kejadian aneh bu,,," Dodi menjawab sambil menaruh tas bawaannya.
" Aneh gimana Pa?"
" Entar aja lah bu, ceritanya panjang,,,,bapak mau mandi dulu.,,.."
"Ya udah Pa, bapak kan cape,, tuh ibu udah siapin air hangat buat bapak mandi."
"Iya bu makasih,,,"
Akhirnya Dodi pun mandi, selagi dia mandi, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu,,,tok,,,tok,,,tok...
Salma pun membukanya..
"Siapa ya?"
"Aku Marisa bu, maaf bu saya mau ngambil buku milik saya, tadi bapak meminjamnya."
"Oh iya, bentar ya, bapaknya lagi mandi, coba saya cari ditasnya, barangkali ada."
Setelah dicari ditas, ternyata ada sebuah buku, pikir Salma mungkin buku itu, lagian gak ada buku lagi selain itu, hanya ada secewir kertas corat coret bekas mengukur tanah tadi.
Serasa yakin itu bukunya Salma pun membawanya.
"Buku ini bukan neng?" tangan Salma mengangkat buku sambil bertanya,.
"Iya bu, makasih ya bu,,,!!!"
"iya neng sama-sama."
Setelah Dodi beres mandi, Salma bertanya, "Pa Marisa itu siapa?"
"Apa bu?" Dodi kaget kenapa istrinya tau nama itu.
" Jangan pura-pura kaget dong pa, ibu tau bapak pinjam buku kan dari seorang wanita cantik bule muda sexi."
" pinjam apa maksud ibu?, itu buku ada dikamar kosong bangunan belanda itu" Dodi menjelaskan.
"Terus tadi wanita namanya Marisa ngambil buku itu apa maksudnya?"
" apa buuuuu???" Dodi kaget luar biasa.
" Bu Marisa itu wanita yang ada dibuku diari itu bu, dia sudah meninggal puluhan tahun yang lalu"
" Apa Pa,,,? iiiihhh jangan bohong ahhh.. pantesan wajah dan bajunya kayak anak menir zaman dulu."
" Ibu gak bohong kan?...kenapa gak ngasih tau bapak."
"Iya bener pak, tadi bapak kan lagi mandi, daripada Dia nunggu kelamaan, ya ibu kasih aja."
" MasyaAlloh ko bisa ya,,,!!!! " Dodi kaget luar biasa, Lalu Dodi pun menceritakan semuanya pada istrinya apa yang dia alami.
" Astagfirullohaladzim,,, ko bisa ya pa?"
istrinya kaget seraya mengusap bulu kuduknya., "berarti yang tadi ambil buku itu hantu pa!!!"
Semalam Dodi ga bisa tidur kebayang kejadian sore tadi dia alami. Keesokan paginya Dodi berangkat lagi ke tempat bangunan tua itu Lagi, dia mau meneruskan pekerjaannya.
Selagi dia bekerja sesekali matanya melihat ke arah kamar itu, pikirnya siapa tau wanita yang kemarin lihatin dirinya kembali memperhatikannya., namun hingga sore wanita pun tak terlihat.
Baca Uga : Dibantai Dirumahnya Sendiri Hantu Nyonya Susan Sering Menampakan Diri Dengan Kerudung Merah Disekitar Rumah
Karena rasa penasaran sama buku diari milik Marisa, Dodi pun memutuskan untuk melihat ke kamar itu lagi. Langkah kaki terayun membawa dirinya menaiki anak tangga menuju lantai dua ,berjalan ke arah pintu kamar Marisa.
Kreeeet... pintu pun dibuka sama Dodi, Dia tak berani masuk, namun matanya tertuju langsung ke bawah ranjang dimana pertama kali dia melihat buku itu. Betapa kagetnya Dodi, nampak jelas sekali buku diari itu tergeletak dibawah ranjang, sama persis diwaktu pertama dia lihat.
"Astagfirullohaladzim kok bukunya ada disitu lagi" gumam Dodi
Selagi dia merasakan aneh, tiba-tiba ada suara tangisan, tepat di dalam toilet dibelakangnya. Dodi pun terperanjat kaget, dan langsung membalikan badan. berlahan kakinya menuju toilet itu, meninggalkan kamar Marisa yang masih terbuka, kreeetttt Dodi membuka pintu toiletnya,
Baru saja membuka pintu toilet, Bluuuukkk,,, pintu kamar Marisa tertutup sendiri,.
Astagfirulloh,,,, Dodi terhentak kaget,, membalikkan badan kembali matanya melihat ke arah kamar Marisa.
Kok nutup sendiri pintunya!! aneh,,,, !!! seraya matanya terbelalak.
Maaf kalau aku ganggu kamu ya", Dodi teriak sambil kakinya melangkah pulang turun lagi kembali ke tempat semula dia bekerja. Rasa heran terus menyelimuti pikirannya,
Wah aku harus ngopi dulu nih kayaknya...Biar agak tenang. Dodi pun mencari warung kopi, tak jauh dari bangunan itu terlihat ada warung, Dodi pun berjalan santai.
Tiba di warung itu, ada seorang lelaki tua, mungkin itu pedagangnya. "Pak ada kopi?"
" ada Den,,kopi apa?" jawab si bapak penjual kopi
" kopi hitam saja pak"
" Aden lagi ngapain di Bangunan tua itu,?" si bapak bertanya seakan sudah tau dirinya kerja disitu.
" Lagi mengukur tanah pak,.Dodi menjawab singkat"
"Ohhh,,, gitu,,,,!!! emangnya mau di bangun apa Den?." Si bapak balik nanya seraya menyajikan kopi yang Dodi pesan.
" Kata majikan saya mah mau dijadikan Plaza mang,,,,!!!"
" Ohhh.... Aden sudah tau ga, tentang rumah itu,? "
" emang kenapa mang?" Dodi bertanya matanya tertuju tajam melihat si mamang kopi seakan pengen tau apa yang si mang maksud.
Akhirnya si bapak warung bercerita tentang riwayat rumah tua itu "Rumah itu terkenal angker Den, warga disekitar sini mah sudah pada tau, disitu ada sebuah kamar, yang perabotannya masih utuh, pernah beberapa tukang rongsokan mengambil ranjangnya yang dari besi didalam kamar itu, lalu keesokan harinya lagi Ranjang itu hilang, dan kembali lagi kesitu, terus pernah juga salah satu warga mengambil lemarinya, besoknya hilang dan kembali ketempat semula., begitu dan begitu Den, makanya kamar itu utuh tak terganggu"
" Oh gitu yaa mang? pantesan saya juga mengalami hal yang sama mang, saya mengambil buku diari, maksud saya pengen menulis kisah yang terjadi dibuku itu, makanya saya bawa ke rumah. Eh pas lagi mandi, ada seorang wanita bernama Marisa mengambil buku itu"
" Iya Den, memang namanya Marisa, konon ga tau tahun berapa, dia gantung diri di toilet..mayatnya gak ada yang mengetahui hingga sampai jadi tulang pun masih tergantung. Makanya orang gak tau mayat marisa kapan meninggalnya. Pada waktu mamang masih anak-anak juga bangunan itu mah masih tetap seperti ini. gak tau kejadiannya kapan, mamang juga dengar dari ayah ,sekarang umur mamang 60 tahun"
" Oh Bapak asli orang sini ya.?"
"iya Den mamang orang sini."
Dari kejadian itu Dodi hanya sebatas mengukur tanah, setelah selesai dia tak ikutan membongkarnya, alasan sama majikannya mau pulang kampung sebulan. Beberapa minggu kemudian Dodi mendengar banyak pekerja yang meninggal, karena kecelakaan secara misterius disaat pembongkaran gedung itu. Ricky Febrian September 29, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia































