Saturday, November 19, 2016

Ricky Febrian

Inovasi Kalah Saing, Akhirnya Yahoo Terjual - garo-Blog.com

    No comments:

garo-Blog.com -  Assalamu'alaikum, senang sekali bisa hadir untuk berbagi dengan sobat semuanya, kali ini saya akan berbagi tentang Inovasi, Kenapa saya berbagi tentang sebuah inovasi?  Menurut kutipan wikipedia Inovasi merupakan sebuah teori tentang bagaimana sebuah ide dan teknologi baru tersebar dalam sebuah kebudayaan.

Menurut Kuniyoshi Urabe, inovasi merupakan setiap kegiatan yang tidak bisa dihasilkan dengan satu kali pukul, melainkan suatu proses yang panjang dan kumulatif, meliputi banyak proses pengambilan keputusan, mulai dari penemuan gagasan hingga ke implementasian nya di pasar.
 


Nah sobat ini ada cerita kisah tentang perusahaan yahoo yang kalah inovasi pada persaingan digital ini.

Tahukan Anda jika Yahoo diakuisis Verizon?

Akhir tragis ikon internet yang begitu adi daya. Saya juga masih pakai email akun yahoo sampai sekarang.

Tragisnya Yahoo hanya diakusisi Verizon dengan nilai 65 Triliun. Padahal di tahun 2000, nilai Yahoo sekitar 1300 Triliun.



Bahkan 6 tahun lalu Yahoo sempat ditawar Microsoft 650 Triliun. Nggak dilepas. Sekarang dilepas di harga 65 Triliun. Ini namanya apes....

Kisah kejatuhan Yahoo adalah kisah kelam tentang innovator yang dilemma dan menganggap sebelah mata kompetitor. Ketika jaya terbuai. Malas atau lupa bernovasi.

Banyak analisis yang mempertanyakan kenapa yang dulu melahirkan Facebook bukan Yahoo yang saat itu punya segalanya?

Banyak analisis yang tertegun kenapa yang melahirkan Instagram bukan Yahoo yang dulu punya flickr yang perkasa. Itulah misteri inovasi yang selalu penuh misteri.




Sama dengan kekagetan saya kenapa Sony bisa tumbang dalam smartphone war? Padahal dulu Sony adalah raksasa elektronik dunia.

Selalu terjadi, saat jadi market leader, kecenderungan perusahaan raksasa selalu meremehkan pemain baru dan kecil. Noktah kecil doang kata Nokia saat android hadir. Namun akhirnya Nokia pun tumbang...

Mainan anak kampus doang kata Yahoo saat Facebook hadir. Saat Instagram hadir, Yahoo dengan flickr santai saja karena yakin dengan kebesaran dan kejayaan mereka.

Ternyata itu penyakit khas innovator. Terlalu yakin dengan produk sendiri. Cuek terhadap lawan baru dan kecil. Yahoo merasakannya hari ini dengan amat menyedihkan.




Saat jaya Yahoo juga pernah ditawari membeli Google di tahun 2002 dengan harga 13 Triliun. Tapi Yahoo menolak dengan alasan kemahalan.

Tahu berapa nilai Google sekarang? 8000 Triliun saja. Itulah takdir Yahoo batal dapat untung 8000 Triliun, malah harus dijual dengan harga hanya 65 Triliun.

Yes, Creative Destruction: Anda harus rela mengubur produk sendiri, sebelum dilibas rival tanpa ampun.

Cerita kehancuran yahoo ini seolah menjadi tamparan keras bagi pebisnis dalam bidang apa saja, siapa yang tidak berinovasi dalam bisnisnya maka siap-siap dilibas oleh kompetitor tanpa ampun

Yahoo adalah salah satu dari puluhan perusahaan raksasa yang telat berinovasi dan akhirnya tumbang perlahan-lahan.

Analis asal SunTrust, Bob Peck, memprediksi, Yahoo akan menambah jumlah penghentian karyawan hingga 40 persen demi menjaga agar tidak ada pegawai yang mengisi jabatan sama dengan karyawan AOL atau Verizon.

Karyawan dari divisi penjualan dan operasi harian yang kemungkinan masuk ke rencana PHK tersebut. Yahoo dikatakan bisa menghemat 2 miliar dollar AS, jika rencana ini jadi berjalan.

Dari kisah singkat semoga kita dapat mengambil banyak pelajaran bahwa semua kemungkinan bisa saja terjadi, bahkan perusahaan digital sekelas Yahoo saja bisa tumbang walaupun sekarang kita masih bisa menikmati layanan emailnya apalagi bisnis yang baru saja tumbuh bisa hancur lebur tak bersisa.

# Ilustrasi gambar dari google