Tuesday, December 6, 2016

Ricky Febrian

Pagi Ini Telah terjadi Gempa 6,4 SR di Aceh Sejumlah Bangunan Roboh

    No comments:

garo-Blog.com - Jakarta - Dilansir detik.com Pada sejumlah bangunan roboh akibat gempa bumi berskala 6.4 Skala Richter (SR) di Kabupaten Pidie Jaya, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Sehingga pemerintah setempat mengerahkan alat-alat berat  untuk mengevakuasi penanganan para korban yang terkena timbunan reruntuhan bangunan disekitar lokasi terjadinya gempa pagi ini.

"Sudah...sudah alat berat sudah ada di lokasi," kata Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi, saat dikonfirmasi pada Rabu (7/12/2016).

Sehingga yang diketahui dalam berita ini sedikitnya ada 18 orang meninggal dunia akibat gempa bumi 6,4 SR yang terjadi sekitar pukul 05.03 WIB, dan mengakibatkan Sejumlah bangunan dan fasilitas umum mengalami kerusakan.


Pada pagi itu masyarakat berbondong-bondong untuk menyelamatkan diri dalam terjadinya gempa 6,4 SR (Skala Richter) di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, sehingga sejumlah bangunan rusak bahkan roboh.

Terjadinya Gempa bumi 6,4 SR ini terjadi sekitar pada Rabu (7/12/2016) sekitar pukul 05.03 WIB. Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Setelah terjadinya guncangan gempa bumi ini, sehingga masyarakat berhamburan ke luar rumah dan bangunan. Masyarakat berusaha untuk menyelamatkan diri ke lokasi-lokasi yang aman dan menuju perbukitan.

Masyarakat tampak memadati jalanan di Pidie Jaya. Ada warga yang berjalan kaki, ada juga yang mengendarai motor dan mobil. Suara klakson kendaraan bersautan memecah keheningan pagi hari ini.

Sementara itu, sejumlah rumah rusak parah, tembok-tembok bagunan rumah retak bahkan ada yang roboh. Demikian juga sejumlah fasilitas umum dan sekolah rusak parah. Salah satunya, Sekolah Tinggi Agama Islam Aziziyah, Jamalanga, Kabupaten Bireuen, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Tembok bercat kuning pada bagunan ini retak-retak.




Tidak hanya itu, masjid-masjid juga mengalami kerusakan. Ada masjid berlantai dua yang mengalami rusak parah. Sebagian bangunannya roboh.

Meski demikian, warga tetap khusyuk menunaikan ibadah salat Subuh di masjid. Bahkan, ada puing-puing bangunan yang roboh masih berserakan di lantai masjid.