Bagi sahabat yang baru datang atau memang sudah lama tinggal di Merauke, kemudian ingin mendapatkan layanan antar air galon tanpa harus datang ke kios, maka sahabat bisa menghubungi Mas Yusuf dengan nomor Telepon/WA (WhatsApp) 0812 2658 6255. Saya sendiri sudah berlangganan layanan antar Air Galon dari Mas Yusuf selama kurang lebih 1 tahun (sejak saya menulis artikel ini).
Kalau sahabat ingin ingin mendapatkan layanan antar air galon dari Mas Yusuf, sahabat minimal harus memiliki 3 galon air (yang isinya kosong). Jadi setelah sahabat menghubungi tukang antar air galon tersebut (bisa melalui WA atau SMS), selanjutnya galon pesanan akan diantar sesuai dengan lokasi (rumah) sahabat.
Kalau sahabat menyediakan 3 galon (kosong), berarti sahabat bisa menukarkan 3 galon tersebut dengan galon yang sudah ada isi airnya dari Mas Yusuf. Merk air galon yang dikirimkan Mas Yusuf adalah AQLAA. Kalau berdasarkan pengetahuan saya selama tinggal di Merauke, merk tersebut adalah merk yang paling banyak digunakan dan paling populer di Merauke.
Harga per galon dari air minum AQLAA yang diantarkan oleh Mas Yusuf adalah Rp 10.000. Jumlah minimal yang bisa diantarkan oleh layanan antar air galon tersebut adalah 3 galon. Oleh karena itu, saya sarankan sahabat memiliki galon air minimal 4 buah. Jadi ketika 1 galon air masih tersedia dan sedang digunakan, sahabat bisa menukarkan 3 galon kosong lainnya.
Untuk pengantarannya setahu saya hanya sekitar wilayah Kota Merauke dan sekitarnya. Seingat saya, ketika saya tanya tentang jangkauan pengantarannya, kalau tidak salah paling jauh adalah sekitar Kuprik (Distrik Semangga). Kalau sahabat ingin berlangganan, sebaiknya sahabat tanyakan langsung kepada tukang galon tersebut apabila daerah sahabat bukan di sekitar Kota Merauke.
Oh iya, kebanyakan air sumur di Merauke rasanya adalah slobar (sebutan rasa air sumur yang asin di Merauke). Oleh karena itu, kebanyakan setiap rumah memiliki penampungan air untuk menampung air hujan atau membeli air bersih yang dijual oleh pedagang air. Meski demikian, sebagian besar penduduk (termasuk saya) untuk memasak menggunakan Air Galon. Semoga membantu dan bermanfaat.
Ricky Febrian
November 16, 2020
New Google SEO
Bandung, IndonesiaTadi sore saya berkeliling di Kota Merauke (Papua) untuk mengetahui kebenaran apakah sinyal Indosat IM3 Ooredoo dan XL Axiata benar-benar sudah tidak ada di tempat saya saat ini. Kebetulan sudah beberapa bulan sinyal Indosat IM3 sudah tidak pernah saya temukan di rumah saya, kemudian beberapa hari ini saya juga tidak menemukan sinyal XL di rumah saya.
Awalnya saya mengira mungkin hanya gangguan sementara saja, akan tetapi setelah saya tunggu dalam beberapa hari, ternyata sinyal Indosat IM3 dan XL Axiata tetap tidak ada. Karena hal tersebut, selanjutnya saya pergi kebeberapa area atau lokasi yang sebelumnya sinyal kedua operator seluler tersebut cukup baik dan kuat.
Saya sudah cek sinyal di sekitar Jalan Seringgu, Jalan Brawijaya, dan Jalan Raya Mandala, akan tetapi hasilnya tetap nihil (tidak ada sinyal Indosat IM3 & XL Axiata). Selanjutnya untuk memastikannya lagi, saya menuju ke Mopah Lama (area dekat Bandara Mopah), dan hasilnya juga tetap sama yaitu tidak saya temukan sinyal kedua provider tersebut.
Kalau di area Bandara Merauke saja tidak ada sinyal, saya berkeyakinan bahwa di tempat lain juga tidak akan saya temukan sinyal IM3 dan XL Axiata. Tentu saja sebagai pengguna kartu Indosat Im3 dan XL Axiata, saya merasa kehilangan karena saat ini saya memiliki satu nomor Indosat IM3 Ooredoo dan dua nomor produk XL Axiata yaitu kartu XL dan Live.On yang masih aktif.
Dengan hilangnya sinyal kedua provider tersebut dari Merauke (Papua) tentu saja menjadikan Telkomsel saat ini sebagai penguasa tunggal di bidang jasa layanan telekomunikasi seluler di Merauke. Hal tersebut menimbulkan persaingan yang tidak sehat dan lagi-lagi sebagai konsumen, masyarakat Merauke (termasuk saya) tidak bisa memiliki alternatif pilihan kartu lain.
Jujur saja saya sempat optimis bahwa setelah pembangunan proyek palapa ring timur, maka akan lebih banyak penyedia jasa telekomunikasi seluler di Indonesia yang akan ikut berkompetisi usaha untuk memberikan pilihan produk kepada masyarakat Merauke (Papua), apalagi daerah ini merupakan ikon perbatasan di wilayah Timur Indonesia.
Sebelumnya saya sudah pernah menceritakan beberapa tahun yang lalu keadaan sinyal di tempat saya dalam tulisan [Berikut Adalah Sinyal HP di Merauke]. Dalam tulisan tersebut saya ceritakan bahwa ada 3 provider telekomunikasi seluler yang aktif di Merauke Papua. Bagi sahabat yang akan datang ke Merauke, pastikan bahwa sahabat menggunakan Kartu Telkomsel. Semoga membantu dan bermanfaat.
Ricky Febrian
October 11, 2020
New Google SEO
Bandung, IndonesiaMungkin bagi sahabat yang tinggal di pulau Jawa dan kota-kota besar lainnya sudah terbiasa melakukan pembayaran dengan menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Ya, dengan QRIS maka sahabat tidak perlu mengeluarkan uang cash untuk melakukan pembayaran. Jadi hanya dengan menggunakan smartphone, maka sahabat sudah bisa melakukan transaksi pembayaran.
Kebetulan saya adalah warga masyarakat Indonesia yang tinggal di Merauke (Papua) yang secara geografis wilayahnya terletak di ujung timur Indonesia. Meski demikian, sudah ada beberapa merchant yang menyediakan pembayaran menggunakan QRIS. Saat ini di sekitar rumah saya ada 2 merchant yang menyediakan pembayaran menggunakan QRIS yaitu Toko Dua dan Orange Supermarket.
Sebelumnya saya mengetahui bahwa kedua toko tersebut sudah menyediakan fasilitas pembayaran dengan QRIS ketika saya membuka Aplikasi DANA. Sebagai dompet digital yang sudah support pembayaran menggunakan QRIS, dengan DANA sahabat juga bisa menggunakannya untuk keperluan lainnya seperti bayar tagihan Telkom, PLN, Samolnas, pembelian pulsa, token listrik, dan lainnya.
Karena saya memiliki saldo yang cukup di dompet digital DANA, maka saya putuskan untuk belanja beberapa barang kebutuhan di Toko Dua. Untuk antisipasi, saya juga membawa uang cash karena takut nanti apabila ternyata pembayaran menggunakan QRIS error atau tidak bisa dilakukan di toko tersebut. Sesampai di toko tersebut, saya melihat bahwa ada kertas yang berisi gambar Barcode di dekat kasir.
Hal tersebut membuat saya semakin yakin kalau pembayaran menggunakan QRIS bisa dilakukan di toko tersebut. Setelah saya membeli beberapa barang yang saya butuhkan, selanjutnya saya menuju kasir untuk melakukan pembayaran. Saya bertanya kepada kasir, apakah menerima pembayaran dengan QRIS? Kasir tersebut bertanya pada rekannya apakah bisa? Kemudian rekannya menjawab bisa.
Setelah kasir menghitung barang dan total biaya belanja saya, selanjutnya saya disuruh scan QR yang berada di dekat kasir. Awalnya HP saya sulit mendeteksi gambar QR tersebut, akan tetapi setelah kasir memposisikan miring kertas yang ada gambar QR nya tadi, akhirnya muncul halaman pembayaran. Selanjutnya saya isikan jumlah uang yang akan saya bayarkan, kemudian saya selesaikan pembayaran.
Setelah selesai, saya tunjukkan lagi bukti pembayaran QRIS melalui aplikasi dompet digital DANA. Kasir tersebut menganggukkan kepala (pertanda transaksi sudah selesai), kemudian saya pulang. Oh iya, bagi sahabat yang ingin belanja pada merchant yang support QRIS menggunakan dompet dgital DANA, maka sahabat tinggal pilih menu [Pindai] atau [SCAN] pada halaman utama aplikasi DANA.
Selanjutnya kamera di smartphone yang sahabat miliki akan aktif dan siap untuk memindai QR yang disediakan oleh merchant. Oh iya, uang yang berada di dompet digital DANA saya, semuanya adalah hasil pembayaran dari aplikasi BuzzBreak. Kebetulan saya sudah mendapatkan uang jutaan rupiah dari aplikasi tersebut.
Bagi sahabat yang ingin mempelajari aplikasi BuzzBreak, maka sahabat bisa membaca beberapa tulisan saya tentang aplikasi tersebut di Label [BuzzBreak]. Bagi sahabat yang ingin langsung mendaftar (gratis) aplikasi BuzzBreak, maka sahabat bisa membaca tulisan saya tentang [Cara Mendapatkan Uang Secara Online Dengan BuzzBreak]. Semoga membantu dan bermanfaat.
Ricky Febrian
August 08, 2020
New Google SEO
Bandung, Indonesia





