Misteri Tangisan Arwah Wanita Yang Ditinggal Kekasihnya
Di Kawasan Kastil “Dal Pozzo,” ada satu menara tinggi yang dihantui oleh desah tangisan di tengah malam dan sosok bayangan yang mengintai. Namanya Barbara. Sudah lebih dari 500 tahun dan ia masih menangisi cintanya yang hilang.
Kekasihnya adalah seorang kapten bernama Matteo yang ditugaskan ke istana ini pada tahun 1467 untuk membantu Duke Milan mempertahankan wilayah ini yang dilanda pertempuran. Barbara, seorang gadis yang terkenal dengan kecantikan dan kebaikannya telah dijodohkan dengan tetangga mereka oleh ayahnya dalam rangka mengeratkan ikatan politik.
Namun Matteo adalah cinta sejatinya. Begitu melihat kecantikan Barbara, Matteo langsung jatuh hati. Rupanya rasa itu tidak bertepuk sebelah tangan. Kedua insan ini memadu hati di koridor luas kastil ini. Mereka akhirnya berjanji untuk sehidup semati.
Baca Uga : Misteri Nyata Penampakan Hantu di Sebuah Bank
Saat kepergian Matteo semakin dekat, Barbara menyusun rencana untuk ikut pergi bersama Matteo. Namun, ayah Barbara menyadari bahwa akan ada masalah. Ia mengancam Barbara. Ia meminta Barbara untuk melupakan Matteo dan mengunci Barbara di menara kastil. Matteo akhirnya harus berangkat dan dibuang ke Prancis. Di sana, ia menikahi wanita lain.
Baca Uga : Misteri Rintihan Arwah Korban Tabrakan Bus Mira di Tempuran Ngawi
Barbara tak pernah tahu hal itu, dan terus menunggu janji kekasihnya untuk kembali. Hari berganti pekan dan bulan, Barbara menolak untuk keluar dari menara, tak mau makan, dan bahkan tak mau menemui ibundanya sendiri. Kemudian ia meninggal dalam rasa putus asa.
"Konon banyak yang melihat bayangan mengintip dari jendela, seperti ada yang memandang ke arah danau. Orang meyakini bahwa itulah arwah si cantik Barbara yang masih bergentayangan di Menara Kastil untuk mencari cintanya yang tak pernah kembali," kata Aimone dal Pozzo, tuan rumah di kastil tersebut. Ricky Febrian February 03, 2018 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Nyata Penampakan Hantu di Sebuah Bank
Sebuah video penampakan hantu cilik di sebuah bank di Lima, Peru, membuat gempar warganet. Sesosok hantu cilik tersebut terekam kamera smartphone salah seorang karyawan bank.
Video tersebut berawal ketika seorang karyawan bank sedang berbincang bersama karyawan lainnya dalam sebuah ruangan. Dalam video terlihat pria yang merekam menggunakan smartphone berada di belakang kerabatnya yang sedang duduk di bangku dan satu lagi sedang bersandar di meja membelakangi pintu. Tiba-tiba dalam video terlihat sosok anak kecil seperti sedang berlari di luar.
"Aku baru saja melihat ada anak kecil lewat", kata pria tersebut kepada kerabatnya.
Baca Uga : Misteri 7 Tempat Angker di Indonesia yang Pernah Menyesatkan Kendaraan dan Penumpangnya
Awalnya teman-temannya berpikir itu hanya lelucon. Namun pria yang merekam video tersebut tampak ketakutan dan langsung mengecek keadaan di luar untuk memastikan di sana ada anak kecil sungguhan, ternyata hasilnya nihil.
Dilansir Mirror, ternyata kejanggalan juga terlihat di rekaman cctv bank tersebut. Pintu masuk terekam terbuka sendiri meski tak ada orang yang masuk.
Hal ini menguatkan fakta sosok yang terekam oleh karyawan bank tadi merupakan hantu. Banyak orang yang percaya akan hal itu, meski tak sedikit pula yang mengatakan bahwa video tersebut hanya rekayasa. Ricky Febrian February 03, 2018 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Pemandu Lagu Berwajah Setan Ditempat Karaoke Probolinggo Terjawab Sudah
Ada kejadian aneh saat Polres Probolinggo melakukan razia tempat hiburan malam pada Jumat (29/12/2017) malam. Hasil jepretan salah satu polisi menunjukkan penampakan wajah rusak atau buruk rupa seperti hantu pada salah seorang pemandu lagu.
Foto itu baru diketahui setelah gelaran razia tersebut selesai. Foto diambil di tempat karaoke Pop City. Kasat Narkoba Polres Probolinggo AKP Dodik Wibowo membenarkan ada foto aneh tersebut.
"Foto itu asli, tidak ada rekayasa. Diketahui saat anggota melihatnya seusai razia. Penampakannya seperti kuntilanak. Saya juga heran kok hasil fotonya tak sesuai dengan wajah Pemandu lagu," ujar Dodik kepada detikcom, Sabtu (30/12/2017).
Foto tersebut diambil oleh Bripda Mokhamad Hasan Al Hafiz, anggota Reskoba Polres Probolinggo. Hasan mengaku kaget saat melihat hasil foto tersebut seusai razia.
"Saya yang mengambil foto. Saya juga kaget, kok bisa seperti itu. Pemandu lagu itu wajahnya rusak. Padahal aslinya wajahnya ya biasa saja," ujar Hasan.
Dalam foto itu terlihat dua polisi berpakaian batik dan berjaket hitam sedang memeriksa dua identitas pemandu lagu yang sedang duduk di sofa. Satu pemandu lagu mengenakan baju merah sementara satunya mengenakan baju bergaris-garis.
Wajah pemandu lagu yang rusak dan buruk rupa seperti hantu adalah pemandu lagu yang mengenakan baju merah. Dia tak menutupi mukanya sama sekali dan wajahnya dengan jelas terjepret kamera. Sementara pemandu lagu satunya tampak menutupi mukanya.
Ini pengakuan YD, wanita pemandu lagu yang fotonya viral mengaku menggunakan jaket rajut yang diambil dari tas untuk menutup muka saat difoto petugas kepolisian.
"Iya mas, saya menutupi wajah dengan jaket itu, karena muka saya takut ketahuan keluarga. Jadinya saya malu mas," kata YD (20), saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (2/1/2018).
Dalam percakapan dengan detikcom, YD mengaku jika pascafoto mirip hantu beredar luas, dirinya dipanggil Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal untuk diklarifikasi.
Baca Uga : Pemancing di Tanjung tembaga Sering Didatangi Hantu Wanita
Bahkan, saat itu kapolres juga meminta dirinya untuk memperagakan dirinya menutup muka dengan jaket rajut saat akan difoto.
"Saat diklarifikasi, saya katakan sebenarnya apa yang terjadi kala operasi itu," ujar ibu 1 orang anak itu.
Ada kejadian aneh saat Polres Probolinggo melakukan razia tempat hiburan malam pada Jumat (29/12/2017) malam. Hasil jepretan salah satu polisi menunjukkan penampakan wajah rusak atau buruk rupa seperti hantu pada salah seorang pemandu lagu.
Foto itu baru diketahui setelah gelaran razia tersebut selesai. Foto diambil di tempat karaoke Pop City. Kasat Narkoba Polres Probolinggo AKP Dodik Wibowo membenarkan ada foto aneh tersebut.
"Foto itu asli, tidak ada rekayasa. Diketahui saat anggota melihatnya seusai razia. Penampakannya seperti kuntilanak. Saya juga heran kok hasil fotonya tak sesuai dengan wajah Pemandu lagu," ujar Dodik kepada detikcom, Sabtu (30/12/2017).
Foto tersebut diambil oleh Bripda Mokhamad Hasan Al Hafiz, anggota Reskoba Polres Probolinggo. Hasan mengaku kaget saat melihat hasil foto tersebut seusai razia.
"Saya yang mengambil foto. Saya juga kaget, kok bisa seperti itu. Pemandu lagu itu wajahnya rusak. Padahal aslinya wajahnya ya biasa saja," ujar Hasan.
Dalam foto itu terlihat dua polisi berpakaian batik dan berjaket hitam sedang memeriksa dua identitas pemandu lagu yang sedang duduk di sofa. Satu pemandu lagu mengenakan baju merah sementara satunya mengenakan baju bergaris-garis.
Wajah pemandu lagu yang rusak dan buruk rupa seperti hantu adalah pemandu lagu yang mengenakan baju merah. Dia tak menutupi mukanya sama sekali dan wajahnya dengan jelas terjepret kamera. Sementara pemandu lagu satunya tampak menutupi mukanya.
Misteri foto pemandu lagu rumah karaoke di Probolinggo yang mirip hantu terjawab sudah. YD, pemandu lagu yang fotonya viral mengaku menggunakan jaket rajut yang diambil dari tas untuk menutup muka saat difoto petugas kepolisian.
"Iya mas, saya menutupi wajah dengan jaket itu, karena muka saya takut ketahuan keluarga. Jadinya saya malu mas," kata YD (20), saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (2/1/2018).
Dalam percakapan dengan detikcom, YD mengaku jika pascafoto mirip hantu beredar luas, dirinya dipanggil Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal untuk diklarifikasi.
Bahkan, saat itu kapolres juga meminta dirinya untuk memperagakan dirinya menutup muka dengan jaket rajut saat akan difoto.
"Saat diklarifikasi, saya katakan sebenarnya apa yang terjadi kala operasi itu," ujar ibu 1 orang anak itu. Ricky Febrian January 22, 2018 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Ular Sanca yang Ditemukan di Danau Sunter Jakarta Utara
"Memang di sana kan dikenal mistisnya oleh warga sekitar. Lalu dilepas lagi di situ juga. Jadi ada di Danau Sunter Selatan 1 ada pulau ya. Kalau orang di situ dikeramatkan. Jadi anak-anak melepas kembali," kata Kepala Satuan Pelaksana Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Pemkot Jakarta Utara Lambas Salingging saat dihubungi detikcom, Sabtu (20/1/2018).
Selain cerita mistis yang berkembang di masyarakat sekitar, petugas juga merasa heran karena ular yang berdiameter badannya lebih dari 15 sentimeter itu tak melakukan perlawanan.
Ular tersebut hanya diam saat diangkat dari permukaan danau.
"Makanya anak-anak (petugas) heran. Saat ditangkap tak melakukan perlawanan. Di situ mereka merasa aneh," ujar Lambas.
Dia mengatakan para petugas di lapangan juga merasa heran karena di Danau Sunter 1 tersebut selalu ramai. Selain berkegiatan di danau, warga banyak berkumpul pada sore hari untuk memancing.
"Justru karena itu, waduk yang begitu ramai kok masih ada ular besar. Biasanya kan kalau ada ular besar itu hidupnya di rawa, di sawah, atau di hutan," imbuhnya.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar Danau Sunter bernama Herman menuturkan pengalamanya saat mancing di Danau Sunter bersama temanya.
Baca Uga : Kisah Mistis di Danau Sunter Jakarta
"Dulu saya bawa temen, dia orang 'pinter'. Begitu saya ajak dia mancing di deket pulau, dia ngomong di depannya itu kan tempatnya istana buaya putih. Yah, dia ngomong ya udah saya nggak jadi mancing, langsung pulang," ujar Herman, saat ditemui di Danau Sunter, Jakarta Utara.
Warga lain yang tinggal disekitar Danau Sunter juga menceritakan kisah mistis yang kerap terjadi di Danau Sunter
"Pernah dijadikan tempat pembuangan mayat sehabis dibunuh. Pernah juga melihat metromini tercebur danau tanpa sebab, hingga adanya beberapa warga yang mengalami kesurupan," cerita Sadam warga sekitar danau sunter, yang mencoba mengenang kembali peristiwa mengerikan tersebut.
Ular sanca ini ditemukan pada Jumat (19/1) kemarin. Saat itu UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta tengah membersihkan danau secara rutin. Ricky Febrian January 20, 2018 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Wanita Jadi Batu di Gua Thang Raya Kalimantan Barat
Gua Thang Raya di Sanggau tak hanya menampilkan sisi eksotis. Namun juga penuh misteri. Gua Thang Raya tersebut berada di Dusun Pemodis, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat
Bagian dalam gua batu ini rupanya cukup luas. Di dinding-dindingnya berbatu, dengan beberapa sisi atapnya berbatu besar sehingga jalanan yang dilewati ke dalam cukup sempit. Akar-akan pohon juga ada yang menggantung di langit-langit, di sela-sela batu.
Yupinus Gius warga asli Dusun Pemodis bercerita. Yang pertama soal dahulu gua ini dihuni oleh penduduk asli setempat. Bebatuan yang di sana pun ada yang dulunya digunakan sebagai meja makan dan kebutuhan lainnya. Kemudian ada bencana hujan batu, angin ribut melanda. Namun belum ada informasi pasti kapan bencana berlangsung.
Baca Uga : Mobilku Menabrak Anjing Jadi-jadian Di Hutan Jati
Kemudian Yupius menunjuk sebuah baju yang terletak di salah satu sudut gua. Batu ini cukup besar dengan permukaan yang tidak rata. Konon batu tersebut dulunya adalah seorang wanita hamil. Sebelum sepenuhnya menjadi batu, ia ditemukan saat hanya setengah bagian tubuh saja yang telah membatu, setengahnya masih normal.
"Waktu itu masih segini badan tangan sudah batu. Maniknya (kalung) masih ada," ujar Yupius.
Setiap hari penduduk di perkampungan yang tak jauh dari gua datang membawakan makanan. Hingga akhirnya wanita setengah batu itu mengatakan kalau mungkin penduduk sudah jemu memberi makan setiap hari, bisa memutuskan kalungnya agar ia sepenuhnya menjadi batu.
"Lama kelamaan bilang dengan orang kampung, kalau memang sudah jemu ngasih makan, ngasi apa-apa dengan saya, putuskan manik saja langsung jadi batu. Dah itu orang kampung pun nggak pernah ngasi makan ke sini," jelasnya.
Selain wanita yang telah menjadi batu itu, konon ada pula kucing peliharaan penduduk di gua yang menjadi batu. Percaya tak percaya, cerita inilah yang beredar di penduduk setempat. Ricky Febrian January 17, 2018 New Google SEO Bandung, Indonesia
Mobilku Menabrak Anjing Jadi-jadian Di Hutan Jati Balapulang Slawi
Peristiwa ini terjadi 2 tahun lalu dibulan Juli. Aku dan dua orang teman pergi mengunjungi teman masa SMA kami, yang bernama Agus, yang tinggal di daerah pedesaan Balapulang Slawi, Desa tempat tinggal teman kami banyak melewati hutan jati, berjarak satu jam lebih dari kota Slawi, Tegal.
Kami bertiga dijamu dengan suguhan istimewa, kita ngobrol mengenang saat indah masa SMA dulu hingga larut malam, dan aku serta teman-temanku memutuskan untuk pulang. Dewi, salah satu temanku, tertidur di kursi depan (mungkin terlalu capek), Puguh temanku yang lain, duduk di kursi belakang sambil memainkan game di ponsel, Aku, tentu saja, kebagian tugas mengemudi.
Ketika, mobil kami melewati jalanan gelap yang diapit deretan pepohonan hutan jati. Awal masuk hutan jati semuanya baik-baik saja, suasananya tenang, kecuali suara deruman mobil Avanza dan radio yang disetel dengan volume rendah. Mendadak, mobil Avanzaku berguncang keras, seolah aku menabrak sesuatu. Puguh memekik, tapi Dewi masih saja tertidur. Aku langsung menginjak rem sampai mobil avanza berhenti mendadak. Sambil bernapas keras-keras, aku berteriak
"apa yang terjadi!?"
Puguh melongok keluar lewat jendela dan mendesah kaget, dan berseru bahwa aku menabrak seekor anjing. Aku melongok lewat jendela, dan benar saja, seekor anjing terbaring beberapa meter di belakang mobil avanzaku. Puguh yang dikenal penyayang binatang, agak kesal memarahiku.
Ia sudah akan membuka pintu untuk menolong anjing itu, namun aku menghentikannya. Setelah kekagetanku pudar, aku mulai merasa ada yang tidak beres. Aku bukannya mau menyombong, tapi aku menganggap diriku pengemudi yang cukup baik. Mataku selalu memerhatikan jalan, dan aku ingat aku tidak melihat anjing di jalanan. Oke, memang saat itu gelap, tapi aku tidak melihat ada anjing yang tersorot cahaya lampu mobilku sebelum aku menabrak.
Aku mengamati anjing itu lagi, hanya dibantu penerangan lampu belakang mobilku. Anjing itu cukup besar, mungkin jenis golden retriever. Satu hal membuatku tertarik: ekor anjing itu bergoyang-goyang. Aku bukan ahli hewan, tapi aku yakin hal terakhir yang akan dilakukan seekor anjing yang tertabrak mobil adalah menggoyang-goyangkan ekornya. Setelah berpikir-pikir, aku memutuskan menginjak gas dan ngebut pergi.
Puguhi memaki-makiku dan menyuruhku kembali, tapi aku bilang ada yang tidak beres. Ia masih marah, tapi langsung terdiam ketika menoleh ke jendela belakang.
"Apa-apaan itu...?" Tanyanya dengan suara gemetar.
Baca Uga : Kisah Misteri Nama Nina Dalam Lagu Nina Bobo
Aku melihat ke belakang lewat spion mobil. Walaupun gelap, aku bisa melihat bayangan tiga sosok berbadan besar keluar dari sela-sela pepohonan di pinggir jalan. Anjing itu sekarang berdiri dan melompat-lompat gembira. Ketiga sosok itu berdiri di tengah jalan dan memerhatikan kami saat aku memacu mobilku makin jauh. Puguh dan aku tidak bicara selama perjalanan pulang.
Baru beberapa hari kemudian aku dan Puguh kembali main kerumah Agus, kami menceritakan pengalaman saat pulang dari rumahnya, saat Agus bertanya lokasi dimana kejadian tersebut, ia terdiam dan kaget waktu aku beritahu lokasinya.
Penasran atas perubahan sikap Agus membuat kami penasaran dan bertanya penuh selidik.
" kowen kenang apa gus, bisane kayong keweden" (kamu kenapa gus, kok kaya ketakutan).
Sesaat Agus diam dan memandang kami bergantian, sambil menghela nafas ia kemudian menjawab.
"untung baelah kowen ora sampe mudun sing mobil, bisa pada ora slamet kabeh" (untung saja kalian enggak turun dari mobil, bisa celaka kalian semua).
Kemudian Agus menceritakan keangkeran hutan jati yang kami lewati, kalau disana sering terjadi penampakan dan membuat kendaraan menabrak karena sopirnya kaget dan ketakutan. Bahkan ada kejadian seorang tamu dari warga tetangga desa, meninggal tidak wajar, mobil mereka menabrak sesuatu, karena penasran salah satu penumpangnya turun dari mobil dan melihat kebelakang mobil, setelah orang tadi kembali masuk kedalam mobil, orang tersebut hanya diam dengan wajah pucat pasi seperti ketakutan yang amat sangat.
Bahkan saat ditanya kerabatnya yang tetap duduk di mobil, dia hanya diam dengan sorot mata ketakutan, setelah sampai dirumah orang tersebut tiba-tiba kejang-kejang dan meracau tidak karuan selama setengah jam, karena ketakutan keluarganya mebawa orang tersebut ke rumah sakit terdekat. belum sampi rumah sakit orang tersebut meninggal duni.
Mendengar cerita Agus, Kami jadi merinding ketakutan, kemudian pamit pulang sebelum gelap. Satu hal yang tak kupahami: bagaimana caranya mereka membuat mobilku berguncang? Tapi yang pasti, aku masih bergidik membayangkan apa yang akan terjadi pada kami jika kami keluar dari mobil malam itu. Ricky Febrian January 12, 2018 New Google SEO Bandung, Indonesia
Kisah Misteri Nama Nina Dalam Lagu Nina Bobo
Lagu nina bobo dengan bait sederhana yang di gunakan banyak orang tua untuk mengantar tidur anak-anaknya. Keliatan tidak ada yang ganjil dari lagu itu.
Tetapi pernahkah anda coba bertanya pada seseorang tentang siapakah gadis bernama Nina dari lagu tersebut? Beberapa dekade setelah kedatangan Cornelis de Houtmen di Banten, warga negara Belanda dari berbagai kalangan sudah memenuhi pulau Jawa dan pulau-pulau lainnya.
Alkisah seorang gadis belia asal Belanda bernama Nina Van Mijk. Gadis yang berasal dari keluarga komposer musik klasik sederhana yang menetap di Nusantara untuk memulai hidup baru karena terlalu banyak saingan musisi di Belanda. Hidup Nina berjalan normal seperti orang-orang Belanda di Nusantara pada umumnya, berjalan-jalan, bersosialisasi dengan penduduk pribumi, dan mengenal budaya Nusantara.
Kedengaran indah memang, tapi semenjak kejadian aneh itu keadaan menjadi berbanding terbalik. Kejadian aneh itu terjadi pada suatu malam badai, petir tak henti-hentinya saling bersahutan.
Dari dalam kamarnya Nina menjerit keras sekali, di ikuti suara vas bunga yang terjatuh dan pecah. Ayah, ibu serta pembantu keluarga Nina mengambur kedalam kamar Nina. Pintu terkunci dari dalam, akhirnya pintu itu di dobrak oleh ayah Nina.
Dan satu pemandangan mengerikan di saksikan oleh keluarga itu, terlihat di ranjang tidur Nina melipat tubuhnya kebelakang persis dalam posisi kayang merayap mundur sambil menjerit-jerit dan sesekali mengumpat-ngumpat dengan bahasa Belanda.
Rambutnya yang lurus pirang menjadi kusut tak keruan, kelopak matanya menghitam pekat. Itu bukan Nina, itu adalah jiwa jahat yang bersemayam di tubuh Nina, Nina kerasukan.
Sudah seminggu berlalu semenjak malam itu, Nina di pasung di dalam kamarnya. Tangannya di ikat dengan seutas tambang. Keadaan Nina kian memburuk, tubuhnya semakin kurus dan pucat.
Sang Mama hanya bisa menangis tiap malam ketika mendengar Nina menjerit-jerit. Ayah Nina tidak tahu harus berbuat apa karena kejadian aneh seperti ini tidak pernah di duganya. Karena putus asa dan tidak tahan melihat keadaan anaknya, ayah Nina pulang ke Belanda sendirian meninggalkan anak dan istrinya di Indonesia.
Baca Uga : Misteri Hantu Penunggu Kamar 66
Pembantu rumanya pun pergi meninggalkan rumah itu karena takut. Tinggalah Nina yang di pasung dan Ibunya di satu rumah tak terurus. Kembali lagi pada satu malam badai, namun aneh, kala itu terdengar Nina tidak lagi menjerit-jerit.
Kamarnya begitu hening. Perasaa ibu Nina bercampur aduk antara bahagia dengan takut. Bahagia bila ternyata anaknya sudah sembuh, tetapi takut bila ternyata anaknya sudah meninggal Ibu Nina mengintip dari sela-sela pintu kamar Nina, dan ternyata Nina sedang duduk tenang di atas ranjangnya.
Tak berkata apa-apa tapi sesaat kemudian dia menangis sesengukan. Ibu Nina langsung masuk kedalam kamarnya dan memeluk Nina erat-erat dan melepas tali tambang yang melilit tangannya. Sambil menangis,
Nina berkata “Ibu aku takut”.
Lalu ibunya menjawab sambil menangis pula “Tak apa nak, Ibu ada disini. Kamu tidak perlu takut lagi. Ayo kita makan bersama”.
“Aku tidak lapar, tetapi bolehkah aku meminta sesuatu?”.
“Apapun nak, apapun”.
“Aku ngantuk, rasanya aku akan tertidur sangat pulas. Mau kah ibu nyanyikan sebuah lagu pengantar tidur untuk ku?”
Baca Uga :Misteri Ular Berkepala Manusia Yang Pernah Menggegerkan
Ibu Nina terdiam, agak sedikit tidak percaya dari apa yang di dengar anaknya. Tapi kemudian ibu Nina berkata sambil mencoba tersenyum.
“Baiklah, ibu akan menyanyikan sebait lagu”.
Saya yakin anda sudah tahu lagu apa yang di nyanyikan oleh Ibu Nina. Setelah sebait lagu itu Nina terlelap damai dengan kepala di pangkuan ibunya, wajah anggunnya telah kembali. Ibu Nina menghela nafas lega, anaknya telah tertidur pulas.
Tapi Nina tidak bergerak sedikit pun, nafasnya tidak terdengar, denyut nadinya menghilang, aliran darahnya berhenti. Nina telah tertidur benar-benar lelap untuk selamanya dengan sebuah lagu ciptaan ibunya sebagai pengantar kepergian dirinya setelah berjuang melawan penderitaan.
Konon katanya ketika anda menyanyikan lagu ini untuk pengantar tidur anak, anak anda yang masih bayi, tepat ketika anda meninggalkan kamar tempat anak anda tertidur. Nina akan datang ke kamar anak anda dan membuat anak anda tetap terlelap hingga keesokan paginya dengan sebuah lagu.
Berikut adalah lirik lagu nina bobo:
“Nina bobo oh nina bobo
Kalau tidak bobo digigit nyamuk
Nina bobo oh nina bobo
Kalau tidak bobo digigit nyamuk”.
Kisah dan lagu nina bobo ini di angkat menjadi sebuah judul sebuah film horor (Oo Nina Bobo), tentang seorang anak mengalami gangguan mental karena seluruh keluarganya mati di rumah. Dia yakin kalau keluarganya di bunuh oleh setan. 5 tahun kemudian seorang dokter bermaksud melakukan terapi dengan membawa anak itu kembali ke rumahnya. Ricky Febrian January 10, 2018 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Hantu Penunggu Kamar 66
Seorang wanita Jepang sedang berlibur di Amerika dan memutuskan menginap di sebuah hotel murah untuk menghemat uangnya.
Saat ia tiba di kamarnya, ia menyadari bahwa ia berada di kamar 66 di lantai ke-6. Secara teknis, kamarnya bernomor 666.
Ia bergidik ngeri. Namun ia berpikir, ini semua pasti kebetulan. Ia pun tak terlalu memikirkannya dan pergi mandi.
Beberapa saat kemudian terdengar suara ketukan di pintu kamarnya.
Ia keluar dari kamar mandinya dan mengenakan jubah mandi putih bertudung yang sudah disiapkan di hotel tersebut bagi tamunya.
Ia membuka kamarnya, namun tak ada seorangpun di luar kamarnya.
Iapun menutup kembali kamarnya dan berganti pakaian. Kembali terdengar ketukan di pintu kamarnya.
Ia membuka kamarnya dan melihat seorang gadis kecil memakai jubah mandi bertudung yang sama persis seperti yang tadi ia pakai. Hanya warnanya merah.
“Ada yang bisa saya bantu? Dimana orang tuamu?”
Ia melihat bahwa gadis kecil bertudung merah itu tampak habis menangis.
“Orang Tua saya terkunci di luar kamar. Anda bisa membantu saya?”
Wanita itu memutuskan untuk membawa gadis itu ke resepsionis. Kasihan, pikirnya. Gadis itu tampak kebingungan.
Dalam perjalanan ke resepsionis, ia bercakap-cakap dengan gadis itu.
“Siapa namamu?”
Gadis itu tak menjawab.
Mungkin gadis ini sudah diajari oleh orang tuanya untuk tidak bercakap-cakap dengan orang asing, pikir wanita itu.
Ia bertanya lagi.
“Apa kamarmu di lantai ini juga?”
Gadis itu mengangguk.
Akhirnya mereka sampai di depan meja resepsionis.
“Bisa anda bantu gadis kecil ini? Ia terkunci di luar kamarnya.”
Resepsionis itu melongok, “Gadis yang mana?”
“Gadis berjubah merah ini ...”
Namun ketika wanita itu menoleh, tak ada seorang pun di sana.
Baca Uga : Misteri Ular Berkepala Manusia Yang Pernah Menggegerkan
“Aneh, ia tadi di sini. Katanya ia menginap di lantai 6, sama seperti saya.”
“Lantai 6?” resepsionis itu tampak heran, “Namun hanya anda tamu yang menginap di lantai 6.”
“Tapi tadi ada gadis yang memakain jubah mandi bertudung warna merah ...”
Resepsionis itu menghela napas, “Anda sudah bertemu ‘dia’ rupanya.”
“Dia siapa?”
“Dahulu pernah terjadi sebuah tragedi di hotel ini. Kami tak suka membicarakannya, namun karena anda sudah melihat ‘dia’, apa boleh buat. Dahulu ada sepasang suami istri menginap di lantai 6 bersama anak perempuannya. Mereka menginap di kamar 66, sama seperti anda. Namun mereka berdua bertengkar dan sang suami menembak istrinya. Ia lalu membunuh anaknya sendiri. Saat itu, anak itu memakai jubah mandi putih yang langsung berwarna merah karena terkena darahnya. Tapi pria itu tetap tak puas. Ia mengisi senjatanya dan mulai menembaki semua orang di hotel ini, karyawan dan para tamunya.”
Napas wanita itu terasa terhenti karena ketakutan. Namun cerita sang resepsionis ternyata belumlah selesai.
Resepsionis itu lalu berbalik dan menunjukkan lubang merah di punggungnya.
“Lihat, di sini ia menembakku.” Ricky Febrian January 08, 2018 New Google SEO Bandung, Indonesia
Hantu Penunggu Tiang Listrik
Bukanya mau numpang tenar dengan kejadian yang lagi viral di Negara kita, Tentang musibah yang menimpa tiang listrik karena ditabrak oleh Setya Novanto. Cuma jadi keinget cerita teman blogger yang ketemu hantu tiang listrik.
Kejadian ini udah sekitar 1 tahunan lalu, jadi waktu itu Adi ada acara buat ngelayat kerumah teman (nama temanya Soni)karena ayahnya meninggal. sebenernya Adi udah pernah main kerumahnya Soni sekitar 3 kali lah.
jarak rumahnya Soni sama rumah Adi lumayan jauh, Adi diujung utara Kota dia diselatan, Berangkat dari rumah habis Isya, baru sekitar 10 menit perjalanan gerimis udah mulai turun, berhubung gak bawa jas hujan dan takut gerimis semkain deras, Adi semakin mempercepat laju motornya. Untungnya yampe rumah Soni gerimis masih kecil sama kaya waktu berangkat.
Dirumah Soni udah cukup ramai dengan para pelayat, tapi Soni sama Mamanya masih perjalanan pulang dari Rumah Sakit menjemput almarhum, akhirnya Adi ngobrol-ngobrol sama pelayat lainya. Dan gerimis semakin besar berganti hujan, sekitar Jam 11 malam, Ambulance yang membawa jenazah Ayah Soni sampai dirumah duka, Setelah ikut bantuin dan ngborol sama soni sambil nungguin Hujan sedikit reda jam 1.30 malam Adi pamit pulang.
Baca Uga : Deretan Hantu Penunggu Toilet Paling Menyeramkan
karena dijalan sepi Adi rada ngebut juga jalannya, gak mau kejadian ketempelan karena jalan pelan-pelan. Pas ngelewatin perkampungan ada beberapa bapak-bapak yg lagi begadang ngeronda. Saat mau nglewati perempatan jalan motor adi pelan takut ada kendaraan lain yang lewat, diujung perempatan ada tiang listrik dan pos satpam, pasti semua tau kan satpam yg suka bunyiin tiang listrik buat ngasih tanda kalo udah jam berapa.
Setelah perempatan ada tikungan yang yang lumayan tajam, Adi ngedenger ada yg bunyiin tu tiang listrik, tapi wktu itu pas di awal belokan bunyi sekali (belom ngeh) pas udah di tengah belokan bunyi sekali ( belom ngeh juga) pas udah di akhir belokan bunyi lagi (baru berentiin motor). kenapa? adi berenti, karena bunyi tu tiang listrik terasa banget ada dibelakang adi, kaya ngikuti dan pas liat kebelakang ga ada siapa2.
Saat motor mau jalan lagi bunyi tiang listrik dipukul tersa banget persis dibelakang adi, bingung, penasaran dan campur takut adi nengok lagi kebelakang, dddeeeggg ternyata tuh tiang listrik udah ada dibelakang adi, tanpa pikir panjang motor digas kenceng sampai rumah.
paginya di tempat kerja adi cerita sama teman-temanya tentang kejadian semalam, kata mereka emang ada Hantu tiang listrik, kata teman adi lagi "biasanya yang jadi hantu tiang listrik korban maut karena menabrak tiang listrik".
Kisah Misteri Nyata Buaya Mengantar Jenazah
Video Misteri buaya mengantar jenazah(kisah nyata)
Serangan buaya terhadap Syarifuddin (40), warga Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur bikin geger masyarakat. Beberapa saat setelah disambar, jenazah pria malang tersebut diantar tiga buaya ke tepian sungai. Yang lebih membuat heran warga, tubuh Syarifuddin tak dicabik apalagi rusak.
Kapolsek Talisayan Iptu Faisal Hamid menceritakan, saat kejadian korban tengah mandi bersama rekannya, Abdullah, Selasa (18/7).. Di tengah kegiatan itu, Syarifuddin sempat menyeberangi sungai menangkap kerang kijing.
"Begitu dia mau kembali dari seberang sungai, tiba-tiba muncul buaya dan menyambar korban. Abdullah ini panik, langsung lapor ke warga kampung," ujar Faisal.
Polisi kemudian melakukan pencarian. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa berjarak sekitar 500 meter dari lokasi awal.
Temuan korban tersebut juga terlihat dalam video dari warga yang berada di lokasi. Di dalam rekaman berdurasi 5 menit 10 detik, evakuasi jenazah tidak dilakukan warga melainkan oleh tiga buaya. Tubuh korban diantar ke tepian sungai.
"Korban seperti diantar oleh buaya ke permukaan sungai. Ada tiga buaya yang mengantarnya. Satu menggigit bagian tubuh korban, 2 buaya lain ada di samping kiri dan kanannya, seperti mengawal," ungkap Faisal.
"Tubuh korban tidak luka robek, cuma ada beberapa luka di badan, mungkin bekas gigitan ya. Kita tidak bahas lebih jauh kenapa bisa begitu (sedikit luka dan di antar 3 buaya). Yang jelas, jasadnya sudah ditemukan ya," tambah Faisal.
"Seperti diantar buaya, kemudian tersangkut bambu di tengah sungai. Jadi 3 buaya itu langsung berenang dan menghilang di bawah permukaan air," terangnya lagi.alamisteri.com
Kawasan sungai itu menurut Faisal, memang merupakan habitat buaya jenis muara. Warga memilih mandi di sungai, lantaran fasilitas air bersih, tidak sampai ke kampung mereka.
"Jadi memang warga seperti biasa mandi di sungai. Perlu ada peraturan kampung atau peringatan, jangan mandi di sungai. Supaya kejadian ini tidak terulang lagi ya," demikian Faisal.
Bagi sebagian warga setempat, kejadian jenazah warga diantar tiga buaya itu kental dengan aroma mistis. Mengingat sudah rahasia umum sungai-sungai di pedalaman Kalimantan, banyak dihuni buaya muara yang terkenal ganas.
Warga percaya buaya-buaya itu tidak sekadar hidup di alam liar, melainkan juga menjadi peliharaan warga. Sang predator pun muncul ke permukaan, sekadar untuk meminta makan.
Seperti di sungai-sungai yang mengalir di Kecamatan Talisayan, kabupaten Berau. Tidak sedikit dijumpai buaya, berenang di permukaan, di tengah permukiman padat penduduk.
"Setiap Jumat, pas Salat Jumat, itu buaya di sekitar sungai di sini, muncul berenang di permukaan. Saya juga melihat dengan mata kepala saya sendiri," kata Nurbayah, warga Talisayan saat berbincang bersama merdeka.com, Kamis (20/7).
Baca Uga : Legenda Gunung Kelud dan Buaya Putih Penunggu Kawah Kelud
"Saya sempat heran, ada warga yang duduk bawa sesajen, di depannya ada buaya. Setelah diberi sesajen, buaya itu kembali berenang di bawah permukaan sungai," ujarnya.
Kabar warga kampung tetangga, di kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan, Syarifuddin yang tewas disambar buaya, ramai menjadi perbincangan. Apalagi jasad Syarifuddin ternyata 'dikembalikan' oleh tiga buaya.
"Kalau sudah memakan korban seperti itu, biasanya buaya itu harus dicari dan dibunuh. Begitu kira-kira kepercayaan warga di sini," terangnya.
Sementara, Gunawan (35), warga Biatan, yang juga menjadi saksi mata upaya pencarian Syarifuddin juga ikut menyaksikan kejadian langka, jasad korban justru diantar oleh buaya.
"Iya, percaya tidak percaya, tapi kenyataannya saya dan warga lain juga melihatnya dengan mata saya sendiri. Itu benar-benar terjadi," kata dia.
Usai Syarifuddin dikabarkan hilang disambar buaya, Selasa (18/7), pencarian pada malam harinya tidak membuahkan hasil, warga memutuskan untuk menggunakan jasa pawang buaya.
Sang pawang, bukan dari Talisayan maupun Biatan, melainkan dari kecamatan lain, yang lokasinya cukup jauh. "Didatangkan dari Sambaliung, buat membantu pencarian korban," sebutnya.alamisteri.com
"Benar tidaknya buaya itu mengantar jasad korban ke tengah kerumunan warga dengan melibatkan pawang, itu tergantung dari persepsi masing-masing ya. Tapi nyatanya, itu benar-benar terjadi," terangnya lagi.
Syarifuddin sendiri bukanlah seorang yang istimewa, ataupun tokoh masyarakat. Dia hanya warga biasa. Meski di bagian sekitar pangkal lengan kanannya terdapat luka gigitan buaya, namun secara umum, tubuhnya relatif utuh.
Ya meski jasadnya telah ditemukan, warga masih penasaran, mencari buaya itu, menyusul kekhawatiran buaya akan kembali menerkam warga kampung Ricky Febrian November 13, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Pagi itu hujan lumayan deras. Karena itu tidak mudah bagi Rokim dan kedua temannya itu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Meskipun tanah kuburan itu basah dan mudah dicangkul, tetapi mereka bertiga terpaksa harus bekerja ekstra karana harus menguras terus menerus air hujan yang menggenangi lubang kuburan itu.
Saat mengambil lumpur tangan mang Rokim menyentuh sebuah benda keras. Setelah diambil ternyata benda keras itu adalah sebuah keris yang berukuran panjang sekitar 40 cm. Sengaja mang Rokim tidak memberitahu pada kedua temannya itu. Dia diam-diam menyimpan keris itu di dalam ransel bututnya. Di ruman Rokim segera membersihkan keris itu lalu menyimpan di dalam lemari pakaiannya. Dan malam hari saat tidur dia bermimpi didatangi oleh seorang kakek berjubah hitam.
Kakek itu berkata pada Rokim;
“Kisanak...Keris yang kau temukan itu adalah keris pusaka milik nenek moyang kami. Dulu, tanpa sepengetahuanku keris itu telah dicuri dan disalahgunakan oleh Aria, anakku. Dia menggunakan keris itu untuk merampok dan membunuh orang. Suatu hari dia merampok di rumah seorang saudagar yang ternyata berilmu tinggi.
Saudagar itu menggagalkan niat Aria. Tidak Cuma itu saja, tetapi Aria terbunuh oleh kerisnya sendiri yang berhasil direbut oleh saudagar itu saat mereka terlibat dalam perkelahian. Tidak rela melihat keris itu dikuaai orang lain, dalam keadaan sekarat Aria mengancam saudagar itu.”
“Kembalikanlah keris itu kepadaku. Kalau kau tidak mengembalikannya, maka dia akan mencari korban siapa saja yang menyimpannya!” Ancam Aria dengan suara terputus-putus.
Tetapi ancaman itu tidak digubris oleh saudagar itu. Keris itu diambilnya dan disimpannya.Tetapi rupanya ancaman itu tidak main-main. Karena tidak lama kemudia anak saudagar itu mati secara misterius di dalam kamarnya. Perut anak saudagar itu terkoyak!
Setelah melihat kejadian itu barulah saudagar itu sadar kalau ucapan Aria merupakan sebuah kutukan yang mengandung kebenaran. Takut kejadian seperti itu terulang, maka diam-diam saudagar itu menyuruh orang menggali kuburan Aria dan mengembalikan keris itu di samping jasadnya.
Karena itu aku mohon padamu untuk segera mengembalikan keris itu ke tempat semula di mana kau temukan keris itu agar tidak terjadi bencana Kata kakek berjubah hitam itu panjang lebar, yang kemudian raib.
Rokim terbangun dari tidurnya. Berulangkali dia beristighfar, lalu melangkah mengambil keris itu di lemari. Benarkah apa yang dikatakan oleh kakek dalam mimpi tadi? Batin Rokim.
Tetapi bagaimana caranya aku mengembalikan keris ini, karena kuburan itu sudah ditimbun dan sudah ada penghuninya, ucap Rokim dalam hati. Kalau diam-diam aku menggali kuburan itu, kalau ketahuan keluarga pak Sodikin, pasti marah.
Dalam kebingungan itu akhirnya Rokim nekad memutuskan untuk menjual keris itu. Keris itu dibeli oleh Jarot, seorang pedagang barang rongsokan di Pasar Tengah Tanjungkarang. Selang dua hari keris itu berada di dalam kiosnya, istrinya tiba-tiba jatuh sakit dan sering bermimpi buruk.
Dalam mimpinya itu Bu Salmah didatangi seorang lelaki berwajah pucat dengan sekujur tubuh berlumur darah. Lelaki itu mengacung-acungkan kerisnya ingin membunuhnya.
Keesokan harinya bu Salmah menceritakan perihal mimpinya itu pada suaminya. Jarot sadar kalau keris yang dibelinya kemarin telah menimbulkan bencana bagi keluarganya. Pasti keris itu penyebabnya, ucapnya dalam hati.
Dan siang tu juga Jarot segera menemui Rokim di rumahnya untuk menanyakan dari mana dia mendapatkan keris itu. Tentu saja Rokim tidak mau menceritakan yang sebenarnya asal keris itu.
“Aku beli dari seorang tamu yang kehabisan uang mau pulang ke Jawa. Karena kasihan, maka aku beli keris itu,” kata Rokim berbohong. Jarot percaya saja pada pengakuan tukang gali kubur itu. Sebenarnya dia merasa sayang pada keris itu, tetapi ingat akan cerita istrinya hatinya jadi ciut. Sebaiknya kujual saja sebelum terjadi apa-apa, ucap Jarot dalam hati.
Siang itu Jarot membungkus keris itu dengan kain putih yang dilumurinya dengan minyak wangi. Dia bermaksud menawarkan keris itu pada sebuah galeri yang membeli dan menjual barang antik di kawasan way Halim.
Dan karena bentuk keris itu yang cukup unik berlekuk sepuluh, tentu saja Helmiyunan, pemilik galeri itu merasa tertarik. Jarot merasa beruntung karena Helmiyunan menawar keris itu dengan harga cukup tinggi.
“Sayang keris ini tidak ada sarungnya. Kalau lengkap dengan sarungnya aku berani bayar mahal,” kata Helmiyunan sambil terus mengamati keris itu.
“Saya mendapatkannya memang kondisinya begitu, pak!” Jawab Jarot.
“Oh, tidak apa-apa. Bagaimana kalau keris ini kubayar lima juta?” Tawar Helmiyunan. Jarot kaget mendengar tawaran itu. Karena keris itu dibelinya dari mang Rokim cuma dua ratus ribu.
Tentu saja Jarot mengangguk setuju. Aku bisa pergi ke dokter untuk mengobati istriku, ucapnya dalam hati.Tetapi ajaib! Saat Jarot sedang bermain di dalam galeri tiba-tiba sampai di rumah dilihatnya istrinya segar bugar.
Baca Uga : Misteri Kutukan Harta Karun Dewi Rengganis
Kini keris itu menghuni sebuah lemari yang ada di galeri milik Helmiyunan. Di hari ketiga semenjak keris itu ada di galeri itu seorang pegawai galeri itu tiba-tiba merasakan ulu hatinya nyeri sekali seperti ditusuk benda tajam.
Saking sakitnya pegawai itu, sebut saja namanya Yanto, berteriak-teriak histeris sambil memegang perutnya. Helmiyunan segera melarikan Yanto ke rumah sakit terdekat. Tetapi malamnya, nyawa Yanto tidak tertolong. Dia menghembuskani nafasnya yang terakhir di perjalanan setelah memuntahkan darah segar.
Kejadian berikutnya dialami oleh Doni, anak bungsu Helmiyunan. Saat Doni sedang bermain di dalam galeri tiba-tiba tubuhnya bergetar hebat, matanya mendelik dan dia berteriak-teriak seperti ketakutan.
Menduga kalau anaknya itu kesambet, Helmiyunan segera menyuruh sopirnya menjemput Ustadz Hadi, guru spiritualnya yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Saat sampai di depan pintu galeri, Ustadz Hadi tiba-tiba terjengkang seperti ada kekuatan gaib yang mendorongnya.
Untung Ustadz Hadi cukup waspada. Dengan sebuah gerakan salto dia kembali berdiri sambil tangannya membuat gerakan mendorong kekuatan gaib yang menyerangnya itu.
“Hai, makhluk! Aku tidak mau bermusuhan denganmu. Katakan padaku siapa dirimu?” teriak ustadz Hadi.
Makhluk itu di mata ustadz Hadi ternyata seorang lelaki berwajah menyeramkan dengan pakaiannya yang berlumuran darah. Ustadz Hadi tercekat, dia mencium bau amis yang menyengat.
“Siapa kau, mengapa kau mengganggu anak kecil yang tidak berdosa?” tanya ustadz Hadi menahan nafasnya karena penciumannya terganggu bau anyir. Makhluk itu menyeringai.
“Wajar aku mengganggu bangsa manusia karena mereka telah merusak ketenanganku. Mulanya aku merasa tenang di tempatku, tetapi ada orang yang mengusikku.
“Apa maksudmu?” tanya ustadz Hadi.
“Aku adalah pemilik keris itu. Semasa hidupku aku telah melenyapkan banyak nyawa orang tak berdosa dengan keris itu. Bahkan aku sendiri akhirnya terbunuh oleh keris itu. Sebenarnya saat keris itu kembali di tanganku, aku merasa tenang. Tetapi sekarang keris itu kembali berada di tangan orang lain. ltu artinya dosaku akan terus bentambah karena keris itu akan mencari korban.
Karena itu aku minta agar keris itu di kembalikan ke tempatku, kalau tidak anak itu akan mati! Ustadz Hadi terdiam mendengar ucapan makhluk itu. Kalau begitu aku tidak perlu melawannya. Sebaiknya aku turuti permintaan makhluk itu, batin ustadz Hadi.
“Baiklah, aku akan mengembalikan keris itu padamu. Tetapi cepat kau pergi. Jangan mengganggu anak yang tidak berdosa itu.”
“Baik, aku segera pergi dan sekali lagi aku mohon cepat kembalikan keris itu.!” Kata makhluk itu lalu raib.
Dan bersamaan dengan lenyapya makhluk itu anak Helmiyunan pun kembali sehat seperti sedia kala. Sambil terus memeluk anak bungsunya Helmiyunan bertanya pada ustadz Hadi tentang apa yang telah tenjadi pada diri anak bungsunya itu. Ustadz Hadi segera menjelaskan tentang apa yang baru dialaminya tadi.
“Makhluk yang mengganggu anakmu itu mengaku pemilik keris yang ada di galerimu. Dia meminta agar keris,itu cepat dikembalikan padanya. Sebab kalau keris itu tidak kembali padanya, keris itu akan terus memakan banyak korban nyawa”.
Spontan Helmiyunan teringat pada keris yang baru dibelinya dari Jarot kemanin.
“Kalau begitu pak ustadz bantu saya mencari orang yang menjual keris itu dan segera kita kembalikan pada pemiliknya, sebelum dia kembali memakan korban,” kata Helmiyunan.
Bersama ustadz Hadi, Helmiyunan menemui Jarot. Setelah bertemu, Jarot lalu mengajak mereka ke rumah Rokim di kampung Talang Atas. Di hadapan tiga orang tamunya itu Rokim tidak berani berbohong.
“Kalau keris itu tidak cepat kita kembalikan niscaya akan terjadi banyak korban. Karena keris itu adalah keris kutukan,” ucap ustadz Hadi.
Menyadari hal itu Rokim pun menceritakan tentang mimpinya saat malam pertama dia menyimpan keris itu dan mengapa keris itu tidak segera dikembalikannya.
“Kalau soal itu kau tidak perlu takut. Biar aku yang akan menjelaskan pada keluarga pak Sodikin. Aku yakin mereka akan mengerti dan membantu kita,” kata ustadz Hadi.
Siang itu juga rombongan ustadz Hadi menemui keluarga pak Sodikin di rumahnya. Tentu saja kehadiran mereka mengejutkan pak Sodikin. Namun ketegangan yang dirasakan oleh pak Sodikin segera mencair setelah ustadz Hadi menjelaskan maksud kedatangan meneka.
Dan berkat bantuan ustadz Hadi yang memberi pengertian kepada pak Sodikin, maka dengan disaksikan oleh ustadz Hadi dan segenap keluanga pak Sodikin, Rokim menggali kembali kuburan itu. Ricky Febrian November 12, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Saat mengambil lumpur tangan mang Rokim menyentuh sebuah benda keras. Setelah diambil ternyata benda keras itu adalah sebuah keris yang berukuran panjang sekitar 40 cm. Sengaja mang Rokim tidak memberitahu pada kedua temannya itu. Dia diam-diam menyimpan keris itu di dalam ransel bututnya. Di ruman Rokim segera membersihkan keris itu lalu menyimpan di dalam lemari pakaiannya. Dan malam hari saat tidur dia bermimpi didatangi oleh seorang kakek berjubah hitam.
Kakek itu berkata pada Rokim;
“Kisanak...Keris yang kau temukan itu adalah keris pusaka milik nenek moyang kami. Dulu, tanpa sepengetahuanku keris itu telah dicuri dan disalahgunakan oleh Aria, anakku. Dia menggunakan keris itu untuk merampok dan membunuh orang. Suatu hari dia merampok di rumah seorang saudagar yang ternyata berilmu tinggi.
Saudagar itu menggagalkan niat Aria. Tidak Cuma itu saja, tetapi Aria terbunuh oleh kerisnya sendiri yang berhasil direbut oleh saudagar itu saat mereka terlibat dalam perkelahian. Tidak rela melihat keris itu dikuaai orang lain, dalam keadaan sekarat Aria mengancam saudagar itu.”
“Kembalikanlah keris itu kepadaku. Kalau kau tidak mengembalikannya, maka dia akan mencari korban siapa saja yang menyimpannya!” Ancam Aria dengan suara terputus-putus.
Tetapi ancaman itu tidak digubris oleh saudagar itu. Keris itu diambilnya dan disimpannya.Tetapi rupanya ancaman itu tidak main-main. Karena tidak lama kemudia anak saudagar itu mati secara misterius di dalam kamarnya. Perut anak saudagar itu terkoyak!
Setelah melihat kejadian itu barulah saudagar itu sadar kalau ucapan Aria merupakan sebuah kutukan yang mengandung kebenaran. Takut kejadian seperti itu terulang, maka diam-diam saudagar itu menyuruh orang menggali kuburan Aria dan mengembalikan keris itu di samping jasadnya.
Karena itu aku mohon padamu untuk segera mengembalikan keris itu ke tempat semula di mana kau temukan keris itu agar tidak terjadi bencana Kata kakek berjubah hitam itu panjang lebar, yang kemudian raib.
Rokim terbangun dari tidurnya. Berulangkali dia beristighfar, lalu melangkah mengambil keris itu di lemari. Benarkah apa yang dikatakan oleh kakek dalam mimpi tadi? Batin Rokim.
Tetapi bagaimana caranya aku mengembalikan keris ini, karena kuburan itu sudah ditimbun dan sudah ada penghuninya, ucap Rokim dalam hati. Kalau diam-diam aku menggali kuburan itu, kalau ketahuan keluarga pak Sodikin, pasti marah.
Dalam kebingungan itu akhirnya Rokim nekad memutuskan untuk menjual keris itu. Keris itu dibeli oleh Jarot, seorang pedagang barang rongsokan di Pasar Tengah Tanjungkarang. Selang dua hari keris itu berada di dalam kiosnya, istrinya tiba-tiba jatuh sakit dan sering bermimpi buruk.
Dalam mimpinya itu Bu Salmah didatangi seorang lelaki berwajah pucat dengan sekujur tubuh berlumur darah. Lelaki itu mengacung-acungkan kerisnya ingin membunuhnya.
Keesokan harinya bu Salmah menceritakan perihal mimpinya itu pada suaminya. Jarot sadar kalau keris yang dibelinya kemarin telah menimbulkan bencana bagi keluarganya. Pasti keris itu penyebabnya, ucapnya dalam hati.
Dan siang tu juga Jarot segera menemui Rokim di rumahnya untuk menanyakan dari mana dia mendapatkan keris itu. Tentu saja Rokim tidak mau menceritakan yang sebenarnya asal keris itu.
“Aku beli dari seorang tamu yang kehabisan uang mau pulang ke Jawa. Karena kasihan, maka aku beli keris itu,” kata Rokim berbohong. Jarot percaya saja pada pengakuan tukang gali kubur itu. Sebenarnya dia merasa sayang pada keris itu, tetapi ingat akan cerita istrinya hatinya jadi ciut. Sebaiknya kujual saja sebelum terjadi apa-apa, ucap Jarot dalam hati.
Siang itu Jarot membungkus keris itu dengan kain putih yang dilumurinya dengan minyak wangi. Dia bermaksud menawarkan keris itu pada sebuah galeri yang membeli dan menjual barang antik di kawasan way Halim.
Dan karena bentuk keris itu yang cukup unik berlekuk sepuluh, tentu saja Helmiyunan, pemilik galeri itu merasa tertarik. Jarot merasa beruntung karena Helmiyunan menawar keris itu dengan harga cukup tinggi.
“Sayang keris ini tidak ada sarungnya. Kalau lengkap dengan sarungnya aku berani bayar mahal,” kata Helmiyunan sambil terus mengamati keris itu.
“Saya mendapatkannya memang kondisinya begitu, pak!” Jawab Jarot.
“Oh, tidak apa-apa. Bagaimana kalau keris ini kubayar lima juta?” Tawar Helmiyunan. Jarot kaget mendengar tawaran itu. Karena keris itu dibelinya dari mang Rokim cuma dua ratus ribu.
Tentu saja Jarot mengangguk setuju. Aku bisa pergi ke dokter untuk mengobati istriku, ucapnya dalam hati.Tetapi ajaib! Saat Jarot sedang bermain di dalam galeri tiba-tiba sampai di rumah dilihatnya istrinya segar bugar.
Baca Uga : Misteri Kutukan Harta Karun Dewi Rengganis
Kini keris itu menghuni sebuah lemari yang ada di galeri milik Helmiyunan. Di hari ketiga semenjak keris itu ada di galeri itu seorang pegawai galeri itu tiba-tiba merasakan ulu hatinya nyeri sekali seperti ditusuk benda tajam.
Saking sakitnya pegawai itu, sebut saja namanya Yanto, berteriak-teriak histeris sambil memegang perutnya. Helmiyunan segera melarikan Yanto ke rumah sakit terdekat. Tetapi malamnya, nyawa Yanto tidak tertolong. Dia menghembuskani nafasnya yang terakhir di perjalanan setelah memuntahkan darah segar.
Kejadian berikutnya dialami oleh Doni, anak bungsu Helmiyunan. Saat Doni sedang bermain di dalam galeri tiba-tiba tubuhnya bergetar hebat, matanya mendelik dan dia berteriak-teriak seperti ketakutan.
Menduga kalau anaknya itu kesambet, Helmiyunan segera menyuruh sopirnya menjemput Ustadz Hadi, guru spiritualnya yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Saat sampai di depan pintu galeri, Ustadz Hadi tiba-tiba terjengkang seperti ada kekuatan gaib yang mendorongnya.
Untung Ustadz Hadi cukup waspada. Dengan sebuah gerakan salto dia kembali berdiri sambil tangannya membuat gerakan mendorong kekuatan gaib yang menyerangnya itu.
“Hai, makhluk! Aku tidak mau bermusuhan denganmu. Katakan padaku siapa dirimu?” teriak ustadz Hadi.
Makhluk itu di mata ustadz Hadi ternyata seorang lelaki berwajah menyeramkan dengan pakaiannya yang berlumuran darah. Ustadz Hadi tercekat, dia mencium bau amis yang menyengat.
“Siapa kau, mengapa kau mengganggu anak kecil yang tidak berdosa?” tanya ustadz Hadi menahan nafasnya karena penciumannya terganggu bau anyir. Makhluk itu menyeringai.
“Wajar aku mengganggu bangsa manusia karena mereka telah merusak ketenanganku. Mulanya aku merasa tenang di tempatku, tetapi ada orang yang mengusikku.
“Apa maksudmu?” tanya ustadz Hadi.
“Aku adalah pemilik keris itu. Semasa hidupku aku telah melenyapkan banyak nyawa orang tak berdosa dengan keris itu. Bahkan aku sendiri akhirnya terbunuh oleh keris itu. Sebenarnya saat keris itu kembali di tanganku, aku merasa tenang. Tetapi sekarang keris itu kembali berada di tangan orang lain. ltu artinya dosaku akan terus bentambah karena keris itu akan mencari korban.
Karena itu aku minta agar keris itu di kembalikan ke tempatku, kalau tidak anak itu akan mati! Ustadz Hadi terdiam mendengar ucapan makhluk itu. Kalau begitu aku tidak perlu melawannya. Sebaiknya aku turuti permintaan makhluk itu, batin ustadz Hadi.
“Baiklah, aku akan mengembalikan keris itu padamu. Tetapi cepat kau pergi. Jangan mengganggu anak yang tidak berdosa itu.”
“Baik, aku segera pergi dan sekali lagi aku mohon cepat kembalikan keris itu.!” Kata makhluk itu lalu raib.
Dan bersamaan dengan lenyapya makhluk itu anak Helmiyunan pun kembali sehat seperti sedia kala. Sambil terus memeluk anak bungsunya Helmiyunan bertanya pada ustadz Hadi tentang apa yang telah tenjadi pada diri anak bungsunya itu. Ustadz Hadi segera menjelaskan tentang apa yang baru dialaminya tadi.
“Makhluk yang mengganggu anakmu itu mengaku pemilik keris yang ada di galerimu. Dia meminta agar keris,itu cepat dikembalikan padanya. Sebab kalau keris itu tidak kembali padanya, keris itu akan terus memakan banyak korban nyawa”.
Spontan Helmiyunan teringat pada keris yang baru dibelinya dari Jarot kemanin.
“Kalau begitu pak ustadz bantu saya mencari orang yang menjual keris itu dan segera kita kembalikan pada pemiliknya, sebelum dia kembali memakan korban,” kata Helmiyunan.
Bersama ustadz Hadi, Helmiyunan menemui Jarot. Setelah bertemu, Jarot lalu mengajak mereka ke rumah Rokim di kampung Talang Atas. Di hadapan tiga orang tamunya itu Rokim tidak berani berbohong.
“Kalau keris itu tidak cepat kita kembalikan niscaya akan terjadi banyak korban. Karena keris itu adalah keris kutukan,” ucap ustadz Hadi.
Menyadari hal itu Rokim pun menceritakan tentang mimpinya saat malam pertama dia menyimpan keris itu dan mengapa keris itu tidak segera dikembalikannya.
“Kalau soal itu kau tidak perlu takut. Biar aku yang akan menjelaskan pada keluarga pak Sodikin. Aku yakin mereka akan mengerti dan membantu kita,” kata ustadz Hadi.
Siang itu juga rombongan ustadz Hadi menemui keluarga pak Sodikin di rumahnya. Tentu saja kehadiran mereka mengejutkan pak Sodikin. Namun ketegangan yang dirasakan oleh pak Sodikin segera mencair setelah ustadz Hadi menjelaskan maksud kedatangan meneka.
Dan berkat bantuan ustadz Hadi yang memberi pengertian kepada pak Sodikin, maka dengan disaksikan oleh ustadz Hadi dan segenap keluanga pak Sodikin, Rokim menggali kembali kuburan itu. Ricky Febrian November 12, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Kisah Misteri Ternyata Saya Berkerja di Perusahaan Alam Gaib
Setelah lulus SMK, Dila berencana mau cari kerja dulu, buat nambah-nambah biaya kuliahnya tahun depan.
Karena keluarganya termasuk keluarga yang pas-pasan dalam perekonomian, jadi terpaksa mau ga mau Dila harus berhenti dulu melanjutkan keinginannya.
Akhirnya dia pun membuat lamaran kerja dengan bermodalkan ijasah SMK nya.
Kesana kesini mencari lowongan, mendatangi berbagai perusahaan,bahkan mengirim lewat pos, namun dia belum berhasil juga diterima, rasa putus asanya mulai mengurangi semangatnya.
kriiiiiing tiba-tiba, suara hpnya berbunyi.
kok gak ada namanya "Halooo,!!! siapa ya?"
"Selamat Malam, Benar saya bicara dengan saudari Dila?"
"iya,,, ini siapa ya?" Dila bertanya.
"Saya Serli, anda yang mengirim lamaran kerja ya?"
"iya,,emang kenapa bu?"
"Selamat bergabung di perusahaan kami ya, anda kami terima"
"Apa bu,, yang bener?"
"iya betul, Mba Dila diterima kerja di perusahaan kami"
"Maaf, kalau boleh tau, Perusahaan Ibu yang mana ya?, Soalnya saya mengirim banyak lamaran kerja"
"Kami dari PT.ARMAXXXXX JL. GuntXXXX no.1XX Bandung. besok saudari Dila, bisa langsung masuk kerja"
"Apa bu?,,, ko cepat amat, biasanya kan interview dulu, atau tes apa gitu..?? dan maaf Bu perasaan saya belum pernah menulis lamaran kerja buat perusahaan di alamat itu" jawab dila
"Saudari Dila mungkin lupa, telah mengirim lamaran lewat Pos, ya itu terserah saudari Dila aja mau terima atau tidak juga kami tidak memaksa, namun ini kesempatan saudari, mungkin memang kriteria Perusahaan kami, sudah merasa cocok dengan data lamaran saudari Dila, kalau bisa datang besok pagi, kalau gak tau ruangan saya,tanyain aja ke satpam mau ketemu Ibu Serli, gitu aja" kata sipenelpon.
"Iya, Bu besok saya datang, Makasih ya! " Dila mengerutkan keningnya, kok mudah sekali ya, gak ada interview dan gak tes apa-apa, Tapi mungkin inilah rezeki yang tak terduga kale ya.
Keesokan harinya pagi-pagi sekali Dila bersiap berangkat menuju alamat tersebut. Sesampainya disana, pandangannya mengarah ke salahsatu gedung tinggi, Dila mengerutkan kening, PT.ARMADXXXX mungkin ini kali ya perusahaan itu,,wah...!! ,,Bangunannya keren banget, gak yangka aku kerja ditempat kaya gini,,!! Dila berkata dalam hati, sambil berlahan kakinya memasuki halaman Gedung itu.
kok, ga ada satpam atau yang jaga samasekali ya, trus aku harus nanya kemana, Dila terus bertanya-tanya, seraya matanya tertuju ke arah pintu masuk gedung itu.
Sesaat, Dila melihat dibalik kaca pintu ada wanita melambaikan tangan ke arah dirinya, serasa yakin bahwa wanita itu melambaikan tangan padanya, Dila pun beranjak mendekatinya.
"Silakan masuk, anda pasti saudari Dila kan?" Wanita itu bertanya.
"iya,maaf apakah anda Ibu Serli?" Dila bertanya gugup, sambil memasuki gedung itu.
"Iya, saya Bu Serli yang semalam menelpon anda, kamu sudah ditunggu sedari tadi, gimana sudah siap kerja?" tanya Bu serli
"siap Bu, aku kerja apa dibagian apa Bu,?" tanya Dila
"Kamu menjadi asisten pribadiku, apakah kamu tidak keberatan?" jawab Bu serli
"ga apa-apa Bu, aku seneng kerja ditempat ini, " Dila menjawab seraya pandangannya berputar ke seluruh sudut ruangan.
waaahh mimpi apa ya aku, bisa kerja ditempat megah kayak gini, hati Dila terus bicara merasakan kagum luar biasa. Dila melihat banyak sekali karyawan dan karyawati, sibuk kesana kemari, namun anehnya, wajah mereka kaku, pucat, gak ada senyum sama sekali.
"Dila,,,!! ini ruangan saya, ayo masuk!!" Serli pun mengajak masuk Dila,yang masih cilingak-cilinguk gugup.
"Iya...iya Bu" jawab Dila gugup
"O ya kamu bisa mengoperasikan komputer kan? soalnya kerjaan saya sudah numpuk, kamu bisa bantu saya sekarang" kata Bu serli
"Iya, Bu bisa!!" Dila menjawab singkat.
Hatinya terus bertanya-tanya,,, kenapa ya ibu Serli ini baik banget, padahal dia gak mengenal siapa aku.
"Dila,!! sekarang kamu bisa mulai bereskan ruangan ibu, setelah itu kamu bisa tolong ketik dokumen ini, biar entar ibu ralat lagi kalau-kalau ada kesalahan, kamu jangan sungkan, kalau ada apa-apa bilang aja sama saya" kata Bu Serli.
"iya ,, Bu,,!!" Dila pun langsung kerja.
Semua yang ibu Serli butuhkan Dila pun melakukannya sebisa mungkin, hari pertama kerjanya sangat menyenangkan, karena sikap ibu Serli yang baik banget.
"O iya, Dila,,, sebentar lagi jam kerjamu habis, kamu anterin map ini ya, ke suami ibu." Bu Serli menyuruh Dila sambil membawa Map.
"Suami ibu ruangannya dimana Bu?" Dila bertanya.
"Suami ibu gak ada dikantor ini, tapi dia di rumah, ini alamatnya ibu tulis dibalik Map" Jawab Bu Serli.
"Setelah anter Map ini, kamu langsung pulang aja, saya mau kerja lembur, soalnya masih banyak kerjaan, bilangin ke Suami Ibu, Titip anak-anak dan sayangi selalu jangan sampai menterlantarkannya, bilangin juga saya sangat mencintai kalian." kata Bu Serli berkata seraya meneteskan air mata.
Dila, mengerutkan kening kemudian bertanya.." ibu gak kenapa-napa kan bu?
"maaf Dila, ibu selalu menangis kalau ingat keluarga ibu" Jawab Bu Serli.
"Loh emang ibu gak bisa ketemu sama keluarga ibu, kan masih bisa ketemu Bu ?" tanya dila merasa aneh.
"kamu gak akan mengerti Dila, ya sudah kamu cepat anterin ya!" jawab Bu Serli
"Iya bu, saya pergi dulu, sekalian pamit pulang!" kata Dila.
"iya,,Dila... awas jangan sampai Map itu jatuh ke bukan Suami ibu, kamu harus tanya dulu nama Suami ibu Handoko,kedua anak ibu Farel dan Dinda, setelah kamu yakin kamu kasihin,setelah itu kamu langsung pulang aja ya" kata Bu Serli tegas.
"Iya Bu" Dila menganggukan kepala.
Akhirnya Dila pun beranjak pergi keluar ruangan, begitu dia menutup pintu ruangan bu Serli., Dila merasa aneh karyawan yang dia lihat tadi ga ada satu pun. Sambil melihat jam tangan yang dia pakai, Dila bergumam.." jam kerja masih panjang, baru aja jam 3, ko udah pada pulang ya, sepi banget.!!
kakinya terayun menuju pintu,keluar, Setelah didepan gedung dia pun menaiki Taxi, menuju ke alamat rumah Bu Serli. Tak lama kemudian Dila pun sampai di alamat yang dituju, matanya melihat ke nomor rumah yang ada di Map, kemudian melihat ke arah tembok pagar rumah.
Kayaknya ini rumahnya, megah sekali ya rumahnya,bagus dan luas, gumam Dila.
Setelah yakin, Dila pun memencet Bel, yang menempel di tembok pagar, tak lama kemudian datang wanita setengah baya,menghampiri pintu pagar, ada apa ya? wanita itu pun bertanya.
Baca Uga : Suara Langkah Kaki Tanpa Wujud di Gedung Baru Tempat Kerja
"Maaf apa saya bisa ketemu sama bapak Handoko, ini Rumahnya Bapak Handoko kan?" tanya dila.
"iya Non, bentar ya bibi panggilkan Bapak", sesaat wanita yang mungkin pembantu itu masuk ke rumah lalu keluar lagi, dan membuka pagar.
"Silahkan masuk Non, Bapak lagi ada dihalaman belakang"
"Iya Bi, makasih" Dila pun masuk menuju tempat yang si bibi tunjukan.
"Permisi Pak," Dila menyapa orang yang lagi duduk sambil memperhatikan kedua anak yang lagi bermain.
"O iya, anda siapa ya, dan ada keperluan apa? tanya Bapak itu.
"maaf Pak sebelumnya, kalau kedatangan saya mengganggu, nama saya Dila Pak, apa benar bapak ini, Bapak Handoko?"
"Iya saya sendiri!" Pak Handoko mengerutkan alis seraya menatap ke arah Dila.
"Apa itu anak Bapak, siapa nama mereka Pa?" tanya Dila untuk memastikan dia tidak salah kasih map.
"Iya itu anak saya Farel dan Dinda.." ada apa ya, ko nanya nama kita semua,?" jawab pak Handoko merasa aneh.
"maaf Pak, saya hanya disuruh mengantarkan ini ke bapak,"tangan Dila mengeluarkan map, dari tasnya.
"Itu apa?" tanya Pak Handoko keheranan
"Ini map, gak tau isinya apa, cuman Istri bapa yaitu Bu Serli, nyuruh mengantarkannya kesini" jawab Dila
"Apaaaaa??? Serliiiiii???" Pak Handoko merasa kaget luar biasa".
"memang kenapa Pak? Dila bertanya heran.
"Gak mungkin, Kamu bohong, Serli istri saya sudah meninggal seminggu yang lalu"
"Apaaaaa?" Dila kaget mendengar kabar dari Handoko, "Bapak jangan becanda Pak"
"Coba aku lihat isi map itu apa?" Pak Handoko mengulurkan tangan mengambil map, dan membukanya." begitu dia buka, dia terbelalak kaget luar biasa.
"Ya Ampun, ini data perusahaan yang dicari-cari selama ini, kamu sebenarnya siapa?" Pak Handoko bertanya kembali.
"saya karyawati perusahaan Bu Serli, saya baru kerja tadi pagi, dan Bu Serli yang menerima saya menjadi asisten pribadinya" jawab Serli masih kebingungan.
Pak Handoko mengerutkan kening sambil menggelengkan kepala seraya berkata "Astagfirullohaladzim itu gak mungkin, gedung perusahaan itu sudah habis terbakar, seminggau yang lalu" kata Pak Handoko.
"Maksud bapak?" Dila bertanya penuh rasa Heran.
"Perusahaan Istri saya kebakaran satu minggu lalu, dan banyak sekali korban meninggal pada saat itu termasuk istri saya, polisi sudah memeriksa seluruh isi gedung yang terbakar, mencari penyebab darimana asalnya api itu, dan terungkap dari CCTV,dari ruangan lain yang tidak terbakar,bahwa ada seseorang yang sengaja menyiramkan bensin dan membakarnya, orang itu masih buron dan dicari polisi" Jelas Pak Handoko panjang lebar.
"Astagfirullohaladzim itu gak mungkin Pak, saya yakin banget tadi saya dari gedung itu, tapi semua baik-baik aja gak ada yang rusak terbakar," jawab dila antara heran dan takut.
"Iya, tapi memang nyatanya seperti itu, apa kamu perlu bukti, ? tunggu sebentar ya" Lalu Pak Handoko masuk rumah, gak lama kemudian datang membawa koran dan foto.
"Ini adalah koran yang memberitakan kejadian itu, dan ini foto Serli istri saya." Pak Handoko menunjukan semuanya pada Dila.
Terbelalak Dila melihat semua itu, dia lihat Gedung hancur, gosong terbakar api, bentuk gedung dan halamannya sama persis dengan perusahaan itu,ditambah lagi foto yang dia lihat dan ternyata benar itu foto Bu Serli atasanya.
"Ini sulit sekali dipercaya Pak". Dila mengerutkan alis, kepalanya menggeleng kaget. "Trus apa maksudnya Surat-surat itu Pak?.
"Surat ini adalah data-data penting perusahaan kami, dan saya mencurigai orang yang membakar gedung itu ingin sekali memusnahkan data ini, sebelumnya saya ucapkan terimakasih sama kamu,sudah mengantar surat ini, karena data ini sangat berharga dan bernilai milyaran rupiah, Saya janji saya akan memberikan upah sama kamu, sebagai tanda terimakasih saya" kata Pak Handoko.
Dila tak menjawab, dia hanya bengong, masih merasakan keanehan dalam hatinya.
"Maaf Pa, saya pulang dulu, saya merasa takut, dan sudah mau maghrib!" kata Serli merinding ketakutan.
"O ya silahkan, sekali lagi saya mengucapkan banyak terimakasih, kalau ada saya minta nomor rekening kamu, sekalian no hp kamu, saya akan memberikan kamu pekerjaan di perusahaan saya, saya harap kamu tidak menolaknya" kata Pak Handoko.
" Iy..Iya Pa, ini nomor hp saya" jawab Dilasambil menuliskan nomor hpnya di kertas, Maaf Pak, saya permisi pulang dulu, dalam hati dila bergumam jangan-jangan Paka Handoko juga sudah meninggal, iihhh takut.
"Iya silahkan hati-hati, nanti saya hubungi!!" kata Pak handoko.
Dila pun berpamitan pulang, ditengah perjalanan Dila langsung kepikiran Bu Serli, kepalanya bersandar dijok belakang taxi yang ia tumpangi, matanya memandang tak terarah, pikirannya masih merasakan keanehan yang luar biasa.
"Apa yang dibilang Pak Handoko itu benar ya,,!"! apa Ibu Serli itu sudah meninggal, dan gedung itu??? emmmmh sulit dipercaya, Aku harus membuktikan sendiri apa semua itu benar,atau hanya karangan Pak Handoko saja., aku harus ke gedung itu sekarang juga..
"Pak, putar arah ya ke jln. Guntur madu" Dila meminta supir taxi memutar balik menuju Gedung tempat kerjanya tadi.
"Iya Mba." supir taxi pun menganggukan kepala.
Beberapa mentit kemudia Taxi sudah sampai di Jalan GuntirMadu
"Stop Pak, turun disini Pak" kata Dila
Tepat di depan perusahaan itu, Dila turun, Matanya langsung tertuju ke arah gedung itu, Kaget luar biasa,Dila melihat gedung yang tadi siang dia bekerja begitu megah, ternyata hangus gosong, rusak dan benar-benar gelap gulita.
Tak sampai disitu, langkah kakinya terayun menuruti rasa ingin tau dalam hatinya, membawa dirinya menuju ke dalam gedung itu." kreeeet tangannya mendong pintu gedung itu, yang agak sedikit macet.
Ya Allah gedung ini benar-benar kosong. Dila pun mengeluarkan hp nya, dan menyalakan lampu senternya, menerangi sudut-sudut gedung itu.
Allah Akbar, ini benar- benar beda sekali dengan yang aku lihat tadi siang., Dila terus terucap dalam hatinya.
Gedung ini memang hangus terbakar, tapi karyawan yang tadi siang aku lihat itu Siapa ya""terus Bu Serli itu kemana atau tadi semuayang ada di gedung ini adalah hantu...iihhh berarti saya...Selagi pikirannya diselimuti rasa heran, tiba-tiba ada lampu senter menyorot ke wajahnya.
Seorang Pria dengan seragam security menghampirinya sambil terus menyorotkan lampu senternya kearah dila.
"Maaf mba dilarang masuk area gedung ini" kata Pak satpam.
"iya pak maaf, saya hanya mastiin aja kalau gedung ini emang benar-benar terbakar, soalnya saya tadi habis mengalami hal aneh dan gaib disini" jawabku
"hal gaib apa mba, apa mba disasarkan masuk gedung ini, soalnya kemarin ada juga yang mengalami hal gaib, disasarkanmasuk gedung ini. katanya keliatan seperti Perusahaan yang megah" terang pak satpam.
"iya pak, bahkan saya sempat kerja jadi bawahanya Bu Serli"
Tertegun Pak Satpam memandangiku agak lama, keudian dia Bilang " Semasa hidup Bu serli baik orangnya mba, jadi mungkin ada maksud tertentu"
"kalau gitu saya permisi pak, sudah maghrib soalnya" ujar dila sambil bergegas keluar gedung dan pulang dengan perasaan merinding Ricky Febrian November 05, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Kisah Nyata Penampakan Hantu Penunggu Jembatan Letter S Guci
Kisah ini Terjadi sekitar tahun 2000an, saat masih Kels 2 SMA, di tahun 2000an masih belum ada yang namanya medsos baik facebook, instgram, twitter, tapi kita selalu kompak kebersamaan dan setia kawan selalu terjaga diantara teman2 enggak mengenal yang namanya bullyng enggk seperti kids zaman now, yang cengeng dikit-dikit curhat di medsos hehehe betul enggak.Cerita ketemu hantu ini berawal aku dan the gang ber enam (boncengan naik 3 motor) pan arep manjat (mau) kliwonan ning guci.berangkat dari tegal sekitar pukul 11.00malam sambil tidak lupa membawa miras (minuman keras, endah awake anget, maklum tahun sakmono Guci esih atiss nemen) buat minum2 di guci (mungkin ini yah bikin sial soale mendem ning guci).
Perjalanan dari tegal ke guci wis tercium ora beres, tiba- 2 motor kempes ban'e bergantian (padahal sebelum berangkat wes diceki kabeh bang ngarep mburi)....kalo ngga salah kejadian bang kempes nang sekitar bojong.
sampai-sampai tengah malam nekad nggedor-ngedor rumahnya tukang tambal ban.sampai di guci,ternyata pemandian penuh semua...maklum,mungkin karena malam jumat kliwon...sehingga akhire kita nggak jadi mandi air hangat, tapi nyari tempat nggo mendem (minum-minum) di sekitar situ.
nah...pas rada krasa mendem...tiba-tiba salah seorang teman menemukan hal yang ganjil samapi rasa mendeme ilang saking kagete, dia melihat ada api kecil keluar dari tanah,padahal saat itu tidak ada yg mainan korek api. tapi yg lain tidak melihat nya, kita bahkan nyangkane hanya bercanda buat nakut-nakuti atau karena efek mendem (mabuk), bahkan temenku itu udah gak mau minum saat giliran muter.
Baca Uga : Kisah Pak Suhadi Dari Slawi Tegal, Selama 19 Tahun Jadi Tukang Becak Pernah Mengangkut Hantu Kantong Kiwil Hingga Hantu Wanita Berdarah
Akhire acara minum-minum segera di akhiri, dan rencanane pulang kembali ke tegal (waktu itu sekitar pukul 02 malam lewat), nah,dalam perjalanan pulang inilah kami melihat sosok penampakan yang sangat jelas nyata walaupun saat itu malam hari (bahkan kita ber-enam melihat semua penampakan itu).
Tepat nya setelah di jembatan letter S (kalo yg pernah ke guci pasti tau jembatan sekaligus tanjakan lettes S), kami semua melihat dengan jelas sosok wanita bertaring, berbaju putih, rambut panjang riap2an berdiri di tanjankan pas tikungan itu. Terlihat jelas karena motor kami beriringan dan tersorot oleh 3 lampu motor.
(angger wong edan kayane ora mungkin, apa wong ngerjani ya ora mungkin kayong laka penggawean...kiye wonge serem...ana taring e,wadon pula)
kontan saat itu kami tancap gas...untunglah semua selamat sampai tegal.
jadi cerita masyarakat bahwa jembatan itu angker memang terbukti.setidak2 nya kami telah melihat dengan nyata penampakan itu,dan cerita sering terjadi kecelakaan di jembatan tersebut juga benar. Ricky Febrian November 02, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Nyata Pocong Keliling Minta Tali Pocongnya Dilepas
Pocong adalah hantu atau setan yang digambarkan merupakan orang mati yang berpakaian kain kafan berwarna putih.Dipercayai bahwa adanya pocong dikarenakan ketidaksempurnaan dalam melakukan penguburan orang mati.Terutama karena tali pocong yang lupa dilepas.
Setan pocong ini mempunyai wajah yang buruk rupa dan tidak memiliki mata namun sebagian lagi menggambarkan pocong memiliki mata yang berwarna hijau.Menurut mitos yang berkembang di masyarakat pocong bisa dimusnahkan dengan cara melepaskan tali pocong yang lupa dilepas tadi.
Beberapa waktu yang lalu,masyarakat kita digegerkan oleh penampakan pocong keliling.Tidak diketahui dengan pasti bagaimana cerita ini bisa tersebar luas di masyarakat apalagi ketika adanya video pocong keliling,masyarakat semakin yakin bahwa setan tersebut ada dan sedang berkeliaran.
Menurut sebagian orang,apabila disuatu malam pintu rumah anda ada yang mengetuk namun tidak ada siapapun maka jangan buka pintu atau jendela karena bila dibuka maka pocong tersebut bisa masuk ke rumah anda.Penampakan pocong keliling ini telah mengegerkan warga khususnya di daerah bogor,menyusul beredarnya video pocong keliling di daerah tersebut.
Merebaknya isu pocong keliling Juga pernah terjadi di kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, Balikpapan, Kalimantan Timur, sepekan terakhir, bikin warga ketakutan keluar malam. Mereka khawatir pocong itu mengganggu kehidupan mereka.
Aktivitas warga di Kelurahan Manggar Baru, belakangan ini menjadi tidak seramai hari biasanya. Itu terlihat terutama di malam hari. Isu pocong keliling, memang bikin resah warga setempat. Kabar itu bahkan sampai hingga ke warga Kelurahan Manggar Lama, yang berbatasan langsung dengan Manggar Baru.
"Biasanya ramai di jam 8 malam sampai jam 10 malam. Tapi sekarang lebih banyak di dalam rumah, jadi khawatir. Jadi agak sepi daripada biasanya," kata salah seorang tokoh masyarakat Manggar Lama yang tinggal di RT 47, Andi Baso, kepada merdeka.com, Senin (25/4).
Isu pocong keliling sebenarnya merebak dari mulut ke mulut. Itu dimulai dari permukiman warga di RT 39 Manggar Baru. Warga setempat, beberapa di antaranya mengaku melihat pocong bahkan meminta tali kafannya dibuka.
"Iya, seperti itu yang beredar di tengah masyarakat saat ini. Pada dasarnya, tidak ada yang terganggu, atau dia (pocong) mengganggu. Jadi itu memang juga yang menurut warga buat resah mereka," terang Andi Baso.
Baca Uga : Geger Pocong Ketuk-ketuk Pintu Rumah Warga Dusun Sundeng Bangunsari Pacitan
Namun demikian, menurut Andi Baso, masih banyak warga di Manggar Baru tidak terpengaruh dengan kabar itu. Mereka tetap berani beraktivitas seperti biasa.
"Lumayan banyak juga laki-laki yang tidak takut, tidak terpengaruh kabar pocong gentayangan itu. Yang melihat adanya pocong itu kan di RT 39 saja. Di RT sekitarnya, tidak melihat," ungkap Andi.
Diketahui, sepekan terakhir isu pocong gentayangan di malam hari, merebak di tengah warga di RT 02, RT 32 dan RT 39. Warga mengkhawatirkan pocong yang gentayangan itu, lantaran meminta tali ikat pocongnya dilepas.
Sabtu (23/4) lalu, tokoh masyarakat bersama dengan Babinkamtibmas, mendatangi salah seorang keluarga, yang diduga saat memakamkan anggota keluarganya, tidak melepas ikat tali kain kafan. Ditelusuri, keluarga itu membenarkan, salah seorang anggota keluarga mereka, yang disebut Pak Lambat, meninggal sepekan lalu, tanpa melepas tali ikat pocong Ricky Febrian October 31, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Bulu Mariaban dan Bulu Perindu
Siluman Bulu Mariaban
Mungkin banyak dari kalian yg tidak tau apa sebenarnya bulu mariaban dan bulu perindu ini, dan mungkin ada juga yg menganggap nya sama, namun sebenarnya kedua bulu ini sangtlah berbeda kegunaan nya.
Pertama adalah BULU MARIABAN
Mariban adalah suatu sosok siluman yang sangat menyeramkan. Ia adalah siluman yang haus akan darah dan sangat gemar sekali membunuh binatang ataupun manusia. Ia berbadan besar dan berbulu, serta memiliki mata berwarna merah. Mariaban dapat dijumpai di pulau Kalimantan, tempat tinggalnya berada di dalam hutan yang jauh dari sentuhan manusia.
Siluman ini termasuk siluman yang sangat sadis dan beringas. Makhluk ini sangat gemar akan darah, karena memang itulah makanan utamanya. Mariaban sangat gemar sekali memangsa hewan dan manusia. Ia bisa menyerang dan menyantap manusia yang ia temui bila itu berada di dalam daerah kediamannya.Ia memiliki nafsu membunuh yang sangat besar dan selalu haus akan darah.
Kemunculan Mariaban ini tidak bisa dipastika, kadangkala ia muncul begitu saja, kadangkala ia bersembunyi di hutan, tempat tinggalnya saat ia sedang kenyang. Mariaban bisa juga muncul dan menyamar sebagai manusia, namun tidak bisa sempurna, karena badannya akan tetap besar di luar ukuran normal manusia dan bermata merah, matanya tidak bisa ia samarkan seperti manusia pada umumnya.
Mariaban ini sering di cari para dukun” beraliran ilmu hitam, untuk di ambil bulu nya, dengan membeli minyak Mariaban, atau lebih dikenal dengan sebutan bulu Mariaban dari seorang dukun beraliran ilmu hitam, Bulu Mariaban ini bisa dimanfaatkan sebagai pegangan untuk kekebalan tubuh.
Bulu Mariaban ini dikemas di dalam botol kaca kecil, lalu Anda bisa membawa kemanapun Anda pergi.
Dengan menyimpan minyak Mariaban ini, maka tubuh anda akan kebal terhadap segala sesuatu, benda-benda tajam, dan lain sebagainya. Biasanya yang tertarik untuk memiliki minyak mariaban ini adalah preman, ataupun seseorang yang ingin menguasai suatu wilayah dan agar ditakuti oleh orang-orang sekitarnya.
Namun, orang yang mempunyai minyak mariaban ini, tidak begitu saja terlepas dari kemungkinan diserang oleh Mariaban peliharaannya sendiri. Karena memang mariaban ini sangat haus akan darah, dan memang bukan tipe yang bisa dipelihara.
Untuk memberi Mariaban ini makan, cukup menyediakan kopi hitam pahit dan manis, itu dapat meredam gangguan dar sang mariaban.
Orang yang menyimpan minyak mariaban ini, akan terpengaruh oleh sifat mariaban ini sendiri. Ia akan berubah menjadi orang yang sangat emosional, emosinya akan sangat sulit untuk dikendalikan dan bahkan bisa membunuh orang begitu saja.
Ia bisa menjadi orang yang suka membuat kekacauan, dan selalu membuat keributan di mana-mana.
Karena ia menjadi orang merasa kuat dan tidak takut akan siapapun. Cara mengalahkan orang ini sebenarnya cukup mudah asal tahu caranya. Caranya adalah, tancapkan pisau/pedang dulu ke tanah lalu ucapkan “yang dari tanah, kembalikan ke tanah !” lalu tusukkan kepada orang tersebut ke dalam organ tubuhnya yang vital, maka orang itu akan tumbang begitu saja.
Kedua adalah BULU PERINDU
Dalam dunia mistik, bulu perindu dikenal sebagai senjata ampuh untuk membantu dalam percintaan. Buluh perindu berasal dari sarang burung Elang. Tetapi tidak setiap sarang burung elang akan terdapat bulu perindu, biasanya bulu tersebut terdapat pada saat telur burung elang tersebut belum menetas.
Jika sudah menetas, maka bulu-bulu tsb biasanya bulu-bulu tsb akan patah oleh anak burung elang.
Dalam sebuah sarang, hanya terdapat 5-8 helai. Sarang elang tsb bukan sarang yang berada pada bebatuan tetapi berada pada ketinggian pohon.
Untuk mendapatkannya sarang tersebut, maka dapat dibayangkan betapa sulitnya meski memang sudah nyata keberadaannya. Sarang burung elang biasanya berada pada ujung pohon besar dg ranting-ranting penyangga yg hanya sebesar ibu jari.
Ada 2 jenis bulu perindu yang ada yaitu berdasarkan warna, antara lain :
1. Buluh perindu berwarna coklat, kemampuannya lebih kecil dan lebih sulit dicari.
2. Buluh perindu berwarna hitam, kemampuannya lebih besar dan mudah dicari.
Bulu perindu memiliki panjang kurang lebih 5-10 sentimeter dan memiliki diameter kurang dari 1 milimeter. Warna dari bulu perindu ini adalah coklat kehitam-hitaman dg bentuk dasar sama dengan bulu alis mata, yaitu pada ujungnya lebih kecil jika dibandingkan dengan batannya. Ia memiliki sifat yg keras dan mudah patah manakala ia berada dalam keadaan kering, tetapi akan menjadi lunak dalam kondisi basah.
Baca Uga : Penampakan dan Misteri Lubang Jepang di Bukit Tinggi
Fungsi dari bulu perindu tsb adalah memiliki beberapa kegunaan dalam bidang mistik. Pada umumnya kekuatan/aura yang timbul dari bulu tersebut adalah berwarna putih kehijau-hijauan.
Ini berarti kekuatan terbesarnya adalah sbg pemikat, maka dapat juga digunakan sebagai media pelaris dalam berdagang.
Dari keterangan beberapa orang kawan yang memiliki benda tersebut, maka penggunaan dalam berbagai keperluan memiliki jawaban yg sama yaitu ingin Mendapatkan cinta dari seseorang.
Misalkan pengguanan mantera untuk pelet : “Wahai bulu perindu getarkan hatinya si…. (sebut namanya). bacaan mantera sama dengan mantera-matera pengasih lainnya jaran goyang, semar mesem atau pengasih wijoyo kusuma, maka dengan media bulu perindu ini akan didapatkan efek yang lebih mujarab.
Untuk keperluan lainnya adalah sebagai media pelaris dalam berdagang, maka ditaruhlah bulu perindu pada etalase atau tempat penyimpanan uang, dipercaya dg ditaruhnya bulu perindu tsb, maka para penjualan akan berjalan lebih lancar.
Buluh Perindu memilki pasangan berupa “BAMBU PERINDU/BAMBU TEMU” (bukan bambu pethuk). Bambu ini adalah jika batannya dibelah menjadi 2 dan kemudian keduannya ditempatkan pada sungai yang mengalir dgn bersebrangan, maka yg terjadi adalah keduanya akan menyatu.
Kedua belahan bambu akan bergerak perlahan dan kemudian menyatu kembali. Belahan bambu tsb memang masih ada bekasnya karena menyatunya kedua belah bambu ini hanya bersifat menempel saja. Ini adalah pengujian keaslian dengan bantuan alam dan biasanya dilakukan pada bambu perindu.
Jenis Bulu Perindu
Bulu perindu bentuknya seperti akar kecil/cacing kecil biasa dipakai oleh suku dayak kalimantan dan banten. rupanya seperti ijuk sapu kaku, dan uniknya buluh perindu itu bisa berputar sendiri, semakin kuat energi yang megang semakin kuat dia berputarnya.
Ada lagi buluh perindu yg bentuknya seperti bambu kecil halus, biasa disebut juga bambu gila, karena diasalnya di rumpun bambu, tanpa ada anginpun biasanya bambu kecil ini suka bergerak2 sendiri secara liar dan ini banyak dipakai oleh suku melayu, biasanya untuk menyanyi.
Ada lagi semacam tali serat yg terdapat di dalam batang bambu besar bentuknya seperti senar gitar memanjang, biasa dipakai utk pelaris.
Dan ada pula serumpun bambu mini buluh perindu yg tumbuh di batu besar yg oleh salah satu suku dayak dinamakan ia Buronq Buta/bambu buta yg ini untuk pelet.
Ada pula sepasang bulu perindu yg berwarna keemasan dan ini langka. ini untuk penampilan dan juga pelet.
Ada lagi bulu perindu langka, karena seperti dempet atau bercabang dua atau kembar dari intinya yg berbentuk seperti beras yg ini kuat banget dayanya untuk menimbulkan nafsu birahi. Ricky Febrian October 30, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia
Misteri Asal Usul Jenglot dan Fakta Dari Penelitian Tim Forensik RSCM
Menurut Wikipedia Jenglot adalah figur hominoid yang berukuran kecil sekitar 10-17 cm, berkulit gelap dengan tekstur kasar seperti mumi,berwajah seperti tengkorak dan bertaring mencuat, serta memiliki rambut dan kuku yang panjang.
Jenglot ditemukan di beberapa wilayah di nusantara, misalnya Jawa, Kalimantan, dan Bali. Jenglot dipercaya memiliki kekuatan mistis dan memakan darah manusia. Banyak Masyarakat Indonesia meyakini jenglot sebagai makhluk yang memiliki kekuatan mistik dan dapat mengundang bencana.
Secara medis, jenglot didefinisikan sebagai bukan makhluk hidup setelah diteliti oleh tim forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Melalui foto sinar Rontgen, tidak ditemukan unsur tulang (sebagai penyangga organ mahluk hidup) namun hal yang mengejutkan justru diperoleh dari penelitian DNA lapisan kulit jenglot yang mengelupas.
Setelah diperiksa oleh Dokter Djaja Surya Atmaja dari Universitas Indonesia, ternyata lapisan kulit itu memiliki DNA mirip primata sejenis manusia. Akan tetapi, penyelidikan asal usul jenglot secara medis hanya dihentikan sampai di sana karena pemilik jenglot tidak mengizinkan jenglot dibedah, agar tidak ada hal buruk yang terjadi.
Legenda jenglot juga diangkat ke dunia hiburan, terutama untuk tema misteri dan supranatural. Film Indonesia berjudul Jenglot Pantai Selatan disutradarai oleh Rizal Mantovani, dirilis pada Februari 2011.
Ada juga kesimpulan yang mengatakan jenglot itu dibuat dengan proses mumifikasi dari beberapa spesies, seperti kepala monyet yang disambung dengan ekor kuda sebagai rambutnya.
Menurut mitos jenglot dikatakan bahwa dulunya adalah manusia yang memiliki ilmu batara karang yang tubuhnya makin lama makin mengecil.
Baca Uga : Kisah Anggota Satpol PP Surabaya Rumahnya Didatangi Jenglot
Jenglot ini hidup di hutan belantara penuh dengan pohon raksasa tempat persembunyiannya. Karena bentuknya kecil, makhluk ini berjalan lambat. Jenglot hanya mampu keluar di malam hari karena tak ada binatang buas dan manusia yang akan mengganggunya dan menyebabkan kepunahan.
Dalam mitos jenglot memang dianggap memiliki kekuatan mistis. Namun secara medis, jenglot didefinisikan sebagai bukan makhluk hidup setelah diteliti oleh Tim Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, beberapa tahun silam.
Melalui foto sinar Rontgen, peneliti di RSCM tidak menemukan ada unsur tulang di tubuh jenglot itu. Namun yang mengejutkan justru diperoleh dari penelitian DNA lapisan kulit jenglot yang mengelupas ternyata mirip manusia.
Beberapa literatur lain menyebut jenglot ditemukan saat sejumlah paranormal alias dukun melakukan tirakat di Wlingi, Jawa Timur, pada 1972 silam. Mereka kemudian mendapatkan jenglot tersebut. Temuan yang dipamerkan waktu itu ada empat, salah satunya disebut sebagai jenglot, berjenis kelamin lelaki dan konon bisa membantu mengamankan pemiliknya dari segala macam bahaya.
Namun ada pendapat lain, jenglot pada masa ribuan tahun lalu adalah seorang petapa yang tengah mempelajari ilmu Bethara Karang. Ilmu Bethara Karang diyakini sebagai ilmu keabadian. Artinya, setiap orang yang memiliki ilmu tersebut akan hidup abadi di dunia.
Setelah itu, sang petapa menjadi emosional dan merasa sebagai jawara. Tak pelak, tubuhnya pun menyusut hingga akhirnya mengecil. Empat taring kemudian tumbuh memanjang tidak sebanding dengan lebar mulutnya.
Tetapi celakanya, akibat kutukan itu jasad jenglot tidak diterima di dunia sedangkan rohnya tidak diterima di akhirat. Maka hasilnya roh tersebut seperti terpenjara dalam jasad kecil itu.
Jenglot sendiri sebenarnya diyakini sebagai benda mati, alias bukan makhluk hidup. Meski jenglot bukan makhluk hidup, tetapi daya spiritual jenglot tetap hidup dan dipelihara oleh para paranormal dan masyarakat yang memercayainya. Karenanya jenglot harus tetap diberi makan oleh orang yang memilikinya.
Makanan jenglot sendiri konon adalah darah manusia. Tetapi tidak sembarang darah, melainkan hanya darah golongan O dan AB dan juga minyak wangi. Anda boleh percaya boleh tidak. Ricky Febrian October 22, 2017 New Google SEO Bandung, Indonesia






























